Listrik Padam, Waspadai Alat Elektronik Anda!
Kamis, 10 Juli 2008 | 20:25 WIB
http://www.kompas.com/index.php/read/xml/2008/07/10/20255554/listrik.padam.waspadai.alat.elektronik.anda.
PEMADAMAN listrik
yang kerap terjadi berpotensi menganggu kinerja peralatan elektronika,
bahkan bisa menjadi rusak . Jika rusak, maka warga harus mengganti
dengan membeli kompenen baru. Mereka juga bisa melakukan tindakan
preventif dengan membeli peralatan yang bisa melindungi dari kerusakan.
Salah
satu peralatan yang saat ini banyak dicari adalah stabilizer atau
automatic voltage regulator (AVR) yang berfungsi melindungi peralatan
elektronika dari naiknya tegangan listrik yang terjadi secara tiba-tiba
saat listrik kembali menyala. AVR juga biasa dikenal sebagai alat
penyetabil tegangan.
Berdasar pengamatan Kompas di Lindeteves
Trade Center Glodok, Jakarta Pusat, Kamis (10/7), peralatan seperti ini
laku cukup keras. Marketing Representative Aneka Travo yang berada di
lantai dasar blok C 31, Eva Lenni Hutagalung, mengemukakan banyaknya
permintaan dari masyarakat membuat beberapa tipe AVR kosong.
AVR
berukuran 12.000-30.000 voltampere (VA) yang biasanya untuk industri
sudah lama kosong, ujar Eva. Akibatnya, lanjut dia, konsumen harus
menunggu pasokan satu-dua minggu, meski rata-rata mereka tidak sabar
lantaran tidak ingin peralatan elektronikanya rusak.
Meningkatnya
permintaan, kata Eva tidak hanya terjadi pada produk buatan Jepang yang
harganya lebih mahal, tetapi juga asal China . Permintaan barang
produksi kedua negara itu berimbang. Konsumen tidak lagi melihat negara
penghasil. Yang dipikirkan hanya bagaimana melindungi peralatannya dari
kerusakan, katanya.
Akibat naiknya permintaan, Eva mengaku
terjadi peningkatan transaksi mencapai Rp 200 juta pada bulan Juni,
dari sebelumnya Rp 100-an juta per bulan untuk tiap toko. Konsumen
sendiri terbagi dalam dua kelompok, yakni industri yang memerlukan AVR
berkapasitas besar dan rumah tangga yang memerlukan kapasitas kecil,
sekitar 500 VA. AVR kecil dengan harga Rp 200.000-Rp 300.000
(tergantung merk) ini cocok untuk komputer, televisi, dan lemari es.
Meningkatnya
permintaan juga terjadi pada peralatan lain. Esti selaku Marketing toko
Vinco Jaya yang berada di Blok A6 lantai III , mengatakan penjualan MCB
(main circuit breaker) atau pemutus hubungan listrik otomatis meningkat
5-10 persen dalam beberapa waktu terakhir. Jika biasanya ia mampu
menjual 20-30 unit per hari, saat ini di atas 50 unit.
MCB
bekerja apabila tegangan listrik melampaui batas. Selain melindungi
peralatan elektronika dari tengangan tinggi , alat ini juga mencegah
terjadinya hubungan arus pendek. Bedanya, apabila peralatan AVR dalam
bentuk kotak tersendiri maka MCB terpasang pada jaringan listrik.
Defri Werdiono