Dear Moderator milis Cikeas yang terhormat.. Mengapa member yang meracau ini masih dibiarkan bebas? Semua hal yang bersifat mengumpulkan dana dikatakan sebagai zakat.. Saya protes..
-- Wassalam, Irwan.K "Better team works could lead us to better results" http://irwank.blogspot.com Pada 14 Oktober 2008 12:12, Hafsah Salim <[EMAIL PROTECTED]> menulis: > Jangan Namakan Zakat, Namakanlah Upeti Atau Pungli !!! > > Zakat itu kata suci meskipun perbuatannya sama sekali tidak terpuji. > Ada ulama menganggap bahwa Zakat cuma ditarik setiap tahun, tapi kotak > zakatnya diletakkan dimeja lurah setiap hari, kotak zakat juga > diletakkan dimeja jendral polisi setiap hari, kotak zakat juga > diletakkan dipintu masuk RT/RW setiap hari. Jangan dilupakan, > di-pengkolan2 jalan juga setiap hari diletakkan kotak zakat. > > Toko2 Cina, Gereja, Kuil, Kelenteng, Candi, Pura..... semuanya wajib > bayar zakat kalo rumah ibadah yang disucikannya mau selamat dari > pembakaran. Bahkan yang bayar zakat sekalipun tidak jarang tetap > terbakar, karena ada aliran lainnya yang tidak kebagian zakat sehingga > membakarnya. > > Quran menyatakan zakat itu untuk menolong orang miskin, tapi definisi > miskin itu oleh Hadist dijelaskan dengan jelas yaitu seorang ibu yang > menggoreng batu. Jadi kalo anda menggoreng singkong belum termasuk > orang miskin. Dengan kata lain, Islam menarik zakat juga dari orang > miskin, yang penting ikhlas. > > > "edy prayitno" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Salam dari mualaf. > > KAlau begitu anda sudah mengaburkan ... > > pengertian zakat dan upeti.. kalau semua > > upeti anda samakan dengan zakat ...ini yg > > jadi maslah. > > Oooo... yang salah itu bukan saya, tapi anda, karena yang narik zakat > itu adalah umat Islam yang mengerahkan muda mudinya untuk berjihad > menarik zakat. > > Boleh jadi istilah upeti bisa digunakan untuk mengganti kata zakat, > tapi karena penyelenggaranya dari mesjid dan dilakukan oleh umat > Islam, maka mereka jelas lebih tahu, lebih paham, bahwa memaksa orang > untuk memberi uang, lebih manjur pakai nama zakat sehingga semuanya > merasa takut untuk enggak bayar. > > Tapi kalo anda ganti namanya jadi "Upeti", selain enggak ada yang mau > bayar, malah anda bisa ditangkap polisi dituduh "pungli" dan gantian > diperas. Dengan tuduhan "Pungli" anda masuk melanggar hukum dan > berhak menikmati penjara. > > Itulah gunanya memahami Islam, agar bisa memeras orang lewat, kita > namakan "zakat". Setiap orang tahu Zakat = pemerasan, zakat= > perampokan, tapi karena asalnya dari Quran, siapa yang berani protest??? > > FPI juga menjarah dan kemudian menghancurkan warung2 yang dituduhnya > melanggar UU puasa tak ada yang berani melawan, coba bayangkan kalo > penjarahan dan penghancuran ini tidak pakai landasan Quran, jangan > harap sipemilik warung enggak melawan...... !!! Itulah sebabnya, > Islam itu manjur untuk merampok, manjur untuk menjarah, manjur untuk > menterror, pokoknya semua yang jelek2 asal pakai nama Islam dijamin > selamat. > > Yang salah itu bukanlah pelakunya, tapi ajarannya yang sangat > bermanfaat untuk memberi nafkah kepada pelaku2nya. > > Ny. Muslim binti Muskitawati. >
