Pemimpin Lapangan Hamas Satu Lagi Berhasil Dibunuh !!!! Israel berhasil bergerak lebih effisien dalam mencari, mengejar, dan menemukan tokoh2 pemimpin2 Hamas untuk operasi lapangan.
http://afp.google.com/article/ALeqM5j5sG0u1Yb5BjBN84KKUw1MO03QGg Nafiz Mansur, a Hamas teror operative yang merupakan designer penculikan serdadu Israel Gilad Shalit berhasil ditemukan jejaknya bersama dua pengikutnya dan diikuti secara rahasia akhirnya ditembak mati dari serangan udara yang khusus diarahkan kepada dirinya. Bersama dirinya juga kedua pengawalnya mati. Serangan udara maut ini berhasil dengan sangat sukses meskipun dengan cepat pasukan Hamas membalas dengan 8 roket2 anti serangan udara dab 3 mortir namun sia2 karena roketnya tak mampu menembus jarak tembak yang dimiliki pesawat2 tempur Israel yang kembali kepangkalannya dengan selamat. Sementara itu kabinet Israel dengan suara bulat menolak usul gencatan senjata yang diusulkan oleh perantara pejabat dari Mesir. Israel tidak merasa perlu adanya gencatan senjata karena selama ini mereka tidak pernah melakukan serangan malah sebaliknya selalu diserang. Namun sekarang waktunya untuk menyerang balik bukan malah gencatan senjata. Tanpa gencatan senjata sekalipun, kalo tidak ada serangan maka serdadu Israel tidak pernah berinisiative untuk menyerang. Namun setelah blokade maut berhasil dilakukan, situasi chaos telah melanda Hamas sehingga mengharuskan Israel memperkuat blokade ini dan mengejar semua sisa2 pemimpin hamas yang masih hidup. Sementara itu pemimpin tertinggi Hamas yang bernama Meshal telah berusaha menghubungi pejabat2 Israel dari tempat pelariannya di Syria. Semua negara2 diseluruh dunia sudah tidak ada lagi yang mempermasalahkan urusan Israel dalam menegakkan harga diri bangsa negaranya yang dirusak, di-injak2, dan mau dimusnahkan oleh teror2 dari umat Allah ini. Serangan2 Israel akan ditingkatkan minggu2 depan ini setelah selesainya mereka merayakan hari ulang tahun berdirinya negara Israel yang makin digjaya. Pemblokiran Gaza diperkirakan akan diakhiri dengan masuknya pasukan Abbas untuk menduduki Gaza, namun belum ada izin dari Israel untuk membolehkan pasukan Abbas menggantikan pasukan Hamas. Meskipun pembunuhan2 yang selektif khusus para pemimpin2 Hamas terus berlangsung, namun diperkirakan Israel tidak menghendaki Abbas untuk menguasai medan tempur ini, bahkan ada kemungkinan Israel akan menekan terus pihak Hamas untuk menyerbu Westbank agar bentrokan dengan Abbas bisa berlangsung hebat dengan jatuh korban yang lebih banyak lagi. Ny. Muslim binti Muskitawati.
