Jakarta, 11 Agustus 2008
Kepada Yth.
Pemimpin Redaksi
Di Tempat
Undangan Diskusi Publik
63 tahun sudah Indonesia merdeka. Namun, apakah itu juga berarti kemerdekaan
warganya yang beragam? 10 tahun reformasi masih jauh dari usai, perempuan masih
ditindas, perbedaan preferensi seksual dikriminalkan, kebebasan berekspresi dan
kreativitas masih dipasung. Kekerasan negara tak henti terhadap rakyatnya
menunjukkan bagaimana Indonesia sebagai negara masih gagal melindungi rakyatnya
dan masih melanggar hak asasi rakyatnya.
Kami mengajak media anda untuk hadir meliput pada acara Diskusi Publik Hak
Asasi Manusia dan Kemerdekaan, 10 Tahun Setelah Reformasi.
Kamis, 14 Agustus 2008
Pk. 19.00 WIB
Erasmus Huis
Moderator: Wimar Witoelar
Opening Speech: Nia Dinata
Pembicara:
Rocky Gerung – HAM dan Kemerdekaan Paska 10 tahun Reformasi
Mariana Amirudin – HAM dan Kemerdekaan Bagi Perempuan Indonesia
Pendeta Esther – HAM, Kemerdekaan dan Kelompok LGBTIQ
Rieke Diah Pitaloka & Tino Saroengallo – HAM, Media dan Kebebasan Berekspresi
Dalam Film
Konfirmasi kehadiran melalui SMS ke 0813 19349157.
Atas perhatian dan kerjasamanya, kami ucapkan terima kasih.
Hormat kami,
Ade Kusumaningrum
Publicist