hehehe,uler ijoh ituh,

punyak kisah yang menangrik sakbagae beringkut!

2008/6/26 utusan.allah <[EMAIL PROTECTED]>:



Kementerian agama kudu dipretelin..

Mesjid yang ada di halaman Istana itu juga kudu dipindahkan.

Pelajaran agama di sekoleh negeri juga kudu dihapuskan.

Pancasila yang sila pertamanya Ketuhanan Yang Maha Esa itu juga kudu
dibuang jauh-jauh ke karanjang sejarah.

Dan Institut Ilmu Agama yang banyak itu juga kudu dibubarin.

Cuma buat bikin banyak pengangguran doang, karena yang diajarkan soal
agama Islam yang nggk bisa dipakai buat nyari kerja di perusahaan
(buntut-buntunya banyak yang nyari kerja ke kementrian agama..)

--- In [EMAIL PROTECTED], "angel michael"
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> khan udah diajarin untuk dusta dan menjadi munafik sejak
> awal, "aku bersaksi tidak ada tuhan selain allah"
> katanya sih "tidak ada tuhan yang patut disembah
> kecuali allah"
> 
> berucap "bersaksi ada allah?" padahal ga pernah tahu
> dengan mata kepala dan fikiran sendiri ada atau ga he he he
> 
> munafik sejak awal, maka munafik untuk selanjutnya
> 
> by the way, agama yang lain mirip juga kok he he he
> cuman ajaran kejamnya yang paling extrem yang islam
> apapun alirannya, semua agama cenderung untuk menjadi
> extrem pada saat siapa yang menjadi penyelamatnya (^_^)
> 
> ga akan terselamatkan kalo ga percaya jesus
> ga akan masuk surga kalo ga percaya mustopha
> (nama aslinya muhammad) makanya gulam ahmad
> muncul he he he, sebab muhammad bukanlah bernama
> ahmad tapi mustopha? ya nabi mustopha he he he
> ga akan masuk nirvana kalo ga lewat jalan budha
> ga akan bla-bla-bla kalo ga percaya bla-bla-bla
> 
> awalnya bilang, "agama kami datang membawa damai"
> tapi kalo ga percaya sama yang "ini dan tuhan ini",
> maka kalian akan kami bantai ha ha ha
> "damai menjadi bantai" benar-benar sakit
> 
> Islam yang benar memang FPI, sama seperti islam di Taliban
> merendahkan wanita, 1 saksi pria = 2 saksi wanita
> dikamar lebih baik di rumah.....
> 
> gunakan tangan (kekerasan dan bisa jadi ektrim dan akan lari
> pake alat spt pentung, belati, pedang, pisau, bom) bila melihat
> kemungkaran, dan kemungkaran itu misalnya tidak berjilbab,
> dan yang dianggap kemungkaran untuk melarang yang lain,
> itu ternyata dia melakukannya juga dengan kemungkaran yang
> lain yaitu menggunakan tangannya (kekerasan)
> 
> nah uniknya yang melakukan dengan tangannya di anggap ksatria,
> sedang yang lemah melihat hal itu malah bersorak bila si para
> kstaria melakukan kemungkarannya, menganiaya aliran lain,
> bahkan anak-anakpun bisa jadi sasaran kemungkaran mereka,
> contoh, brapa banyak muslim yang merasa FPI adalah pahlawan?
> sangat banyak, itu menunjukkan betapa "sakitnya
> otak warga negara kita" ini karena agama
> 
> negara kita perlu pendidikan "peri kemanusiaan yang tinggi
> di semua lini pendidikan kita" dan mencopot agama dalam
> kurikulum negara kita, agar kita semua ga mabuk agama
> yang memecah belah bangsa ini
> 
> 
> 
> com/2007/11/la-illaha-ill-allah_08.html
> 
> ===============================================
> 
> 
> 
> 2008/6/25 utusan.allah <[EMAIL PROTECTED]>:
> 
> >
> > Orang Islam tipikal itu rata-rata bodoh.
> >
> > Dungu.
> >
> > Dan betul-betul dungu.
> >
> > Kayak anjing.
> >
> > Tentu saja kesalahan serta kedunguan mereka dengan mudah bisa 
segera
> > ditunjukkan oleh orang kafir.
> >
> > Lalu biasanya orang Islam itu muter-muter.
> >
> > Kalau muter-muterpun kesalahan mereka bisa ditunjukkan, maka 
merekapun
> > pakai jurus dusta dan fitnah.
> >
> > Ki-gondrong adalah salah satu contohnya.
> >
> > Tapi bukan hanya ki-gondrong.
> >
> > Yang lain juga, rata-rata sama saja.
> >
> > (Orang Nasrani sih ada juga yang dungu, tapi umumnya mereka tidak
> > berbohong dan tidak memfitnah. Ada beberapa kekevualian sih. 
Tapi yang
> > suka muter-muter dan berdusta dan memfitnah itu adalah 
kekecualian).
> >



Kirim email ke