Refleksi: Selektif bagi dana yang tidak mengikat? Bagus sekali, tetapi patut 
diingat " Hutang emas dapat dibayar,  hutang budi dibawah mati", kata pepatah 
Melayu kuno. Dari sberang lautan pun dibilang: "Money is a good servant but a 
bad master".

http://www.suarapembaruan.com/News/2008/06/19/index.html

SUARA PEMBARUAN DAILY 
Dana Kampanye 

PDI-P Selektif Terima Sumbangan Pengusaha

[JAKARTA] Untuk menggalang dana kampanye menghadapi pemilu legislatif maupun 
pemilu presiden dan wakil presiden, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan 
(PDI-P) membuka diri bagi pengusaha yang ingin menyumbangkan dana kampanye. 
Sumbangan diterima asalkan tidak mengikat dan tidak bertentangan dengan aturan 
yang berlaku. 

Hal itu dikatakan Sekretaris Jenderal DPP PDI-P, Pramono Anung kepada wartawan 
di Semarang, Jawa Tengah, Rabu (18/6). Selain mengharapkan bantuan dana sponsor 
atau pengusaha, menurut Pramono, pengumpulan dana kampanye oleh partainya 
dilakukan melalui cara gotong royong. 

Artinya, setiap pengurus partai memiliki kewajiban untuk menyumbang dana bagi 
kebutuhan partai. 

"Di tubuh partai, kami merasa saling memiliki dan ada rasa tanggung jawab untuk 
membesarkan partai. Karena itu, kami bahu membahu menyumbangkan dana bagi 
kebutuhan partai," katanya. 

Ia tidak memerinci berapa dana kampanye yang dibutuhkan PDI-P dalam menghadapi 
pesta politik 2009. Tapi, kebutuhan terbesar diproyeksikan untuk biaya 
sosialisasi para anggota legislatif, termasuk juga calon presiden dan wakil 
presiden yang diusung partai. 

Pada Juli, katanya, PDI-P sudah akan mengumumkan daftar calon anggota 
legislatif (caleg) sementara, yang akan disosialisasikan ke masyarakat guna 
proses seleksi maupun verifikasi. Untuk prose itu dibutuhkan biaya sosialisasi 
dan kampanye yang cukup besar. [128] 



--------------------------------------------------------------------------------
Last modified: 19/6/08 

Kirim email ke