yup,, ivonne,,,
dan itu yang membuat kita jatuh bangun dan lecet lecet,,, cakitttt...
namun ,, tetapp mencari seimbang lagi,,, jatuh lagi,,,,
seimbang,,,,,,huhuhuhuhuhu,,,
,,,nikmat,capek, sedih, senang, bahagia, sedih,,,
mode seimbangnya,,,,biasa biasa saja,,


Pada 31 Agustus 2008 17:34, vonny vitawati <[EMAIL PROTECTED]> menulis:

>
> Bang Is .... emang semuanya  mesti balans .. n equal ya .... baru indah
> .....
>
> --- On *Fri, 8/29/08, iskandar effendi <[EMAIL PROTECTED]>*wrote:
>
> From: iskandar effendi <[EMAIL PROTECTED]>
> Subject: CiKEAS> hanya cerita pepohonan
> To: [email protected]
> Date: Friday, August 29, 2008, 2:01 PM
>
>  beringin, memberi kerindangan , buahnya kecil kecil
>  mangga, berbuah  manis atau  kecut, bisa berulat.
>  ketela, berbuah di tanah, ada yang beracun, namun untuk obat.
> ubi jalar, buah dalam tanah,  ada yang merah ada yang putih
> ..........
> semua pohon , bertumbuh keatas, dan kebawah.
> ada buah yang kelihatan , ada buah yang tersembunyi
> ada buah membawa kenikmatan, ada buah untuk obat, ada buah membawa  celaka
> .........
> adakah masing masing pohon berbangga diri satu dengan yang  lain.
> masingmasing, tumbuh dengan diam , keluar dan kedalam,  keatas dan kebawah,
> membawa diri dalam kesimbangan.
> .....
> menuju keseimbangan, dalam keseimbangan.
>
>
>  
>

Kirim email ke