Masa sih organisasi agama punya legitimasi membuat indeks ilmuwan???
Agama itu cuma kepercayaan yang sama sekali tidak punya aktivitas
ilmiah sama sekali, lalu bagaimana bisa memberikan accreditasi indeks
ilmu pengetahuan bagi sebuah negara???

Apalagi, salah satu persyaratannya adalah keimanan padahal ilmu
pengetahuan sama sekali harus bebas dari keimanan.

Ny.Muslim binti Muskitawati.








--- In [email protected], "Sunny" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> RefleksI: Bagus juga On Tjia May,  Hendrik Koo dan Terry Mart bisa
masuk daftar, tetapi apakah tidak keliru dimasukan karena  agaknya
mereka  bukan beragama Islam. 
> 
>
http://www.kompas.com:80/read/xml/2008/08/14/20204092/6.ilmuwan.indonesia.masuk.indeks.tertinggi.oki
> 
> 
> 6 Ilmuwan Indonesia Masuk Indeks Tertinggi OKI
> Kamis, 14 Agustus 2008 | 20:20 WIB
> JAKARTA, KAMIS  - Enam ilmuwan Indonesia menjadi bagian dari peraih
indeks tertinggi dalam Wise Index of Leading Scientists and Engineers
untuk negara-negara anggota Organisasi Konferensi Islam (OKI). 
>     
> Menteri Negara Ristek dan Teknologi Kusmayanto Kadiman menyatakan
hal itu dengan bangga di Jakarta, Kamis. Mereka adalah Muhilal dan
Gunawan Indrayanto untuk kategori Medical Science, On Tija May,
Hendrik Koo Kurniawan dan Terry Mart dari kategori physics science,
serta Effendy dari Chemistry.
>      
> Dalam indeks tersebut hanya enam orang Indonesia saja yang masuk
sementara  dari negara-negara lain lebih banyak lagi, misalnya Mesir,
Iran, Turki dan Pakistan yang menempatkan puluhan warganya dalam
indeks tersebut, bahkan Malaysia dan Arab Saudi belasan orang.
> 
> Ditanya soal itu, Kusmayanto menjawab, soal itu ia harapkan bisa
menjadi cambuk buat bangsa Indonesia. "Lihatlah kriteria yang dipakai
dalam penilaian, berat sekali. Betul-betul peneliti kelas dunia yang
bisa masuk," katanya.
>


Kirim email ke