Refleksi:  Apa saja yang tidak akan dipunahkan?

http://www.suarapembaruan.com/News/2008/01/29/index.html

SUARA PEMBARUAN DAILY 
Orangutan Sumatera di Ambang Kepunahan

[MEDAN] Laju kepunahan Orangutan Sumatera semakin cepat akibat dari perusakan 
hutan dan perburuan oleh manusia. Setiap tahun, sedikitnya 500 orangutan punah. 
Orangutan itu juga diperdagangkan ke luar negeri. 

"Tahun 2005, populasi orangutan mencapai 7.000 ekor. Jumlah tersebut berkurang 
ketika dilakukan pemantauan pertengahan tahun 2007, menjadi sekitar 6.500 
ekor," kata Ketua Yayasan Ekosistem Lestari (YEL), Sofyan Tan, di Medan, 
baru-baru ini. 

Dikatakan, orangutan itu kini tersebar di sejumlah hutan konservasi di Sumatera 
antara lain di Taman Nasional Hunung Leuser, Taman Nasional Batang Gadis, dan 
Taman Nasional Bukit Tigapuluh (TNBT) di Jambi. Kepunahan orangutan ini 
melibatkan masyarakat. 

"Mereka mungkin dimanfaatkan pihak tertentu, yang ingin memperdagangkannya ke 
luar negeri," katanya. 

Dipastikan, kepunahan orangutan telah membuat harga jualnya semakin tinggi. 
"Harganya semakin mahal, bila orangutan sudah langka," katanya. 

Sampai saat ini, jumlah orangutan yang dipelihara masyarakat mencapai ratusan 
ekor. 

"Bukti ini sudah kita temukan, ketika pemantauan langsung di masyarakat. Kita 
menyita ratusan ekor orangutan dari warga. Masih banyak lagi yang kemungkinan 
belum disita," katanya. 

Yayasan Ekosistem Leuser sedang berupaya melestarikan orangutan. Delapan tahun 
terakhir ini, sudah 115 ekor orangutan dilepaskan ke TNBT. [AHS/M-11] 



--------------------------------------------------------------------------------
Last modified: 29/1/08 

Kirim email ke