> Rudi Hartono <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Pendidikan > Yang Tak Ber-demokrasi > Oleh: RUDI HARTONO > Pendidikan seharusnya mengajarkan kemanusiaan. > Bukan Freire saja yang berbicara seperti itu, tak sedikit > tokoh-tokoh pergerakan dan terlibat langsung membenahi > masalah pendidikan, mengaskan hal-hal tersebut.
Pernyataan diatas sama sekali tidak benar karena apabila pendidikan diharuskan mengajarkan kemanusiaan, maka akan terjadi debat kusir yang tidak ada habisnya. Dalam menulis untuk menyampaikan apa yang kita maksud harusnya tegas bukan abu2 yang tidak bisa dipahami dengan jelas maksudnya, apalagi dalam komunitas yang mayoritas beragama Islam. Cara2 seperti ini sama sekali tidak akan membawa pemecahan dalam bidang pendidikan karena saya sudah lebih dari 10 tahun menjadi professor di Universitas di Amerika. Memang betul, pendidikan di Indonesia menyesatkan, namun bukan harus mempelajari kemanusiaan, karena istilah kemanusiaan di Indonesia berbeda dengan kemanusiaan dalam Islam, dan berbeda dengan kemanusiaan dalam HAM. Seorang pendidik harus berani mengkoreksi, berani mengkritik, dan berani mengubah atau membongkar yang salah. Pendidikan di Indonesia harus mengajarkan HAM karena Indonesia adalah juga penandatangan deklarasi HAM di United Nation, namun baik rakyat maupun pejabatnya tidak mengerti, tidak paham apa yang dipesankan dalam deklarasi ini. Dalam HAM mengandung nilai2 kemanusiaan yang lebih luas dari Islam, dari Kristen, bahkan merupakan nilai2 yang universal. Islam dan Kristen juga mengkhotbahkan tentang kemanusiaan, namun kemanusiaan yang dikhotbahkannya tsb justru merupakan pelanggaran nilai2 kemanusiaan yang universal. Itulah sebabnya, kalo pejabatnya tidak bisa memahami apalagi rakyatnya? Akibatnya Indonesia ber-tubi2 dilanda embargo disegala bidang oleh negara2 maju didunia ini. Ny.Muslim binti Muskitawati.
