HEEHEHE,BENER TAAN..

mangka guweh bilang sama si Wawan,ustad bangor ituh

dan buat konco2nyah jugak,

yah..jingkalao eluh yangkin bukan Islam bajingan,

jangan kesinggung dong,jingkalao kubilang

ADA ISLAM ULER IJOH,YANG JENGLAS2 AN..MAOK MAKAR

dan tabiatnyah jugak begitu arogan,

sakpertinyah tanah Nusantarah ituh mingliknyah??

Lalu apah salah,daku membilang,

bahuwa PENGRUNGSAK INDON ITUH,MAYORITASNYAH

ULER IJOH??

menteri bangsat yah uler ijoh,

ustad cabul yah, uler ijoh

lonteh yang murahan yah..uler ijoh..

dan negro2 tanah abang yang begituh jorok

berpangkean ala habib...khan uler ijoh..

tukang jualin ganjah dan jual betina jugak?

jadi..jingkalao wawan cs..enggak yangkin

dirinyah uler ijoh..

JANGAN MERANGSA DIJELEK JELEKINLAH

SAMA GUWEH..

kerna daku emang bakal tengrus mengecam

kebejadan uler ijoh..yang merungsak tana aerku!!


--- In [email protected], "Hafsah Salim" <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:
>
> Hukuman Mati Jihad Islam Adalah Penegakkan HAM Bukan Pelanggaran 
HAM !
> 
> Umat Islam ada yang jahat dan ada juga yang baik.  Dalam hal ini 
harus
> ada ketegasan dari umat Islam itu sendiri untuk menentang yang 
jahat
> dan membela yang baik tanpa menggunakan referensi kitab sucinya.
> 
> Karena, semua kitab suci dari agama manapun tidak ada yang bisa
> dijadikan standard kebaikan ataupun kebenaran dengan kata lain 
bahwa
> tidak bisa kita temukan adanya kitab suci yang benar2 mengajarkan
> kebaikan karena setiap kitab suci cuma bertujuan membenarkan 
agamanya
> sendiri dan menyalahkan agama yang lainnya yang dalam hal ini
> merupakan suatu tindakan yang jelas2 tidak baik.
> 
> Dalam menegakkan kebaikan kita sebagai umat beragama harus 
konsistent
> meskipun harus bertentangan dengan ajaran atau akidah agama kita. 
> Misalnya, ajaran islam yang merendahkan orang2 kafir adalah tidak 
baik
> dan kita harus konsistent mengutuk ajaran yang tidak baik ini bukan
> menginterpretasikannya secara terbalik yang bisa berbalik
> diinterpretasikan lagi oleh yang lainnya.
> 
> Kebaikan yang pasti tidak bisa diganggu gugat dan sudah menjadi
> standard semua umat manusia secara universal adalah "menegakkan 
HAM",
> artinya kalo tindakan anda sudah berlandaskan melindungi HAM maka
> tidak akan salah relnya, tidak akan salah jalannya, dan lebih dari
> kesemuanya itu tegaknya HAM tidak bisa diputer balik oleh seperti
> kebiasaan banyak ulama2 Islam dalam mempertahankan ajaran2 biadab 
yang
> jadi kepercayaannya yang wajib dilestarikan.
> 
> Misalnya, banyak ulama Islam mencoba memutar balikkan tentang
> menghukum mati terorist sebagai pelanggaran HAM, padahal sudah 
tidak
> mungkin bisa ditawar lagi justru menghukum mati terorist jihad 
Islam
> adalan tindakan melindungi HAM dalam kewajiban menegakkan HAM.
> 
> Karena setiap pelanggar HAM harus dihukum dan menghukum pelanggar 
HAM
> tidak dinamakan pelanggaran HAM justru dinamakan penegakkan HAM. 
> Dalam hal ini para pelanggar HAM tidak mungkin bisa main kucing2an
> berakrobat arti dan makna HAM dalam melindungi orang baik untuk
> diubahnya menjadi melindungi teroris jihad Islam.
> 
> Ny. Muslim binti Muskitawati.
>


Kirim email ke