he he he... bingung yah.....mangkanya perlu ada aturan main.... cuma
kadang kita suka ngerasa kalau aturan itu membatasi, membelenggu..
bukannya melihat manfaat di baliknya...
hmm di negara2 seperti Jepang, Singapura dan lain2 itu bagaimana yah
masyarakatnya bisa mematuhi peraturan...? ada yg mau sharing...

-adit-

2008/8/11 vonny vitawati <[EMAIL PROTECTED]>:
>
>
> RUSAKNYA SILSILAH KELUARGA....
>
> Beberapa tahun lalu, ketika aku berusia dua puluh tiga. Aku menikahi
> seorang janda yang parasnya menggoda. Janda ini memiliki anak
> perempuan berambut merah. Ayahku jatuh cinta dengannya, maka merekapun
> menikah.
>
> Hal ini menjadikan ayahku menantuku dan mengubah hidupku. Anakku
> menjadi ibuku, sebab dia adalah istri ayahku. Menambah keruwetan
> hidupku, meskipun membuatku senang, Aku segera menjadi ayah dari
> seorang bayi yang tenang
>
> Bayiku kemudian menjadi saudara tiri ayah, jadi dia adalah pamanku,
> meskipun kelihatannya payah. Karena dia adalah pamanku, maka dia juga
> saudara laki-laki, dari anak perempuan janda, yang mana bagiku dia ibu
> tiri.
>
> Istri ayahku kemudian mempunyai anak, menjadikan bertambah lucu, Yang
> kemudian jadi cucuku, karena dia anak dari anak tiriku.
>
> Istriku sekarang adalah ibu dari ibu tiriku, sebab meskipun dia adalah
> istriku, dia juga adalah nenekku. Jika istriku adalah nenekku, maka
> aku adalah cucunya. Dan setiap memikirkannya, aku jadi tambah gila.
> Karena sekarang aku menjadi kasus teraneh yang pernah terjadi, sebab
> sebagai suami nenekku, aku juga menjadi kakekku sendiri.
>
> Bingung bingung deehhh ???????
>
> so ... mo gimana ..?
>
> rgds
> ivonne
>
>
> 

Kirim email ke