Apakah Tuhan? Allah akan berpihak ato membela pembunuh ... ? apapun alasannya.. membunuh .. adalah perbuatan yg dikutuk Tuhan .. contohnya salah satu perintah Allah ... "jangan membunuh" .. sama seperti juga .. "jangan berzinah" dll nya klo di agama Katolik 10 perintah Allah ... aku ga tau di ajaran agama2 yg laen ... yang pasti disemua ajaran agama.. pasti dilarang membunuh ... ga ada seorangpun yg dapat licence dr Tuhan/ Allah yg boleh membunuh .. tul ga ..? CMIIW
rgds ivonne --- On Sun, 8/24/08, Hafsah Salim <[EMAIL PROTECTED]> wrote: From: Hafsah Salim <[EMAIL PROTECTED]> Subject: CiKEAS> Detik2 Menjelang Eksekusi Muklis !!! To: [email protected] Date: Sunday, August 24, 2008, 4:32 PM Detik2 Menjelang Eksekusi Muklis !!! Muklis tampak panik, ucapan Allahuakbar tidak membawa mukjizat seperti yang dijanjikan Quran. Dia diangkut dimuka banyak pengikutnya maupun petugas2 yang akan mengeksekusinya. Muklis sudah melatih imannya setinggi bintang2 dilangit, namun tidak jelas dibintang mana Allah berada. Mungkin saja Allah sedang berholiday dipavilyun-nya di Mekah didalam Kabahnya. Dia akhirnya mati tidak seperti yang diharapkan para mujahidin, karena memang dia mati seperti kecoa yang lari2 ketakutan sebelum terinjak mati secara hina dina. Kalo dalam Quran dan Hadist-nya disejarahkan bahwa Allah bisa mengubah pemikiran Abu Sufyan yang memusuhi Allah, kenapa Allah tak bisa mengubah pemikiran Hakim agar memvonis bebas bagu Muklis yang justru menyembah Allah, dan juga pembela Allah yang bersedia berkorban apa saja asal dijalan Allah ???? Padahal untuk bisa memvonis bebas tidak perlu Allah menyusupkan banyak kata2 seperti menyusupkan kata2 kedalam benar Abu Sufyan karena kata "Bebas" hanyalah terdiri dari 5 huruf saja yang perlu disusupkan ke otak hakim yang memvonis mujahidin Muklis ini. Mungkin hal ini bisa menjadikan bukti bahwa Allah itu memang tidak ada dan apa yang ditulis oleh Quran dan Hadist-nya hanayalah dongeng2 saja. Namun umat Islam harus mengharamkan pemikiran seperti ini, umat Islam harus takut untuk berpikir seperti ini. Keberanian cukup dipupuk untuk meledakkan bomb2 di-pasar2 agar lebih banyak yang terbunuh dan anggaplah semuanya kafir karena hanya kafirlah yang bisa memberi tiket yang berpahala dalam perjalanan menuju kematian. > "mediacare" <[EMAIL PROTECTED] ..> wrote: > Detik-detik Eksekusi Muklis Bin Hisyam > "Kita tidak akan pernah menyerah kepada orang-orang > kafir. Mereka pantas dibunuh, mereka pantas dihabisi. > Allah memerintahkan kepadaku, orang-orang kafir itu > akan selalu memerangi kaum muslimin sampai orang > muslim itu mengikuti keinginan mereka. Kita jangan > pernah tunduk apalagi menyerah, Allahu Akbar.Allahu > Akbar.Allahu Akbar," suara Muklis menggelegar begitu > jeruji penjara dibuka dan tiga prajurit merangsek. > Kepalan tangan Muklis ke udara seketika dibekuk. > Rantai borgol menggiringnya ke tengkuk. (selanjutnya > baca di: www.fiksinews. blogspot. com) > Tiba di tanah lapang. Muklis dilempar dari atas > truk "brukk." Di sebuah pohon turi, Muklis diikat. > Tubuhnya menjadi sasaran seratus sniper. Muklis > seperti musang kalah perang. Para sniper menunggu > aba-aba. Perwira bintang dua berdehem dua kali > "Shoot!!" "door!!" Karung goni di kepala Muklis > bergoyang.
