Dicari Capres Yang Berani Melarang Syariah Islam !!! Syariah Islam sudah jelas merupakan musuh kemanusiaan, musuh peradaban, dan sumber penggerak terrorisme diseluruh dunia. Ekonomi hancur karenanya, harga2 membumbung, petani2 dijarah karena mereka menyembah dewi Sri dan penganut Islam Ahmadiah. Akibatnya, pengusaha lari memindahkan dan menyelamatkan modalnya keluar negeri, investor asing sudah semuanya cabut, investor tidak ada lagi yang berani menanamkan modalnya. Disiplin bekerja dirusak, jam kerja dijadikan jam shalat, berdzikir dijam kerja dianggap penuh pahalanya. Setiap kompleks perumahan dipaksa urunan untuk membangun mesjid yang setiap bulannya membutuhkan dana perawatan yang besar. Kemudian mesjid2 ini dijadikan markas untuk memeras uang keamanan. Setiap pengkolan ada kotak zakat yang wajib diizi, dan mobil2 yang menolaknya pasti tidak aman, apakah kaca spionnya dicuri atau bodynya baret atau penyok ditimpuk batu.
Singkatnya Syariah Islam telah merugikan bangsa ini termasuk juga merugikan semua umat Islamnya. Satu2nya pemimpin yang berani menentang dan menolak Syariah Islam hanyalah Gus Dur, itupun masih berbau akal2an karena tujuannya memang cuma untuk merebut kursi presiden. Bagaimana kabarnya dengan Megawati ??? Waah dia ini justru tidak berani mengkritik semua yang berbau Islam karena dia tahu kalo dia menentangnya maka kelompok Syariah Islam akan menggali ayat2 yang melarang wanita jadi presiden. Ada yang usul Kwik Kian Gie..... ini pilihan yang paling stupid, dizaman Suharto saja dia didikte memanipulasi ilmu ekonomi untuk membela kekayaan tutut. Dia menipu rakyat agar menjual dollarnya, sehingga dikeruk semuanya oleh Tutut. Kwik Kian Gie memang berjasa tetapi bukan berjasa kepada negara dan rakyat RI melainkan berjasa kepada Suharto dan keluarganya. Mana mungkin Kwik Kian Gie berani melarang apalagi menentang Syariah Islam ??? Bisa2 dianya diperkosa rame2 dengan batang2 bambu....!!! Memang yang berani cuma Gus Dur, sayangnya dia buta sehingga tak perlu dipikir untuk memilihnya. Sebaiknya kita mencari orang baru yang maksudnya baru dibidang politik tetapi memahami dan mendalami hukum RI dengan Pancasilanya bukan hukum Syariah dan kebiadaban2nya. Mungkin yang perlu kita perhitungkan adalah Adnan Buyung Nasution, selain dia seorang ahli hukum juga reputasinya didunia HAM Internasional sudah tidak asing lagi. Dan juga dia termasuk orang kedua yang berani menyalahkan, menentang, bahkan menekan pemerintah untuk menangkapi terorist2 pendukung Jihad Islam ini. Apalagi, dia adalah seorang yang bukan Jawa yang seharusnya dipromosi untuk menjadi kepala negara pertama yang bukan orang Jawa yang bisa memenangkan Pemilu. Wacana menentang dan melarang Syariah Islam merupakan kekuatan politik yang sangat besar karena mayoritas bangsa Indonesia menentang Syariah Islam, dan kalo anda lihat yel2 mendukung Syariah Islam, itu cuma segelintir karena dalam semua pemilu sepanjang sejarah RI ini belum pernah ada partai yang mendukung syariah Islam bisa melebihi 3%. Kenapa Syariah Islam menjadi momok bangsa Indonesia ??? Karena Syariah Islam akan mewajibkan pelarangan semua budaya Jawa, melarang gong, melarang gamelan, melarang pemujaan keris2, melarang wayang kulit yang menjadi kesukaan mayoritas orang2 Jawa diseluruh Indonesia. Semoga direnungkan oleh para pembaca semuanya. Ny. Muslim binti Muskitawati. Saya minta pendapat dari para pembaca,
