23/08/08 20:07
Impor Merusak Kedaulatan Pangan
Nasionalhttp://www.antara.co.id/arc/2008/8/23/impor-merusak-kedaulatan-pangan-nasional/
Yogyakarta
(ANTARA News) - Kebijakan impor produk pertanian khususnya beras telah
terbukti merusak kedaulatan pangan nasional, kata seorang pengamat
pertanian dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Sabtu.
Karena itu, kata Prof Dr Mochamad Maksum, gerakan pangan murah berbasis
global atau importasi yang sering dilontarkan oleh penganut
liberalisasi sudah saatnya dihentikan dan digantikan dengan upaya
peningkatan produksi dalam negeri sebagai subtitusi impor.
Dikatakannya, kebijakan impor juga menyebabkan negara ini menjadi
tergantung pada negara lain yang pada gilirannya juga mengganggu upaya
mewujudkan kedaulatan pangan bagi Indonesia sebagai negara agraris.
"Untuk itu, tata alokasi dan tata kelola sumber daya pertanian sudah
waktunya mengedepankan kepentingan yang merujuk pada konsep kedaulatan
pangan dalam negeri sehingga Indonesia yang dikenal sebagai negeri
agraris tidak semakin `salah arah` dalam pembangunan pertanian," kata
dia.
Kiblat pembangunan khususnya pertanian semestinya segera dikembalikan
menjadi "pro petani" disamping perlunya dilakukan revitalisasi.
"Konsep inilah yang akan memberi makna pada rekonstruksi struktural
pembelaan negara terhadap kaum tani setelah sekian lama memanjakan
industri "non agro" secara berlebihan, apalagi selama ini kaum tani
yang merupakan mayoritas warga bangsa selalu terabaikan," katanya.(*)
COPYRIGHT © 2008