Dracula Hanyalah Dongeng Para Pendakwah Agama Kristen !!! Tidak pernah ada cerita tentang Dracula yang menghisap darah hanya Muslim. Dracula tidak mencari korban2nya dari membedakan agama yang dianut para korban2nya.
Inti atau essensi semua cerita dracula merupakan peringatan kepada siapapun bahwa untuk menghindari serangan Dracula hanyalah bisa dengan membawa kemanapun kalung2 salib. Kalo mau mengetahui tentang Dracula, nonton saja filem2nya. Cerita Dracula itu asalnya dari cerita mulut ke mulut sama halnya seperti asalnya AlQuran. Dan satu hal yang memastikan buku tentang pangeran diabad ke 15 itu bohong adalah bahwa cerita tentang Dracula ini sudah ada sejak jauh sebelum abad ke 15. Bisa jadi diabad ke 15 ada orang yang menggunakan nama Dracula yang bukan Dracula dalam cerita2 yang beredar, karena sama seperti halnya Muhammad yang hidup diabad ke 6 ternyata banyak sekali yang menggunakan nama Muhammad diabad ke 21 ini. Jadi enggak usah prejudice membawa urusan agama dalam filem Dracula karena filem Dracula merupakan filem dakwah agama Kristen oleh pendeta2 Kristen diabad ke 15 tanpa membawa nama pangeran manapun juga. Memang tak bisa dipungkiri, agama Kristen telah membawa banyak korban2 yang bukan Kristen, namun bukan berarti korban2 itu adalah umat Islam, karena umat Islam sendiri belum banyak dan tidak terkoordinir dizaman itu di Eropah sehingga memungkinkan untuk dibunuh massal. Orang2 putih di Eropah, lebih diskriminasi kearah warna kulit katimbang perbedaan agamanya sehingga tak mungkin siapapun untuk menuduh penjajahan ini membawa pembunuhan massal kepada perbedaan agama. Kita tak perlu berdebat masalah benar tidaknya agama Kristen membunuhi orang2 non-Kristen dizaman dulu karena masalah itu memang ada dan sudah selesai dengan runtuhnya kekuasaan gereja2 sehingga tidak bisa semua pemerintahan sekuler yang di Eropah sekarang dijadikan kambing hitamnya, justru mereka inilah pewaris yang meruntuhkan kekuasaan gereja2 dimasa silam. Dizaman sekarang kita menghadapi Islam yang berusaha mengisi kembali kejahatan2 Kristen dimasa lalu, hal inilah yang harus kita cegah. Kita harus memperlakukan Islam seperti kita melakukannya terhadap Kristen, yaitu menumpas dan mencegah pembunuhan2 terhadap non-Islam tanpa harus melarang agamanya. Sama halnya kepada agama Kristen, kekuasaan dan hukum2 Kristen telah berhasil kita tolak dan kita runtuhkan dari muka bumi ini tanpa melarang siapapun untuk beragama Kristen. Demikianlah hal yang sama juga akan kita lakukan kepada agama Islam dengan menumpas kekuasaan dan hukum2 Islam untuk dipaksakan kepada pemerintah maupun kepada pribadi dan memberi kebebasan umatnya dan semua umat lainnya untuk bebas memilih agama yang mau dianutnya. Dalam hal inilah tujuah HAM ditegakkan diseluruh muka bumi ini, yaitu melindungi semua umat manusia tanpa boleh membedakan agamanya. Ny. Muslim binti Muskitawati.
