http://www.indopos.co.id/index.php?act=detail_c&id=326480
Minggu, 17 Feb 2008, PKB Sulit Tembus Luar Jawa Mahfud M.D.: Kami Tetap Optimistis JAKARTA - Upaya Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mendulang suara dukungan dari luar Pulau Jawa dinilai sebagai langkah sia-sia. Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indonesia (LSI) Saiful Mujani menyatakan, seharusnya partai berlambang bola dunia dikelilingi sembilan bintang itu tetap mengonsentrasikan gerakan di Jawa. "Ibarat menabur garam di laut kalau mau meraih banyak suara dari luar Jawa," ujar Saiful saat ditemui sebelum memberi materi awal Raker Lembaga Pemenangan Pemilu (LPP) DPP PKB di Jakarta kemarin (16/2). Dia menilai, keinginan partai besutan Gus Dur itu untuk merebut suara dukungan luar Jawa sangatlah sulit. Sebab, kebanyakan daerah di luar Pulau Jawa didominasi partai-partai lain, terutama Partai Golkar. Karena itu, upaya penetrasi PKB dianggap tidak akan banyak berpengaruh terhadap peningkatan suara. Menurut Saiful, sebagai partai sosiologis yang basis dukungannya sangat terkait dengan NU, PKB tak perlu membuang-buang energi menggarap potensi pemilih luar Jawa. "PKB bukan partai psikologis yang sangat bergantung pada persepsi seperti Partai Golkar atau Partai Demokrat," terangnya. Pada beberapa kesempatan, DPP PKB menyatakan bahwa salah satu strategi pemenangan pemilu adalah merebut suara luar Jawa. Tak heran, belakangan ini para tokoh PKB sering mengadakan acara ke luar Jawa. Bahkan, hari ini (17/2), Ketua Umum Dewan Syura DPP PKB KH Abdurrahman Wahid bersedia datang langsung ke Palembang untuk melantik pengurus DPC PKB di sana. Saiful menyarankan PKB agar tetap memusatkan energi dan konsentrasi pada wilayah-wilayah yang memang telah menjadi basis nahdliyin. Menurut dia, Pulau Jawa menjadi garapan terbesar yang masih menunggu. "Sebab, hasil survei terakhir kami, massa terbesar NU masih di Jawa, bukan di luar Jawa," ungkapnya. Dia menyebut, secara nasional, jumlah tertinggi masyarakat yang mengaku sebagai orang NU masih di Jawa Timur. Kemudian, Jawa Tengah, Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten. Di luar Jawa, jumlah cukup besar hanya ada di Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, dan Lampung. "Ini fakta. Jika berhasil meraih simpati sebagian besar warga NU yang mayoritas ada di Jawa, pasti PKB jadi partai besar," ujarnya. Sebab, lanjut Saiful, dari hasil survei nasional terakhir yang diadakan lembaganya, sekitar 43 persen responden yang terjaring mengaku sebagai orang NU. "Kuncinya adalah segera lakukan rekonsiliasi dan konsolidasi yang sempat terganggu akibat konflik internal dari pusat sampai daerah," paparnya. Sementara itu, hingga kemarin, Ketua LPP DPP PKB Moh. Mahfud M.D. masih menyatakan keyakinannya, jika pada Pemilu 2009 suara PKB di luar Jawa akan meningkat. "Kami tetap optimistis bisa menarik kembali suara NU yang selama ini telanjur masuk ke Golkar ataupun PPP," jelasnya. Berdasarkan pengalaman Pemilu 1955, Partai NU saat itu juga memiliki basis massa yang sangat besar di beberapa wilayah di luar Jawa. "Itu saja dasar kami. Tapi, tentu saja potensi suara di Jawa tidak akan kami lepaskan," ujarnya. PKB, lanjut Mahfud, kini intens bersilaturahmi dengan simpul-simpul masyarakat di sana. "Sentimen ke-NU-an yang akan kami tumbuhkan di daerah-daerah itu," papar mantan menteri pertahanan di era Gus Dur itu.
1203184403b
Description: Binary data
