Aku terlentang diatas balai bambu...pasrah,,,
        terbuka pintu langit menakutkan
        datang kepadaku dua makhluk silver yang tak kukenal
        dalam batinku aku berguman...ajalku telah tiba.

       dua makhluk itu membedah bagian dalam tubuhku
       tak ada darah...aku pasrah...
       aku dibersihkan dari segala hal...
       seperti baru layaknya aku...
       tak tahu apa apa.

       kutanya mereka tak ada jawabnya.
       tak ada ronta tak ada daya.
       aku bersimbah dalam sebuah doa.

       kutanya sekali lagi siapa mereka.
       tak ada jawabnya.
       selesai semua dibangunkan aku...
       diajaknya dalam tiga perkara.

       JANGAN SOMBONG...sombong
       akan sirna karena sedekah HARTA

       JANGAN SYAKWASANGKA...menduga...
       sangat menyakitkan kalau tak nyata..

       BERANI DIHUJAT...terima apa adanya
       jika kebenaran itu aku kata...

       aku melihatnya...aku tak ada daya...
       aku merasakan...seperti apa...

      dua makhluk silver bercahaya wajahnya
      mengajarkan aku sebuah doa...dan salam bagi semua.
      kelak bila tiba waktunya...aku akan ADA.


      Cheers.
      nDoe.
       


On 5/15/08 10:24 PM, "vonny vitawati" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

>  
>  
> 
> 
> 
> Aku merasa begitu kecil ditengah keluasanku
> Rintikmu raksasa dalam mungil tetesanmu
> Engkau menyelimut dengan dingin
> Dan semakin kau merapat semakin membara alam ini
> Jutaan engkau kini turun membanjiriku
> Tak akan pernah aku meluap
> Kugali tanahku lebih dalam lagi
> Membuka semua celah tuk menyerapmu
> 
> Setiap orang menyimpan matahari dalam dirinya
> Ada yg terbit dan ada yg tenggelam
> Tapi .. matahariku bersinar nonstop 24 jam
> 
> Matahari ada pada diriku juga bulan
> Aku adalah siang dan juga malam
> Kadang aku terik
> Kadang aku pekat malam
> Kadang hatiku penuh misteri
> Dan tak jarang pula telanjang
> 
> Dan biarkan saja senja datang
> Dan kelam malampun hadir
> Biarkan saja bumi berputar
> Karna aku tak berdaya menghentikannya
> Biarkan semua berlalu
> Karna itulah jalan hidupku
> 
> Dan .. sepanjang kau berada diujung jalan yg kutempuh
> Betapapun jauhnya jarak
> Sebesar apapun rintangan
> Meski aku harus ter seok2
> Meski terik mentari menyengat tubuh
> Meski telapak kaki ini hancur oleh kerikil tajam
> Aku akan tetap melangkah
> Tanpa pernah berpaling
> Karena ku tau kau ada diujung jalan itu
> Dengan secawan anggur merah
> SetangkaI mawar merah dan …….. CINTA
> 
> Note : aku terinspirasi oleh beberapa tulisan .. dan
> kuramu dgn bumbuku :-)
> Kota dingin 15/05/08
> 
>  
>     


Kirim email ke