Refleksi: Salah satu ciri dari pembodohan diri atau dibodohkan ialah rendah 
apresiasi masyarakat terhadap sejarahnya.

http://www.suarapembaruan.com/News/2007/11/24/index.html

SUARA PEMBARUAN DAILY 

Rendah, Apresiasi Masyarakat terhadap Nilai Sejarah


[JAKARTA] Apresiasi masyarakat Indonesia dalam melindungi dan melestarikan 
benda-benda bersejarah dinilai rendah. Di samping itu, masyarakat kurang 
menghargai nilai sejarah bangsa. Hal ini terbukti dari maraknya pencurian dan 
pemalsuan benda cagar budaya. 

Demikian ungkap, Guru Besar Arkeologi Universitas Indonesia, Mundardjito, 
ketika dihubungi SP, Jumat (23/11) malam. Terkait lima arca yang dicuri dari 
Museum Radya Pustaka, Mundardjito berasumsi hal itu disebabkan karena mental 
sumber daya manusia (SDM) yang rendah, yang tidak bertanggung jawab menjaga 
benda peninggalan bersejarah. 

Selain itu, pemerintah juga ikut bertanggung jawab atas hilangnya sejumlah 
benda bersejarah. Pemerintah, kata Mundardjito, kurang menghargai SDM yang 
bekerja di museum dengan memberi upah yang minim. Hal ini berpengaruh pada 
tingkat pengawasan pekerja museum yang lemah. 

"Mental bangsa ini, mental terabas, mental ingin cepat kaya. Seharusnya, ada 
sistem yang baik dalam meningkatkan kualitas SDM kita. Misalnya, pekerja yang 
berhasil menjaga benda museum dengan baik selama batas waktu tertentu akan 
mendapatkan penghargaan, atau hukuman jika ada benda bersejarah yang rusak, 
dipalsukan, apalagi hilang," tegasnya. 

Dia mengingatkan, benda bersejarah, yang merupakan benda kuno, menjadi barang 
buruan dengan nilai jual tinggi, karena fungsi akademik, edukasi, sosial, dan 
budaya. Fungsi ini dapat menghasilkan temuan baru yang dapat digunakan untuk 
mengembangkan ilmu pengetahuan manusia. 

Mundardjito mengatakan, apabila benda bersejarah terus-menerus tidak dirawat, 
dan hilang, lama kelamaan Indonesia hanya akan menjadi negeri dongeng. 
Dikhawatirkan hanya cerita yang bisa dibagikan pada generasi berikut. [CNV/N-4] 



--------------------------------------------------------------------------------

Last modified: 24/11/07 

Kirim email ke