nAH,BENER SAKKALIH TANTEH,

Dengeun tengrus tengrusan menelanjangin

kebejadan ahlak uler ijoh,

kita harepken..ada moslimin yang tobat,

lalu jadi genah atawa senghat jalan pingkirannyah,

enggak sakmodel si Tawang yang melantur tengrus2an..


merangsa ugamaknyah ituh paling bener hajah..

padahal prakteknyah..saling ngejailin.

dan di Indon..malahan,jadi laknat tinimbang

jadi berkah bukan?

JADI APAH ARTINYAH, AL QURAN ITUH AJARAN SOLEH,

TATAPI PENGANUTNYAH BEGITUH RANGKUS, LICIK

SERTA KORUP MACEM DI INDON BUKAN?

LALU APAH SIH YANG BISAK DIBANGGAKEN SAMA SI TAWANG?

sementarah..INDON DEMINGKIN RUNGSAK

enggak ketulungan sama hadirnyah uler2 ijoh ituh?
--- In [email protected], "Hafsah Salim" <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:
>
> Jangan Propagandakan AlQuran Yang Jelas Sesat Diskusikan HAM 
Saja !!!
> 
> Mau percaya sebatas cita2 masuk kesorga boleh2 saja sama sekali 
tidak
> bisa disalahkan.  Namun sekarang yang kita hadapi jadi problematik
> dunia adalah, untuk kesorga itu mereka saling membunuh, saling
> memfitnah dan saling menghina.  Hal inilah yang sebenarnya sudah
> keluar dari kerangka kepercayaan menjadi kriminal.
> 
> 
> > "tawangalun" <tawangalun@> wrote:
> > Jawababnnya:Betul sekali yang dibawa Muhammad SAW admbawa
> > alah wahyu,alasannya: Setiap selesai membaca Quran 
> > disunahkan mengucap Sodaqalahul azim.Artinya maha Benar
> > Allah dg segala firmanNya.Opo habis baca Bijbel ada yang
> > ngucap begitu,soalnya do gak yakin 100% wahyu.Malah pakar2 
> > Perjanjian Baru do seminar,hasilnya bilang hanya 18% ayart2 
> > Perjanjian Baru yang betul2 sabda Yesus.
> > 
> 
> 
> 
> Enggak usah debat kusir, terimalah realitas yang sebenarnya, bahwa
> didunia ini tidak pernah AlQuran ataupun Bible mendapatkan 
legitimasi
> untuk tujuan apapun juga.
> 
> Bahkan urusan moral justru sudah kesepakatan Universal dengan 
menerima
> HAM bukan Quran.
> 
> Lalu apa gunanya masih berbual buang waktu mem-bangga2kan dan
> mempropagandakan Islam yang sama sekali cacat, hina, rendah dan
> memalukan ini untuk dibandingkan dengan Bible yang sama sekali juga
> tidak menjadi standard etika moral diseluruh dunia ????
> 
> Kalo mau jujur, tidak ada lagi yang lebih baik daripada menerima 
HAM,
> kita sama2 sudah tahu bahwa ajaran Islam membawa perpecahan belum
> pernah mempersatukan.  Karena memang ajarannya salah, dan kesalahan
> ini memang sengaja diciptakan oleh Vatican dulu untuk membantu 
penjajahan.
> 
> Mulai dari Syahadatnya saja sudah keterlaluan yaitu mewajibkan 
umatnya
> berbohong untuk mengaku bersaksi padahal sama sekali tidak pernah
> menyaksikan.
> 
> Lebih parah lagi, Islam itu tidak memperlakukan manusia sama
> sederajat, mereka hanya melindungi yang dianggapnya Islam sedangkan
> yang juga Islam tetapi dianggapnya murtad akan halal dibantainya. 
> Akibatnya meskipun sesama Islam, meski sesama Sunni, meski sesama
> Syiah, mereka akhirnya saling membunuh.  Lihatlah di Irak, Islam 
Kurdi
> dan Islam Sunni sebetulnya sama2 akidahnya dari Islam Sunni, tetapi
> bunuh membunuh begitu mengerikan terjadi disana yang jelas2 sesama
> Islam.  Belum lagi dengan Shiah.  Dan jangan kita lupakan saudara2
> kita sendiri sesama bangsa Indonesia dan seama umat Islam dari
> Ahmadiah, apakah anda buta untuk membenarkan penjarahan, pembakaran
> dan pembunuhan mereka oleh sesama kita.
> 
> Renungkanlah, saya sama sekali bukan menghina, yang hina tetap hina
> tak mungkin bisa terhormat, tidak bisa dihormati.  Apakah umat yang
> diracuni agama Islamnya seperti begitu bisa dihormati oleh bangsa2
> lain dan umat lainnya ????  Pikirlah, pikirlah, ..... dan pikirlah,
> kesemuanya ini kenyataan bukan cuma kesalahan umatnya karena 
kesalahan
> umat ini bersumber salahnya kepercayaan, dan salahnya kepercayaan
> bersumber dari buku salah yang mengajarkan tindakan maupun 
kewajiban2
> yang salah.
> 
> Ny. Muslim binti Muskitawati.
>


Kirim email ke