sobat .... telah lama kau isi hari - hari ku kita bercanda bersama kita berbincang bersama tak pernah ada keraguan .. bahwa kau selalu ada tukku sobat ... telah kulihat taman itu indah .. dan begitu damai ingin kumasuki taman itu .. memandang bunga - bunga indah itu semerbak mewangi tapi sang waktu telah menarikku tuk pergi melaksanakan tugas meski aku tetap ingin melihatnya kelak .. bila waktu ada tukku
by : ivonne 10/07/08 --- In [email protected], mujayin muujayin <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Tamanku, > Jalmo Utami Suryaning Nagari > > To : Ivonne > > Di Tamanku > Kala malam beranjak > Kala pekatnya merambah > Menapaki dedaunan hijau > Kala hitamnya merasuki relung jiwa > Perlahan membekukan desiran nafas > Anginpun tiada lagi > Tak terdengar jua nada yang teralun rerimbunan > Kemana jua melodi melodi itu > Sunyi ... pekat ... bisu > Duhai secercah cahaya > Singgahlah di taman ini > Biar hanya sekejab > Menjelmalah menjadi pelita > Menyambangi noktah hitam > Di taman ini > Mengisi ruang gelap > Dengan sinaran lembutmu > Melodikan nada nadiku > Memasuki nafasku > Memeluk erat kepekatan > Di taman ini > Oh ... cahayaku > > Regards, > Satrio Piningit >
