Mas Dede,
Jadi selama ini yang dikirim ke SI ternyata hanya copy paste aza...
Bagaimana dan kapan mas Dede nulis sendiri dan berdasarkan dari lubuk hati yang 
dalam dari ketikan mas Dede sendiri?
Kita akan lebih menghargai dari pada copy paste aza.... pliss...
Apa nanti klo mau masuk kesorga dan ada pertanyaan akan dijawab: "katanya, 
konon dan cerita dari Pastor A, B, dan C?"
Salam, Dipo



----- Original Message ----
From: dede wijaya <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED]
Sent: Monday, June 2, 2008 5:23:56 PM
Subject: CiKEAS> 25 Gejala-Gejala Kemerosotan Rohani


Published by Adi on 17 May 2008 at 11:23 AM. 

Artikel berikut ini diambil dari Buletin Pilgrim
Covenant Church, tanggal 14 Mei 2000. Artikel ini
ditulis oleh Pastor Lim Jyh Jang.

Anda tentu ingat ketika pertama kali Anda menjadi
seorang Kristen, bagaimana hati Anda terbakar dengan
semangat yang kudus dan ucapan syukur, dan Anda
merasakan keharuan ketika membaca Firman Tuhan atau
menyanyikan pujian. Anda siap pergi ke bagian dunia
yang terjauh untuk memberitakan Injil, apapun yang
terjadi. Akan tetapi tidak lama semangat dan
antusiasme itu mendingin. Anda tidak lagi bersemangat
seperti dulu. Anda mulai menyadari kelemahan dan
kegagalan-kegagalan Anda. Anda mulai merasakan
perjuangan melawan dosa begitu sengit. Anda tidak lagi
merasa pantas dikirim sebagai misionaris ke Tibet. Dan
Anda merindukan pengalaman pertobatan mula-mula itu
sekali lagi dan untuk memperoleh kembali semangat itu,
karena nurani Anda dihentak dari mimbar ketika
diingatkan lagi dan lagi bahwa Anda sudah meninggalkan
kasih yang mula-mula. 

Saudara yang terkasih, saya pikir Tuhan tidak sedang
berbicara tentang kasih mula-mula semacam ini dalam
Wahyu 2:4. Pertama-tama, Ia sedang berbicara kepada
gereja, bukan kepada individu. Kedua, sementara kita
harus meratapi kurangnya semangat dalam diri kita dan
keadaan hati kita yang dingin, dan kurangnya keyakinan
adalah dosa, saya berkata bahwa adalah normal bagi
setiap orang Kristen untuk melalui fase pendinginan
setelah kegembiraan yang mula-mula. Kasih mula-mula
seorang percaya yang baru seringkali lebih bersifat
emosional daripada dewasa. Ketika seseorang pertama
menjadi Kristen, ia masuk ke dalam semacam ketegangan
rohani di mana realita kondisi rohaninya sendiri
menjadi kabur. Namun segera, realita mulai nyata dan
kasih yang didasarkan atas perasaan berangsur-angsur
menghilang. Dalam perumpamaan mengenai penabur, tanah
berbatu memiliki pengalaman yang sama, tapi kemudian
terhilang. Di lain pihak, bagi seorang percaya sejati,
kasih yang didasarkan atas perasaan digantikan dengan
kasih yang dewasa, lebih kokoh, dan dalam, yang
berakar dalam hati dan didasarkan atas kehendak yang
dikuduskan. Orang percaya yang dewasa mengerti
keterbatasannya dan kerusakan naturnya. Ia memandang
salib Kalvari dan bersyukur kepada Tuhan atas segala
yang dikerjakan-Nya untuknya, dan ia mendemonstrasikan
kasihnya kepada Kristus dengan berusaha menaati
perintah-perintah- Nya setiap saat. Tapi pada umumnya,
ia tidak akan lagi memiliki semangat mula-mula yang
tidak stabil yang didasarkan atas emosinya. 

Jadi, cukup normal jika Anda tidak lagi memiliki
semangat yang berapi-api untuk ingin menginjili dunia.
Tapi sebelum kita menjadi terlalu nyaman, mari kita
menyadari bahwa tidak semua kita yang telah memiliki
kasih yang dewasa kepada Tuhan dalam Kristus,
berlanjut dalam kasih itu dengan konstan. Dalam setiap
orang yang telah mengalami panggilan efektual, ada
kerusakan yang tinggal sehingga selalu ada
kecenderungan untuk meninggalkan jalan Tuhan. Sisa
korupsi ini semakin dimatikan melalui pekerjaan
pengudusan Roh Kudus. Akan tetapi selama kita tinggal
dalam daging, akan ada peperangan yang berkelanjutan
dan tidak dapat didamaikan: Daging bernafsu melawan
Roh, dan Roh melawan daging (Galatia 5:17). Peperangan
ini akan ada dan akan berakhir pada kemenangan yang
final dan mutlak dari Roh Kudus ketika kita
meninggalkan tubuh dosa ini dan diangkat ke dalam
kemuliaan. 

Akan tetapi, pengalaman mengajarkan kita bahwa sangat
sering, seorang anak Tuhan, setelah masa awal yang
penuh semangat dapat masuk ke dalam sikap yang puas
diri di mana pertumbuhan rohaninya berhenti atau
menurun. Kedurhakaan mulai bertambah sementara kasih
kepada Kristus menjadi dingin (bdk. Matius 24:12).
Akhirnya, hati dikeraskan oleh kebohongan dosa (Ibrani
4:11); dunia dan kenyamanan hidup sekarang ini mulai
menjadi lebih berprioritas daripada Kerajaan Allah dan
kebenaran-Nya (1 Yohanes 2:15; 2 Timotius 4:10);
kepuasan yang saleh digantikan oleh keserakahan dan
kecemburuan; dan ibadah rohani yang sungguh-sungguh
digantikan oleh formalisme kosong dan kemunafikan (2
Timotius 3:5). Ketika ini terjadi, jiwa telah
melangkah keluar dari jalan hidup yang sempit dan
mulai berjalan di atas jalan lebar yang menuju
kehancuran. Jiwa mulai kembali lagi ke jalan yang
sesat. Dan jika ia berlanjut dalam keadaan tidur
rohani tersebut tanpa pulih kembali, akan menjadi
jelas bahwa ia tidak pernah menjadi anak Tuhan yang
sejati. Malah, mungkin bagi orang seperti itu untuk
akhirnya menyangkali imannya dan menjadi tidak peduli
terhadap Injil. Tapi celakalah orang seperti itu.
Thomas Watson sungguhlah benar ketika ia berkata bahwa
&#8220;Ia yang jatuh ke belakang jatuh paling dalam ke
dalam neraka&#8221; (bdk. Ibrani 6:4-6; Matius
11:20-24).

Bagaimana seorang anak Tuhan bisa mengalami
kemerosotan sampai pada keadaan yang begitu berbahaya?
Tentulah karena dosa dan pengabaian atau
penyalahgunaan alat-alat kasih karunia. Tapi ini tidak
terjadi semalam. Biasanya ini terjadi melalui suatu
masa kemerosotan, di mana orang tersebut mungkin
bahkan tidak sadar bahwa ia sedang mengalami
kemerosotan atau kekerasan rohani. Gejala-gejala
kemerosotan rohani, akan tetapi, mudah diidentifikasi;
dan jika kita akan membahas obatnya, kita harus mulai
dari menyadari gejala-gejala ini. Apa saja kalau
begitu gejala-gejalanya? Perkenankan saya memberikan
25 gejala, beberapa agak tumpang tindih. Harap diingat
bahwa daftar ini tidak menyeluruh, tapi kalau lebih
banyak gejala menggambarkan Anda, mungkin Anda lebih
merosot, dan haruslah Anda lebih prihatin untuk
kembali ke jalan yang menuju hidup. Perkenankan saya
menyarankan Anda membaca daftar ini disertai doa,
dengan pena di tangan untuk melingkari apa yang
menggambarkan Anda.

1.Ketika Anda lebih memilih membaca suratkabar
ketimbang Alkitab, menghabiskan banyak waktu di hal
yang satu tanpa merasa lelah, tapi mengantuk di yang
lain; dan lagi, pembacaan Alkitab dilakukan secara
rutinitas dan dengan terpaksa.
2.Ketika Anda memilih dan menghabiskan banyak waktu
untuk menonton televisi ketimbang membaca buku Kristen
yang berarti.
3.Ketika Anda memilih kenyamanan daripada ketaatan,
meskipun Anda tahu apa yang dituntut oleh Firman
Allah; atau ketika Anda tahu kewajiban tertentu tapi
menolak untuk melakukannya karena alasan apa pun.
4.Ketika Anda ingin melakukan sesuatu dalam gereja
bukan karena kasih kepada Kristus, tapi untuk
menenangkan nurani yang bersalah atau supaya dilihat
sebagai orang yang saleh.
5.Ketika Anda berdoa hanya jika Anda punya waktu luang
atau ketika Anda ingin terlihat saleh oleh orang lain;
dan lagi doa Anda mekanis dan umum.
6.Ketika dalam pengakuan dosa Anda, Anda tidak hanya
mengecilkan keseriusan dosa Anda dengan membenarkan
tindakan-tindakan Anda, tapi gagal meninggalkan dosa
tersebut.
7.Ketika Anda suka mengkritik khotbah, mengeluh karena
khotbah tersebut terlalu bersifat teknis atau terlalu
simpel; dan membenci ketika khotbah tersebut
menyingkapkan dosa Anda atau menusuk nurani
Anda&#8212;meskipun Anda tidak digerakkan olehnya.
8.Ketika Anda menganggap membosankan khotbah-khotbah
yang berbicara tentang kemuliaan Kristus atau
keagungan Allah karena khotbah-khotbah tersebut tidak
secara langsung menjawab kebutuhan manusia; dan ketika
khotbah-khotbah tentang penderitaan Kristus tidak
menggerakkan Anda sama sekali.
9.Ketika Anda tertidur selama kebaktian bukan karena
kelelahan fisik yang beralasan seperti karena usia
lanjut, pengobatan, atau karena menjaga seorang bayi
malam sebelumnya.
10.Ketika Anda berusaha menyenangkan manusia daripada
Tuhan karena Anda menginginkan pujian manusia yang
dapat didengar oleh manusia yang lain daripada pujian
Tuhan yang tidak didengar manusia; atau ketika Anda
membenarkan kompromi munafik Anda atas nama diplomasi
atau menjaga damai.
11.Ketika Anda tidak mempedulikan janji dan komitmen
yang telah Anda buat dan siap untuk melanggar itu
semua karena alasan yang paling ringan.
12.Ketika Anda lebih peduli dengan penampilan luar
Anda daripada hiasan tersembunyi manusia rohaniah
Anda.
13.Ketika Anda merasa terancam oleh keketatan orang
lain dan berusaha membenarkan kelonggaran Anda dengan
melabel orang itu ekstrim atau legalistik.
14.Ketika Anda benci untuk dikoreksi, dan ketika nyata
bahwa orang yang menuduh Anda benar, Anda selalu punya
alasan buat tindakan-tindakan Anda.
15.Ketika Anda secara diam-diam merasa senang dengan
jatuhnya orang-orang percaya yang lain, ketimbang
bersedih bersama-sama mereka.
16.Ketika Anda cepat menyalahkan orang lain atau
menghakimi mereka ketika konflik atau pertengkaran
muncul, tapi tidak bersedia disalahkan sedikitpun.
17.Ketika Anda merasa tidak nyaman berada di dekat
mereka yang Anda anggap lebih suci daripada Anda, tapi
senang berada dekat mereka yang Anda anggap kurang
ketat dalam agama daripada Anda.
18.Ketika Anda sangat nyaman dalam percakapan duniawi
atau percakapan yang tidak berarti, tapi menjadi diam
atau tidak nyaman dalam percakapan keagamaan.
19.Ketika Anda memberi prioritas untuk mengejar
hal-hal duniawi daripada mengejar Kristus dan
kebenaran-Nya, dan karena itu memilih kemajuan karir
meskipun Anda sepenuhnya sadar bahwa itu akan sangat
berefek terhadap devosi Anda kepada Kristus dan
tujuan-Nya.
20.Ketika Anda dengan mudah dihambat dari ibadah
Sabat; dan dengan diam-diam merasa senang karena Anda
punya alasan untuk diam di rumah, meskipun alasannya
mungkin sepele.
21.Ketika Anda absen dari pertemuan doa atau ibadah
sore bukan karena terpaksa, tidak mampu, atau
kesulitan, melainkan karena pilihan Anda.
22.Ketika Anda biasanya tepat waktu dalam pekerjaan
atau janji-janji personal, tetapi selalu lambat dalam
kebaktian atau pertemuan-pertemuan gereja.
23.Ketika Anda dapat mendiskusikan perbedaan antara
supralapsarianisme dan infralapsarianisme atau
perbedaan antara kovenantalisme dan
dispensasionalisme, tapi muak untuk memberikan traktat
kepada seorang yang tidak percaya.
24.Ketika di bawah pukulan sementara dari Tuhan, Anda
lebih peduli dengan kesakitan dan kerugian Anda
daripada menyelidiki apa yang mungkin menjadi maksud
Tuhan atas penderitaan Anda.
25.Ketika Anda harus dipaksa oleh seseorang untuk
membaca daftar ini karena Anda merasa bahwa subjek
kemerosotan rohani tidak penting atau tidak berkenaan
dengan Anda; atau ketika Anda merasa bahwa daftar
semacam ini tidak realistis dan menuntut terlalu
banyak dari seorang anak Tuhan.

Saudara yang terkasih, bagaimana dengan Anda?
Kebanyakan dari kita, saya percaya, akan gagal di
poin-poin tertentu, paling tidak. Tapi jangan putus
asa. Masih ada harapan untuk mengatasinya jika Anda
tidak bersikap masa bodoh terhadap apa yang telah
dinyatakan daftar ini mengenai Anda. Berikutnya, kalau
Tuhan menghendaki, kita akan melihat beberapa
pengobatan yang dapat kita aplikasikan bagi pengudusan
kita. Tapi untuk sekarang, tidakkah Anda ingin, yang
terkasih, segera berpaling kepada Tuhan untuk
pertolongan dan pemulihan-Nya? Tuhan telah berkata:
&#8220;Umat- Ku betah dalam membelakangi Aku&#8221;
(Hosea 11:7); namun Ia juga berjanji: &#8220;Aku akan
memulihkan mereka dari penyelewengan, Aku akan
mengasihi mereka dengan sukarela, sebab murka-Ku telah
surut dari pada mereka&#8221; (Hosea 14:4). Apa yang
Tuhan katakan tentang Gereja, Ia tentu katakan kepada
setiap anak Tuhan yang sejati. Karena itu, "Ambillah
tempatmu di jalan-jalan dan lihatlah, tanyakanlah
jalan-jalan yang dahulu kala, di manakah jalan yang
baik, tempuhlah itu, dengan demikian jiwamu mendapat
ketenangan" (Yeremia 6:16a). Jangan menjadi seperti
Israel dahulu kala, yang digambarkan dalam akhir ayat
ini, berkata, "Kami tidak mau menempuhnya! " (Yeremia
6:16b). Amen.

selengkapnya di 
http://dedewijaya. blogspot. com,
www.dedewijaya. co.cc

____________ _________ _________ _________ _________ _________ _
Sent from Yahoo! Mail.
A Smarter Email http://uk.docs. yahoo.com/ nowyoucan. html
 


      

Kirim email ke