Jangan2  Si Hafsah Salim seperti email dibawah ini, barangkali aja....
 
Kata Dr Robert Hare dalam bukunya Without Conscience: the Disturbing
World of the Psychopats Among Us, psikopat bergentayangan di sekitar
kita. Mereka bisa berada di kantor, tempat olahraga, arena hiburan,
bahkan di lingkungan terdekat, seperti tetangga, suami atau pacar
sekalipun. Sepintas, gelagat mereka tidak kelihatan seperti orang yang
punya kelainan. Pasalnya, secara tampak mata mereka terlihat menarik,
pintar dan berlaku seperti orang normal lainnya. 


Hare mengungkapkan empat ciri karakter psikopat, yakni antisosial
(antisocial), pribadi yang sulit diduga (borderlne), pandai bersandiwara
(histrionic) dan luar biasa egois (narcisstic). 

Seseorang yang antisosial biasanya cuek pada norma-norma sosial, tak
peduli pada aturan, dan pemberontak. Kepribadiannya yang sulit ditebak,
bisa terlihat dari ketidakstabilannya dalam hubungan interpersonal,
citra diri, serta selalu bertindak menuruti kata hati. Tanpa peduli
perbuatannya itu salah atau benar, mengganggu orang atau tidak. 

Orang seperti ini cenderung impulsif (melakukan sesuatu tanpa pikir
panjang), dan berpikiran negatif. Ia juga memiliki sifat pendendam.
Sedikit saja Anda melakukan kesalahan, seumur hidup diingat dan suatu
saat akan diungkit lagi. Sedangkan pribadi histrionic, emosinya tak
terkendali alias meledak-ledak, dan selalu ingin menarik perhatian. 

Ada lagi kepribadian narcisstic, yang ditunjukkan dengan sikapnya yang
selalu ingin dikagumi, serta minimnya empati. Ia selalu berusaha membuat
hanya dirinya satu-satunya manusia sempurna dalam hidup ini. Hanya
dialah yang boleh dipuja. 

Sedangkan indikasi lain orang psycho adalah manipulatif, egosentris,
pembohong, mudah frustasi, dan gaya hidup parasit. Nah, seabrek sifat
buruk ini mengerucut pada satu karakter tunggal: hipokrit alias munafik.


Dalam buku The Mask of Sanity, Dr. Hervey Cleckley menggambarkan
psikopat sebagai pribadi yang likeable, charming, intelek, perhatian,
impresif, punya pede tinggi, dan pintar merayu (karena itu mereka mudah
"menipu" ). Umumnya, mereka juga cerdas secara akademik. 

Tapi, di balik itu semua, mereka membawa sifat negatif, seperti tidak
bertanggung jawab, serta merusak diri sendiri dan orang lain.  Hm,
hati-hati saja. 

Para psikopat umumnya tidak pernah merasa menyesal, meski telah
menyakiti orang lain. Bila belangnya ketahuan, wajahnya akan tetap
seperti tak berdosa. Apa penyebabnya? Belum jelas. Hare menduga,
psikopat terjadi akibat kelainan fungsi otak. Karena itu, si
penderitanya tidak dapat memisahkan stimulus yang bersifat rasional dari
yang emosional. Stimulus-stimulus ini diolah sekaligus oleh otak kiri
dan kanan. 

Namun, temuan lain menyebutkan, pengidap kelainan ini akibat dari latar
belakang masa kecilnya yang "bermasalah", yang berakibat perkembangan
emosinya kurang optimal. Menginjak dewasa, anak-anak ini tumbuh menjadi
orang-orang yang tak bisa berempati dan tak memiliki kata hati. 

Lantaran belum dipastikan penyebabnya, Hare berpendapat, psikopat belum
bisa dipastikan dapat disembuhkan atau tidak. Namun, pendapat lain yang
menduga kelaianan itu berawal karena salah asuh mengatakan, psikopat
bisa dicegah. Asal, indikasi kelainannya terdeteksi sedini mungkin.

Thanks and Regards
[EMAIL PROTECTED]
PT. Pepperl-Fuchs Bintan  
SD 56/57 BIE Lobam Bintan 
Kepulauan Riau
*  <mailto:[EMAIL PROTECTED]> [EMAIL PROTECTED]  
' ( 0770 ) 696678 Ext. 216 
 

 

 

________________________________

From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf
Of Hafsah Salim
Sent: Wednesday, August 06, 2008 9:54 AM
To: [email protected]
Subject: CiKEAS> Janganlah Memperdebatkan Pribadi Penulis, sia2 buang
waktu !!!



Janganlah Memperdebatkan Pribadi Penulis, sia2 buang waktu !!!
* * *
Sebenarnya mencaci maki merugikan pencacinya sendiri. Cobalah
dibayangkan, ada yang menuduh saya itu "biadab".

Padahal saya melindungi umat Ahmadiah agar jangan dijarahi harta
bendanya, saya melindungi agar mesjid2 Ahmadiah jangan dibakari, saya
juga menuntut pemerintah untuk menindak tegas semua pelaku2 kriminal
ini.

Masa sih, apa yang saya lakukan malah disebut "biadab", kenapa bukan
pelakunya yang disebut "biadab" ???? Disinilah terbukti lagi, hati
nurani dan pikiran rasional benar2 hancur dan rusak akibat diracuni
dogma2 biadab.

> "Mey Lan" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Ehm ehm...
> Ternyata benerkan kalo nyonya ini pake 
> nick kurang sempurna. Gw pernah dpt email 
> dari nyonya muslim 'tukang adu domba' 
> waktu lagi geger tsunami aceh, seolah2 
> beliau ini mengaku seorang muslim sejati. 
> Ganti nama yg laen boz.
>

Kenyataannya, sia2 anda mencerca pribadi saya. Memang harus saya akui
bahwa nama saya sangatlah populer, namun kita harus sama2 mengakui,
bahwa kepopuleran saya ini bukanlah karena nama saya, juga bukan
karena pribadi saya, melainkan karena pemikiran2 baru yang saya tulis
yang banyak menyentuh kesadaran banyak pembaca.

Jadi apalah artinya mencaci maki nama saya, memfitnah pribadi saya,
para pembaca rebutan membaca tulisan saya bukan karena nama saya, juga
bukan karena pribadi saya, melainkan se-mata2 karena isi tulisan saya
yang tidak pernah menyentuh atau mengkritik pribadi2 siapapun juga.

Mungkin sekarang ini sudah waktunya untuk kita semua umat Islam
menyadari bahwa kebohongan hanya merugikan diri sendiri karena mereka
yang dibohongi sudah lama sadar kalo anda itu pembohong sehingga
apapun tulisan yang anda tulis tidak pernah dibuka ataupun dibaca.

Saya juga banyak menerima surat2 dari berbagai ulama agar saya
memuliakan ajaran2 Islam bukan mengkritiknya, meminta agar saya
membantu penyebaran ajaran2 Islam untuk menambah pahala saya sebagai
umat Islam.

Namun saya berterus terang, bahwa saya berdiri diatas yang benar bukan
berdiri diatas yang percaya. Apalah artinya kepercayaan apalah
artinya pahala kalo terbukti salah dan menyebabkan bencana kemanusiaan
???

Tugas saya melindungi yang benar bukan melindungi yang beriman, tugas
saya melindungi yang lemah, bukan melindungi yang dholim. Dan untuk
kesemuanya inilah saya mendapatkan banyak sekali penghargaan2 dari
para pembaca maupun para PEJABAT di Indonesia maupun di Amerika.

Ny. Muslim binti Muskitawati.



 
******************* IMPORTANT ! *******************************
The content of this email was found to 
contain potentially hostile or malicious content.
For your protection, eSafe's Content Security Server has
modified this email and removed the dangerous content.
**********************************************************************

\HTML Active Content:   Found invalid IMG Tag, Found Web-beacon, Object
Removed: 1 'img'

Kirim email ke