http://www.detiknews.com:80/read/2008/07/30/120313/980118/10/sby-perdamaian-butuh-jihad

Rabu, 30/07/2008 12:03 WIB



SBY: Perdamaian Butuh Jihad
Luhur Hertanto - detikNews




Jakarta - Demi mewujudkan tata dunia yang adil dan damai, umat Islam wajib 
berjihad sebagaimana perintah Allah. Jihad yang efektif adalah kembangkan rasa 
toleransi dan mencegah konflik dengan pendekatan dialog.

Demikian seru Presiden Susilo Bambangn Yudhoyono (SBY) pada para ulama dalam 
pidatonya meresmikan pembukaan International Conference of Islamic Scholar 
(ICIS) III, Rabu (30/7/2008).

"Kita harus melakukan jihad besar-besar demi mewujudkan perdamaian. Caranya 
hindari konflik dengan membangun toleransi antar Muslim dan bahkan kepada yang 
memusuhi kita," kata SBY.

Fakta menunjukkan sebagian besar konflik dunia berlangsung di negara 
berpenduduk mayoritas Islam. Lebih ironis bahwa ternyata konflik-konflik 
tersebut terjadi di kalangan umat Islam sendiri.

Pemicu timbulnya konflik hirizontal itu sering kali akibat nasionalisme sempit. 
Perbedaan pandangan berujung konflik hanya gara-gara perbedaan adat, bahasa dan 
suku.

"Ini menunjukkan toleransi antar kaum Muslim juga masih rendah. Jika tugas 
seorang Muslim melaksanakan perintah Allah, maka umat Muslim harus ujudkan 
perdamaian," sambung SBY.

Padahal jelas konflik akan makin melemahkan posisi negara-negara Islam di 
tatanan global. Di titik inilah para ulama bisa mengambil peran penting, yaitu 
mencegah pecahnya konflik dengan mengembangkan toleransi, budaya dialog untuk 
memecahkan masalah dan anti kekerasan.

"Ajarkan doa dan pada saat sama kerjakan perintah Allah denghan menyebarkan 
pesan perdamaian. Maka dengan demikian Anda akan menjadi ulama yang tidak 
dibatasi lagi oleh tapal batas," ujar SBY.(lh/irw) 

Baca juga : 
  a.. SBY Buka ICIS III 
  b.. Presiden SBY Tantang Wartawan Tanding Tenis Meja 
  c.. Survei: Popularitas SBY dan JK Hancur Lebur di Jatim 
  d.. Hadang SBY, Puluhan Mahasiswa Yogya Ditangkap 
Redaksi: redaksi[at]staff.detik.com

<<sbydalem.jpg>>

Kirim email ke