Musibah yang dihadapi umat Ahmadiah seharusnya kita prihatinkan bukan

malah tertawa geli karena menganggap nasib umat ini menggelikan.<< aku setuju 
kali dengan ini mba Hafsah ... 

rgds
ivonne


--- On Fri, 7/11/08, Hafsah Salim <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: Hafsah Salim <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: CiKEAS> Agama Mana Yang Menggelikan Atau Agama Mana Yang Mengerikan  ?
To: [email protected]
Date: Friday, July 11, 2008, 11:31 PM










    
            Agama Mana Yang Menggelikan Atau Agama Mana Yang Mengerikan  ?



Kita tak perlu mengutuk apalagi melarang agama2 yang menggelikan,

namun agama2 yang mengerikan karena mewajibkan umatnya untuk mengejar

pahala dengan cara2 yang mengerikan harusnya kita kutuk.



Kita bisa tertawa geli melihat Yesus naik keledai pakai sendal jepit

sambil dikawal oleh eyang Semar bersama punakawan2nya.



Tetapi kita tidak mungkin bisa tertawa geli sewaktu melihat bagaimana

nabi Muhammad merambas barang2 dagangan para pedagang Yahudi sementara

pemiliknya dijagal secara mengerikan.



Yang lucu2 dan menggelikan tak perlu dilarang, tak perlu dikutuk, dan

tak perlu disalahkan meskipun salah selama tidak menjatuhkan korban

jiwa maupun korban harta.



> "tawangalun" <tawangalun@ ...> wrote:

> Alkitab, yang konon merupakan * firman Tuhan,* di 

> dalamnya banyak ditemukan ayat-ayat Tuhan yang

> sangat menggelikan jika dibaca. Benarkah ayat-ayat

> berikut ini merupakan firman Tuhan?

> 



Kalo memang menggelikan, artinya mereka yang membaca bisa tertawa

ter-pingkel2.  Apa salahnya ???  Membuat orang bisa tertawa itu

sangatlah baik, sangatlah sehat, suasana jadi penuh perdamaian, bebas

dari kebencian.



Lalu kalo dibandingkan dengan Quran yang menghasilkan pembakaran

Mesjid Ahmadiah, menghasilkan penjarahan harta benda umat Ahmadiah,

apakah kesemuanya ini bisa bikin umat tertawa ???  Jelas tidak ya ???

 malah banyak yang menangis, banyak yang putus asa, bahkan dunia luar

yang bukan Islam yaitu duta besar semua negara2 Eropah memprotesnya

kepada presiden.  Akibat ajaran yang tidak menggelikan inilah

akibatnya negara kita bisa kena embargo ekonomi yang akan lebih banyak

membuat umat ini tidak mampu lagi tertawa secara menggelikan sewaktu

menyaksikan musibah saudaranya dari Islam Ahmadiah.



Musibah yang dihadapi umat Ahmadiah seharusnya kita prihatinkan bukan

malah tertawa geli karena menganggap nasib umat ini menggelikan.



Ny. Muslim binti Muskitawati.




      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      

Kirim email ke