======================================
THE WAHANA DHARMA NUSA CENTER [ WDNC ]
[ Seri : "Membangun Ekonomi Rakyat Indonesia"
=======================================
[Ec_Q]
BANK KAUM MISKIN
Oleh : Muhammad Yunus
Peraih Hadiah Nobel Perdamaian 2006
Bersama Alan Jolis
Belajar dari :
Kisah Muhammad Yunus dan Grameen Bank, dalam
Memerangi Kemiskinan
83. Visioner Kredit Mikro lainnya
Visioner kredit mikro lainnya adalah Bodil Maal dari Departemen Perikanan
Norwegia. Tahun 1986, Bodil mengunjungi suaminya, seorang konsultan Norwegia
yang tinggal di Bangladesh. Salah satu tugas Bodil di Departemen Perikanan
adalah mendorong gadis-gadis dewasa kelahiran Kepulauan Lofoten untuk pulang
kampung. Selama beberapa tahun, kepulauan yang terletak agak terpencil di utara
pantai Norwegia ini mengalami masalah depopulasi (kekurangan penduduk) yang
gawat. Meski pria mudanya sering pulang kampung sesudah menamatkan kuliah,
gadis-gadis lokalnya tidak, karena di sana insentifnya kecil sekali. Saat kaum
perempuan menunggui suami atau ayahnya yang nelayan kembali dari melaut, hampir
tidak ada kegiatan sosial atau usaha yang mereka kerjakan. Mereka merana
kesepian. Begitu gadis-gadis menghilang, lelaki mudanya pun mulai pergi juga.
Masalah depopulasi yang sama juga timbul di wilayah utara Finlandia dan di
kawasan sekitar utara Rusia. Tetapi berkat upaya-upaya pantang mundur Bodil
Maal, pemerintah Norwegia memutuskan memulai proyek Grameen melalui Departemen
Penikanannya. Proyek ini menawarkan kredit komersial kepada kaum perempuan
untuk kegiatan-kegiatan memperoleh penghasilan agar bisa membuat mereka betah
tinggal di kepulauan ini dan membuat hidup mereka tidak kesepian dan jadi lebih
bermakna.
Saya diundang mengunjungi proyek-proyek di utara Norwegia ini dan terpana oleh
apa yang saya lihat. Perubahan sosial lain dalam lingkup setara dengan yang
kami lihat di Bangladesh, tetapi karakteristiknya sangat berbeda. Kini pertama
kalinya, perempuan di lingkar Kutub Utara memiliki akses terhadap kredit. Dan
berkat program ini mereka memiliki akses terhadap kelompok dukungan komunitas
dan peluang-peluang keuangan. Saat ini mereka memanfaatkan pinjamannya untuk
membuat beragam barang seperti baju hangat, pemberat kertas baru atau mesin,
kartu pos, kumparan pancing dan kayu, dan lukisan pemandangan setempat.
Pekerjaan ini memberi mereka sumber penghasilan penting dan membantu mereka dan
keluarganya mengatasi masalah keuangan. Yang lebih penting lagi, proyek
Norwegia mempromosikan kredit mikro sebagai sebuah alat integrasi sosial dan
cara efektif untuk menambah makna baru bagi kehidupan masyarakat.
Negara-negara sekitarnya sudah paham juga. Di Firlandia, Finnish Microcredit
Ltd. mulai mengoperasikan prototipenya di distrik Helsinki. Koperasi
Eko-Osuusraha, sebuah credit union “hijau” memberi pinjaman mikro pada
masyarakat di bidang lingkungan dan sosial. Empat inisiatif kredit mikro
lainnya di pedesaan Finlandia dikelola oleh Departemen Dalam Negeri. Semuanya
di pijakkan pada nettverks kredit model, model yang diawali oleh Bodil Maal di
Kepulauan Lofoten, Norwegia.
______
Masalah depopulasi yang sama juga timbul di wilayah utara Finlandia
dan di kawasan sekitar utara Rusia.
Tetapi berkat upaya-upaya pantang mundur Bodil Maal,
pemerintah Norwegia memutuskan memulai proyek Grameen
melalui Departemen Penikanannya.
___
Proyek ini menawarkan kredit komersial kepada kaum perempuan
untuk kegiatan-kegiatan memperoleh penghasilan agar bisa
membuat mereka betah tinggal di kepulauan ini
dan membuat hidup mereka tidak kesepian
dan jadi lebih bermakna.
______
[ bersambung ]
* * * * *
“Memori bukan cuma kemampuan Anda untuk mengingat nomor telepon.
Memori adalah sistem dinamis yang digunakan dalam semua aspek lain dari
pemrosesan pikiran.
Kita memakai memori untuk melihat.
Kita menggunakan memori untuk memahami bahasa.
Kita menggunakan memori untuk tidak tersesat.”
[ Lynne Reder – Psikolog Eksperimental
di Carnegie Mellon University USA ]
* * * * *
The Flag
Air minum COLDA - Higienis n Fresh !
ERDBEBEN Alarm
SONETA INDONESIA <www.soneta.org>
Retno Kintoko Hp. 0818-942644
Aminta Plaza Lt. 10
Jl. TB. Simatupang Kav. 10, Jakarta Selatan
Ph. 62 21-7511402-3