======================================= 
THE WAHANA DHARMA NUSA CENTER [ WDNC ]
[ Seri : "Membangun Ekonomi Rakyat Indonesia"   
=======================================
[Ec_Q]
 
BANK KAUM MISKIN
Oleh : Muhammad Yunus
Peraih Hadiah Nobel Perdamaian 2006
Bersama Alan Jolis
 
Belajar dari : 
Kisah Muhammad Yunus dan Grameen Bank, dalam
Memerangi Kemiskinan
 
BAB SEMBILAN
66. Grameen di Negara-negara Miskin Lainnya
Keberhasilan kami di Bangladesh menumbuhkan harapan saya bahwa metodologi 
kredit mikro kami bisa diterapkan hampir secara universal. Antara akhir 1980-an 
hingga awal 1990-an, kami membuktikan bahwa gagasan Grameen bisa memperbaiki 
tingkat kehidupan rakyat miskin di seluruh dunia. Proyek percontohan di 
Malaysia dan Filipina melapangkan jalan ini.
Pada sebuah konferensi dekat Dhaka tahun 1985, saya berjumpa Profesor David 
Gibbons dari Kanada yang telah tinggal dan mengajar di Malaysia lebih dari 20 
tahun. David mengadvokasikan perluasan akses kredit di pedesaan Malaysia tetapi 
kecewa oleh respon —atau kurangnya respon—para pembuat kebijakan. Dia bertanya 
apakah dia dan rekannya boleh berkunjung dan magang sebulan lamanya di sebuah 
cabang Grameen. Saya mengiyakan.
David datang ke Bangladesh bersama Sukor Kasim, seorang kolega yuniornya, yang 
di kemudian hari menjadi promotor kredit mikro paling berdedikasi di Malaysia 
dan seluruh dunia. Keduanya tinggal di Rangpur beberapa minggu untuk mengikuti 
semua gerak gerik S.A. Daiyan, seorang manajer wilayah di salah satu kawasan 
paling miskin di Bangladesh. Saat kembali ke Dhaka, David dan Sukor menyatakan 
niatnya membangun program Grameen di Malaysia. Saya mendukung sepenuhnya 
rencana mereka.
Ketika David meluncurkan program Grameen di Malaysia bertajuk Proyek Ikhtiar 
pada 1987, dia menghadapi tantangan di dua sisi: membangun program Grameen dari 
nol dan menemukan kerangka hukum yang memadai untuk menjauhkan program itu dan 
kontrol pemerintah tanpa kehilangan dukungan finansial. David beruntung 
memiliki Sukor, seorang pengikut sejati, dan Mike Getubig dari Pusat 
Pembangunan Asia dan Pasifik (APDC) yang menyediakan modal dasar bagi tahap 
awal program Malaysia ini dan kemudian membantu mendanai dua program replikasi 
Grameen paling awal di Filipina.
Ketika masalah menggunung, David kembali mengunjungi Grameen untuk mengikuti 
pelatihan penyegaran. Pada satu kesempatan kami mengirim tim untuk membantunya, 
terdiri dari Nur jahan dan Shah Alam, staf senior kami. Perlahan-lahan David 
dan Sukor mulai memahami logika metodologi kami dan menyesuaikan 
kebijakan-kebijakannya agar lebih menyerupai kami. Di akhir tahun kedua masa 
ujicoba, mereka mengumumkan rencana ambisius berekspansi ke daerah tertinggal 
di bagian utara Malaysia. Kini, David dan Sukor adalah duta khusus Grameen yang 
bekerja siang malam untuk mengawali program Grameen di lebih dari selusin 
negara negara Asia. Mereka berperan penting dalam pembentukan sebuah asosiasi 
bernama CASHPOR yang mereplikasi program-program Grameen, dan sebagai hasil 
dari jenh payah mereka, kini Amanah Ikhtiar Malaysia telah mencapai lebih dan 
42.000 keluarga miskin, hampir separuh penduduk Malaysia yang hidup di bawah 
garis kemiskinan. Tingkat pengembalian pinjaman di
 Malaysia bahkan lebih tinggi dari Bangladesh. David juga menerbitkan buku The 
Grameen Reader, sebuah kumpulan esei-esei saya dan beberapa artikelnya sendiri. 
Buku panduan yang sangat berharga ini telah membantu banyak orang mengadaptasi 
program kami di negara-negara lain.
 
_______
 
Kami membuktikan bahwa gagasan Grameen
bisa memperbaiki tingkat kehidupan rakyat miskin di seluruh dunia.
Proyek percontohan di Malaysia dan Filipina melapangkan jalan ini.
 _______
 
 David beruntung memiliki Sukor, seorang pengikut sejati,
dan Mike Getubig dari Pusat Pembangunan Asia dan Pasifik (APDC)
yang menyediakan modal dasar bagi tahap awal program Malaysia ini
dan kemudian membantu mendanai dua program replikasi Grameen
paling awal di Filipina. 
_______
  
[ bersambung ]
 
* * * * * 
 
“Berikan yang terbaik dari apa yang kau miliki
dan itu mungkin tidak akan pernah cukup.
Tetapi, tetap berikanlah yang terbaik.” 
[ Mother Theresa ]
 
* * * * *  
 
The Flag
Air minum COLDA - Higienis n Fresh !
ERDBEBEN Alarm



 
 
SONETA INDONESIA <www.soneta.org>
Retno Kintoko Hp. 0818-942644
Aminta Plaza Lt. 10
Jl. TB. Simatupang Kav. 10, Jakarta Selatan
Ph. 62 21-7511402-3 
 


      

Kirim email ke