hehehe,Bang Henri.

andah inih..emang to the point nembaknyah!

Sembari daku sendirih..punyak bahasan.

bahuwa saktiap suku di Indon inih..punyak kelemahan,

yang akirnyah diracunin..si TIRAN JAWAH,

dengeun iming iming jabatan kekayaan..

MANGKANYAH BANGSA INDON BERJIWAH MALING YANG PARAH.

enggak batak,enggak jawa,enggak sunda sundel.

GAWEANNYAH CUMAN NGEBOHONGIN RAKYAT,

SERTA SELINGKUHAN DI SEMBARANG TEMPAT..

apah ituh..ke utanan, ke lautan,

ampepun ke ugamakan..

YANG DIBUKTIKEN DENGEUN PERBANGSATAN DI KANTOR

UGAMAK ISLAM ITUH BUKAN?

jadi..untuk memberantasnyah..

KUDU BERTANGAN BESIH SAKMODEL DI CINA..

si ginanjar bangsat!! yah..digantung..

Si Rizig pengacoh..yah..di gantung!!

Si Wirantoh..penghasut yah.di tembak hajah!!

hehehe..Viva horas Bah!! Bang!!


--- In [email protected], hendri simatupang <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:
>
> Ulasan anda tajam, mungkin ini refleksi kepada orang yang fanatik 
agama, yang telah meracuni banyak pemuda. Gerakan ini mulai  
tumbuh saat ICMI dibentuk, kampus dimasuki dengan program pesantren 
kilat, namun kajiannya hanya pembahasan  tentang Injil (agama orang 
lain), sementara inti agamanya sendiri tidak dibahas, merasa paling 
benar dan bakal masuk surga dengan Jihadnya.
> Pada saat Reformasi, pemahaman  ini lebih berani dan telanjang 
karena dibeking/dibentuk  para jenderal untuk 
mempertahankan kekuasaan mereka, walaupun selama 2 dasawarsa, 
kelompok ini sendiri dihabisi oleh militer. 
> Indonesia ini rusak karena 3 hal : 1. Jawa  2. Militer. 3. Islam 
> ke-3 institusi ini sering memberi ajaran yang salah karena 3 
hal  : 1. suka berbohong (dusta), 2 . selalu membela atasan walapun 
jelas salah, 3. korup.
> hens
> ================================================================
> ----- Original Message ----
> From: Hafsah Salim <[EMAIL PROTECTED]>
> To: [email protected]
> Sent: Wednesday, June 4, 2008 3:18:15 AM
> Subject: CiKEAS> Jawa dan Budayanya Akan Diusir Dimasa Depan 
Seperti Yahudi !!!
> 
> 
> Jawa dan Budayanya Akan Diusir Dimasa Depan Seperti Yahudi !!!
> 
> Ciri dan perjuangan menegakkan syariah Islam tetap sama caranya 
baik
> dizaman dulu hingga dizaman sekarang ini. Intinya adalah hanya 
Islam
> yang dinamakan agama dari Allah yang lainnya bukan agama dan harus
> ditumpas dan dimusnahkan.
> 
> Korban pertama orang2 Palestina yang berhasil di genocide dan semua
> patung2 berhala dewa2 Philistine dihancurkan. Bangsa kedua yang 
jadi
> korban adalah orang2 Yahudi yang diusir tanah airnya dan sebagian 
yang
> tak keburu lari keluar juga jadi korban2 pembunuhan. Namun orang
> Yahudi berhasil merebut dan membangun kembali tanah airnya yang
> sekarang menjadi negara Demokratis Israel. Dan korban ketiga adalah
> bangsa Persia dan Babilonia yang dulunya beragama zoroaster dan 
nasib
> mereka sama seperti nasib bangsa Palestina penyembah dewa 
Philistine.
> 
> Selanjutnya pembunuhan2 oleh umat Islam dan sesama Islam maupun
> terhadap mereka yang bukan Islam tersebar secara sporadik diseluruh
> dunia berlangsung secara terang2an.
> 
> Dari sejarah masa lalu, hal yang sama juga akan berulang di 
Indonesai.
> Pembubaran Ahmadiah masih dalam prosesnya, namun setelah berhasil
> membubarkan Ahmadiah maka akan dilanjutkan pengusiran massal 
terhadap
> umat Ahmadiah yang belum bertobat disertai pembunuhan2 secara
> tersembunyi. Selesai melenyapkan Ahmadiah, giliran orang2 Jawa yang
> masih memperduakan allahnya dengan Primbon Jawa. Budaya Jawa 
seperti
> wayang akan dituduh berhala yang harus dihancurkan, kebaya dituduh
> sebagai pakaian wanita yang anti-Islami karena merangsang nafsu 
birahi
> membayang kutangnya dari luar. Tanah Jawa akan menjadi tanah Islam
> bukan lagi milik orang Jawa dan budayanya. Semua buku2 primbonnya
> akan dibakar. Sebenarnya masih lebih dari 95% orang jawa yang
> mencintai budayanya seperti wayang kulit, wayang golek, taria2n 
jawa,
> musik jawa seperti angklung, gambang, gong dan violin jawa. Mereka
> sangat bangga dan fanatik dengan budayanya dan hal inilah yang 
sering
> menimbulkan kebencian dari suku2 lain di Indonesia diluar Jawa.
> 
> Syariah Islam tidak mungkin bisa ditegakkan tanpa memaksakan satu 
visi
> tentang akidah Islam itu sendiri yang begitu banyak tercampur 
dengan
> berbagai kepercayaan2 sampingan dari budaya sdetempat.
> 
> Gerakkan ini sudah lama merupakan konspirasi dari sekelompok kecil
> orang2 kaya Indonesia keturunan Arab yang merencanakan gerakan 
Syariah
> Islam ini dimulai dengan mempersatukan kekuatan semua potensi Islam
> yang meskipun berbeda aliran tetapi bisa dimanfaatkan untuk 
menggempur
> musuh2 yang terkuatnya dulu.
> 
> Perencana I (pertama), memberi usul yang paling brilliant yang
> disetujui sidang untuk dilaksanakan yaitu membakar dan 
menghancurkan
> semua potensi Nasrani di Indonesia dan melarang agama ini dari bumi
> Indonesia. Oleh karena itu gerakan mereka lebih banyak diarahkan
> diseluruh Indonesia bagian Timur. Ambon dan Poso meledak menjadi
> ajang kontak fisik yang sangat berat karena memakan korban2 jiwa,
> dana, maupun kepercayaan diri. Perlawanan masyarakat Ambon membuat
> gagal rencana ini.
> 
> Rencana ini dilanjutkan dengan,
> Perencana II (Kedua), menggali sumber lokal kader2 Islam yang 
dibina
> untuk menghancurkan budaya Lokalnya dan memaksakan untuk menegakkan
> Syariah dengan wajah yang aselinya. Pecahlah perang antara orang
> Islam madura yang membunuhi orang2 Islam Dayak dan bukan dayak
> termasuk keturunan Cina dan Melayu diseluruh tanah Kalimantan. 
Namun
> kenyataannya kembali gagal, umat Islam Dayak, Melayu, dan semua
> non-muslim, disertai keturunan Cina-nya ternyata bersatu padu 
hingga
> berhasil mengusir membuat pontang panting orang2 Madura menjadi
> pengungsi ke Jawa.
> 
> Belajar dari kedua kegagalan dari pengalaman diatas, akhirnya 
muncul
> perencana III (ketiga), yang menyimpulkan bahwa perjuangan dalam
> menegakkan Syariah Islam akan terlalu berat dan terlalu besar 
biayanya
> apabila dilakukan dari tepi atau dari daerah2. Seharusnya gerakan 
ini
> dimulai dari pusat, gerakan2 ini harus bisa menyusupi pemerintahan 
dan
> menguasai semua badan legislatif untuk memaksakan Syariah untuk
> ditegakkan di-daerah2 dulu sebelum dipaksakan di pusat itu 
sendiri. 
> Untuk test case janganlah mengusik gereja2 di pusat maupun agama2
> Buddha karena backingnya diluar negeri adalah Amerika, China, 
Jepang
> dan Korea yang sangat mustahil untuk bisa cari gara2 dengan mereka.
> 
> Sebagai test case yang paling baik adalah setelah menyusupkan 
orang2
> penting di Gubernur, Polisi, dan Abri untuk mendukung gerakan ini,
> maka pertama adalah MUI mengeluarkan fatwa melarang Ahmadiah. 
Dengan
> cara begini, pemerintah dipaksa untuk tunduk kepada gerakan mereka
> terutama untuk terpilih kembali. Ancaman inilah yang membuat SBY 
tak
> berkutik sehingga tidak ada keputusan apapun yang bisa 
dikeluarkannya.
> Kalo dia berpegang kepada Pancasila sebagaimana seharusnya, maka 
dia
> akan kehilangan jabatan sebagai presiden kedua kalinya. Sebaliknya
> kalau dia menentangnya dan tunduk kepada Syariah Islam, juga sulit
> baginya untuk bisa menang tetap jadi presiden hanya didukung oleh
> sekelompok Arab2 Indonesia yang tidak banyak mau memberikan dana
> kampanye kepada dirinya. Tawar menawar menjadi deadlock karena SBY
> bingun tak berani mengeluarkan keputusan apapun juga, kesini salah
> kesana terjungkal, sedangkan diam saja bermain dengan waktu 
merupakan
> nasib2an.
> 
> Dilain pihak, mayoritas umat Islam yang dianut orang2 lokal bangsa
> Indonesia pribumi yang tergabung dalam ormas2nya seperti NU, 
Ahmadiah,
> dan Muhammadiah seperti orang Jawa, Dayak, dll, sangatlah mengerti 
dan
> memahami apa yang sedang terjadi. Mereka cenderung melindungi 
warisan
> budaya nenek moyang mereka, kebanggaan akan suku budaya mereka 
turun
> temurun dan bertekad melestarikan dan mewariskan kepada generasinya
> dimasa depan.
> 
> Mayoritas umat Islam Indonesia menyadarinya kemana tujuan arah
> pembubaran Ahmadiah ini yang akan membawa bencana nasional
> keseluruhannya. Akhirnya tanpa harus berkonspirasi mereka bersatu
> dalam bentuk ALIANSI KEBANGSAAN UNTUK KEBEBASAN BERAGAMA DAN
> BERKEYAKINAN. Meskipun aliansi ini merupakan campuran berbagai 
agama,
> semua pihak mempunyai satu tujuan, yaitu mempertahankan kesatuan
> Nasional bukan memecah belah seperti mengusir umat Ahmadia yang 
jelas2
> orang Indonesia seperti halnya mengusir orang2 Yahudi dari tanah 
airnya.
> 
> Bentrokan yang baru2 ini terjadi di Monas memang sudah merupakan
> perencanaan yang matang, kejadian ini merupakan testcase bagi sikap
> pemerintah. Kalo pemerintah tidak menindak membubarkan Ahmadiah, 
maka
> kejadian ini dijadikan alasan untuk pecahnya pembunuhan massal
> diseluruh Indonesia terutama di-daerah2 di Jawa dimana katanya 
lebih
> dari 7 juta anggauta2 FPI yang terlatih sudah siap menggorok semua
> umat Islam dengan tuduhan pendukung Ahmadiah karena tidak mendukung
> pembubarannya. Banjir darah ini akan terulang.
> 
> Siapakah negara luar yang terlibat dalam project Syariah ini??? 
> Mulanya gerakan ini didanai Amerika sewaktu mau menggulingkan Bung
> Karno, namun dengan naiknya Suharto, Amerika tidak melanjutkan
> mendanai project ini. Namun belakangan Raja Arab Saudia yang
> mengambil alih dan meneruskan project ini dengan sepengetahuan
> Amerika. Mungkin pengalaman buruk perusahaan2 Amerika di Aceh juga
> terkait sikap Amerika untuk melibatkan Raja Arab Saudia yang 
berusaha
> mensukseskan project Syariah ini. Yang jelas, biaya explorasi 
minyak
> bumi menjadi tidak effisien, terlalu mahal kalo harus ikut 
membiayai
> memerangi kerusuhan2 tsb.
> 
> Itulah sebabnya, SBY tidak punya pilihan lain menaikkan harga 
minyak
> bumi di Indonesia dimana selisih kenaikan harga ini bisa digunakan
> oleh kelompok Raja Arab Saudia yang telah ditanamkan dalam 
organisasi
> Pertamina untuk membiayai gerakan2 Project tegaknya Syariah di
> Indonesia ini.
> 
> SBY persis seperti telur diujung tanduk, mau menolak gagasan
> pembubaran Ahmadiah akan bisa mencetuskan pembunuhan2 massal yang 
jauh
> lebih effisien dibandingkan dari yang dulu dilakukan Suharto. Kalo
> dizaman Suharto terjadinya pembunuhan2 massal diseluruh Indonesia
> hanya cukup dibacking oleh 1 brigade Kompi RPKAD, maka pembunuhan
> massal yang akan dilakukan oleh anggaut2 FPI yang lebih 7 juta
> anggautanya ini akan dibacking oleh setiak KODAM dan KORAMIL 
setempat.
> Dilain pihak kalo SBY menerimanya, maka kelompok ini akan makin 
kuat
> dengan dana pemerintah dari kenaikan bensin ini yang digunakannya 
yang
> disadari juga akhirnya akan menggusur SBY ketiang jemuran.
> 
> Kalo dulu mereka yang jadi korban pembunuhan massal dituduh sebagai
> pendukung PKI, maka yang akan jadi korban pembunuhan massal yang
> sekarang akan dituduh sebagai Pendukung Islam Murtad Ahmadiah. 
Namun
> yang dibunuh sebenarnya mereka yang tetap mempertahankan 
keberhalaan
> budaya2 Jawa dengan wayang2nya. Nama2 mereka dan tokoh2 yang akan
> dibunuh ini sudah dicatat dalam masing2 AMIR dari masing2 wilayah 
FPI.
> 
> Situasinya memang sudah serba salah, apapun keputusan yang akan
> diambil hasilnya akan tetap salah. Karena memang start mulanya 
sudah
> salah.
> 
> Ny. Muslim binti Muskitawati.
>


Kirim email ke