----- Original Message -----
Subject: Fwd: [M_S] Muslim Albania Selamatkan Ratusan Ribu Yahudi
Date: Fri, 22 Aug 2008 0:44:56
From: Ade Tisna <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
---------- Forwarded message ----------
From: "Agus S. Djamil" <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Thu, 21 Aug 2008 09:44:40 +0800
Subject: [M_S] Muslim Albania Selamatkan Ratusan Ribu Yahudi
To: "Muhammadiyah_Society (E-mail)"
<[EMAIL PROTECTED]>, "Lautan-Quran (E-mail)"
<[EMAIL PROTECTED]>
dari milis sebelah..... maaf Pak Moderator, cut and paste saja...
Muslim Albania Selamatkan Ratusan Ribu Yahudi dari
Holocaust
Jumat, 15 Agu 08 12:04 WIB
Kirim teman
"Orang Islam menyelamatkan orang-orang Yahudi?
Bagaimana mungkin?" Pertanyaan itu dilontarkan banyak
orang pada Norman Gershman, saat mereka melihat
foto-foto dan mendengar cerita Gershman tentang Muslim
yang menyelematkan banyak orang-orang Yahudi saat
tragedi Holocaust.
Gershman, lima tahun belakangan ini terlibat dalam
proyek BESA, proyek untuk memberikan penghormatan
terhadap keberanian warga Muslim Albania dan
menyelamatkan ribuan orang Yahudi baik yang tinggal di
Albania maupun yang menjadi pengungsi pada Perang
Dunia II.
"BESA adalah tradisi masyarakat Albania sejak ribuan
yang lalu. BESA falsafahnya adalah, ketika ada orang
yang mengetuk pintu rumah Anda untuk minta bantuan,
maka Anda punya kewajiban untuk menolongnya, tak
peduli siapa orang itu, " jelas Gershman.
Ia memulai proyek BESA berawal dari New York, ketika
sedang mencari foto-foto orang-orang non-Yahudi yang
telah membantu para Yahudi dari kejaran tentara NAZI
pada masa Holocaust. Ia tercengang ketika menemukan
nama-nama Muslim di antara nama-nama non-Yahudi itu.
Apalagi ketika diberitahu bahwa mereka adalah Muslim
Albania.
Rasa ingin tahu membawanya ke museum holocaust Yad
Vashem yang dibangun Israel di Yerusalem. Di musium
itu, ia lebih banyak lagi menemukan nama-nama Muslim
Albania. Setelah itu, ia melanjutkan perjalanannya ke
pelosok Albania dan Kosovo. "Di sana saya bertemu
dengan mereka yang kini sudah berusia 60 tahunan
bahkan lebih tua dari itu, yang ketika Holocaust
terjadi mereka masih usia anak-anak, dan merekalah
yang menyelamatkan Yahudi-Yahudi itu, " ujar Gershman.
Ia menghabiskan waktu lebih dari empat tahun untuk
mengumpulkan foto-foto hitam putih dan kisah-kisah
tentang Muslim Albania yang menyelamatkan orang-orang
Yahudi dari Holocaust. Gershman kemudian menggelar
pameran pertamanya di Yad Vashem bulan November lalu,
kemudian pameran di markas besar PBB di New York,
sebelum memutuskan untuk pameran ke seluruh dunia.
Selain foto-foto, Gershman juga membuat buku-buku
berisi profil Muslim Albania dan Kosovo yang
menyelamatkan orang-orang Yahudi dan sedang membuat
film dokumentarnya, yang diharapkan sudah bisa dirilis
pada tahun 2009. "Saya bahagia dan bangga bisa
menunjukkan kisah ini pada dunia, " tukas Gershman.
Gershman membantah pernyataan yang mengatakan bahwa
Muslim Albania telah menyerahkan orang-orang Yahudi
pada NAZI, karena yang terjadi adalah sebaliknya.
Muslim Albania justeru memberikan perlindungan pada
orang-orang Yahudi. Ini terlihat dari jumlah
orang-orang Yahudi di Albania yang meningkat lebih
dari sepuluh kali lipat dibandingkan sebelum masa
Perang Dunia II.
"Albania adalah satu-satunya wilayah pendudukan NAZI
yang memberikan perlindungan pada orang-orang Yahudi.
Kedatangan orang-orang Yahudi dianggap sebagai tamu,
diberi nama Muslim dan tinggal bersama
keluarga-keluarga Muslim, " tutur Gershman.
Dari cerita-cerita yang disampaikan Muslim Albania,
Gershman menemukan alasan mengapa warga Muslim Albania
menyelamatkan orang-orang Yahudi, yaitu tradisi BESA
yang merupakan manifestasi dari ajaran Islam bahwa
seorang Muslim harus menepati janjinya dan melindungi
yang lemah.
"Saya ingat, sebagian dari mereka bilang 'tidak ada
BESA tanpa Qur'an. Mereka menyelamatkan orang-orang
Yahudi atas nama agama yang mereka anut. Mereka sama
sekali tidak menyimpan prasangka buruk, " ungkap
Gershman.
Ia melanjutkan, "Saya pernah bertanya pada mereka
'mengapa Anda melakukan ini semua?' Apa yang diajarkan
Qur'an sehingga Anda melakukan ini?'. Mereka cuma
tersenyum dan sebagian mereka menjawab 'kami
menyelamatkan hidup orang lain supaya bisa masuk
surga'."
Islam Tidak Seperti Gambaran Dunia Barat
Gershman meyakini keberanian Muslim Albania dalam
melindungi dan menyelamatkan orang-orang Yahudi dari
ancaman Holocaust adalah sebuah tindakan yang luar
biasa. "Ini merupakan sejarah yang penting, di mana
ratusan ribu Yahudi telah diselematkan oleh Muslim
Albania, " katanya.
Apa yang dilakukan Muslim Albania menunjukkan bahwa
mereka adalah orang-orang yang memiliki toleransi
keagamaan yang tinggi. Sebuah fakta yang bertolak
belakang dengan maraknya stereotipe terhadap umat
Islam yang dilakukan Barat.
Terkait hal ini, Gershman menyampaikan pesan pada
dunia Barat bahwa banyak sekali orang-orang yang
berhati mulia di dunia ini, dan banyak di antara
mereka adalah Muslim. "Kalau Anda melihat foto-foto
dan membaca kisah-kisahnya, tidak diragukan lagi bahwa
mereka (Muslim Albania) adalah orang-orang yang
berhati mulia, " imbuh Gershman.
"Jika ada yang melihat foto-foto saya, khususnya di
negara-negara Barat dan mengatakan bahwa mereka adalah
militan dan pendukung kekerasan, saya menolak
pernyataan itu, " tegas Gershman, seorang Yahudi
Amerika yang kini sedang belajar sufisme.
"Islam tidak seperti yang ada dalam pikiran
orang-orang Barat. Buat saya, Islam adalah puisi, ilmu
pengetahuan, agama yang sempurna. Islam ada keindahan,
" tandas Gershman. (ln/iol)
___________________________________________________________________________
Nama baru untuk Anda!
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail.
Cepat sebelum diambil orang lain!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/