Tambahan .... Mati emang bukan pilihan ..... sapa siy yg mau milh mati ..?


--- On Sat, 8/9/08, Tomi Sulastomo <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: Tomi Sulastomo <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: CiKEAS> FW: Fwd: [media-indonesia] ( renungan ) Karena Mati Bukan 
Pilihan.....
To: "[email protected]" <[email protected]>
Date: Saturday, August 9, 2008, 8:51 PM










    
            Sebuah renungan buat kawan2, terutama bagi &#39;kawan kita&#39; yg 
senang menyebarkan energi negatif. Selamat merenung. Cheers.



----- Original Message -----

Subject: Fwd: [media-indonesia] ( renungan ) Karena Mati Bukan Pilihan.....

Date: Sun, 10 Aug 2008 0:38:05

From: Muhammad Farid <[EMAIL PROTECTED] .com>

To:  <[EMAIL PROTECTED] co.id>



Sebuah renungan



---------- Forwarded message ----------

From:  Sweet  <[EMAIL PROTECTED] co.uk>

Date: Fri, 8 Aug 2008 05:34:36 +0000 (GMT)

Subject: [media-indonesia] ( renungan ) Karena Mati Bukan Pilihan.....

To: blue <bluebrainers@ yahoogroups. com>



Kalau ada yang bilang, "hidup itu adalah pilihan-pilihan" , saya kira

ada benarnya. Banyak hal yang menawarkan pilihan, tentunya dengan

konsekuensinya.



Tak usah jauh-jauh, kalau saat ini, Anda cuma punya uang 10.000

rupiah, Anda bisa memilih untuk makan siang atau justru

menyumbangkannya ke kotak amal. Pilihan pertama, konsekuensinya rasa

lapar anda setidaknya akan berkurang dengan sepiring nasi. Pilihan

kedua, mungkin perut keroncongan karena lapar, tapi anda telah

menambah tabungan amal jika anda melakukannya dengan ikhlas.



Pilihan-pilihan datang ke hadapan kita, tak sekedar urusan makan

seperti di atas. Pilihan untuk memilih sekolah, pekerjaan, bahkan

pasangan hidup seringkali menghadirkan pilihan-pilihan yang sulit dan

agak dilematis. Ada  perasaan ragu, bingung, atau bahkan takut sebelum

mengambil keputusan itu.



Adanya berbagai pilihan, terkadang membuat kita mampu menghindari

sesuatu yang mungkin tidak kita senangi. Setamat kuliah, jika Anda

tidak senang bekerja di bawah perintah orang lain, anda bisa memulai

bisnis (usaha sendiri) meski kecil-kecilan.



Tapi, adakah sesuatu yang sama sekali tak menawarkan pilihan? Artinya

mau tak mau, anda harus memilihnya, mengambilnya, dan merasakannya? ?



Jawabannya ADA. Itulah kematian (maut)



Siapakah manusia yang mampu menolak datangnya maut?



Firaun, sang diktator yang kafir, dengan segala kekuatan, dan

kesombongannya karena mengaku sebagai Tuhan, tenggelam di laut merah

dalam sekejap.



Qarun, yang hidupnya dilingkupi harta benda berlimpah, "menangkap"

maut, meski semua hartanya sama sekali tak memberikan kebermanfaatan.



Para nabi dan utusan Allah pun tetap tak dapat menghindari maut.

Rasulullah yang mulia, kembali menghadap sang Khaliq begitu singkat,

di usia 63 tahun.



Kesimpulannya: orang baik atau jahat, orang beriman atau kafir, orang

kaya atau miskin, suatu hari jika saat nya telah tiba, PASTI AKAN

MATI.



"Setiap yang bernyawa pasti akan merasakan mati" (QS Ali-Imran:185)



Persoalannya: Mati seperti apakah yang kita harapkan? Akhir hidup yang

bagaimana yang kita inginkan?



Akhir yang Baik-Kah, atau Akhir yang Buruk-Kah??? ??



<)^^(>

(( 'o' ))

=(,,)=(,,)=



(´´•.¸(´´•.¸ ¸.•´´) ¸.•´´)

> '''-_-'''It' s Me'''-_-''' »

(¸.•´´(¸.•´´ ´´•.¸)´´ •.¸)

http://sweety177. multiply. com/

http://www.friendst er.com/dyan177

YM = sweety9621



____________ _________ _________ _________ _________ _________ _

Not happy with your email address?.

Get the one you really want - millions of new email addresses

available now at Yahoo! http://uk.docs. yahoo.com/ ymail/new. html



____________ _________ _________ _________ _________ _________ _

Coba emoticon dan skin keren baru, dan area teman yang luas.

Coba Y! Messenger 9 Indonesia sekarang.

http://id.messenger .yahoo.com




      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      

Kirim email ke