> "arief budi setyawan" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > "Berterima kasihlah pada yang sedikit, > maka Anda akan mendapatkan yang banyak." > - Peribahasa Nigeria
TETAPI, ternyata tidak cocok apabila dikatakan "berterima kasihlah kepada yang minoritas maka anda akan menjadi mayoritas." LEBIH COCOK, terutama untuk Indonesia "dholimilah minoritas maka anda akan merasa menjadi mayoritas." > "Tidak ada yang lebih terhormat dibanding > hati yang bersyukur." - Seneca Bersyukur tidak pernah menjadikan anda lebih terhormat, apalagi para terorist juga selalu bersyukur untuk kemalangan korban2nya, malah dikutuk seluruh dunia. > "Bagaimana bila Anda memberi hadiah pada > seseorang, dan orang itu tidak mengucapkan > terima kasih, akankah Anda memberinya lagi? Yaaa... bandingkanlah dengan Israel yang sudah begitu banyak memberi bantuan makanan untuk hidup Arab Islam Palestina, dan tak perlu mengucapkan terima kasih, ternyata malah para pemberi bantuan itu dirampok, dibunuh, dan diambil semua barang2nya yang tidak termasuk untuk diberikan. Tapi masih tetap memberinya lagi dengan mengirim sopir2 truk lainnya lagi. > "Orang sombong jarang bersyukur, > karena biasanya ia menganggap apa > yang dimilikinya memang sudah seharusnya." > - Henry Ward Beecher > Justru sebenarnya, orang2 yang sombong itu selalu bersyukur karena masih bisa sombong. Bayangkan, amoy2 yang diperkosa massal, apakah masih bisa sombong ??? apanya yang disombongkan kalo jadi korban pemerkosaan. Justru pelakunya yang dilindungi inilah yang bisa sombong karena bisa bersombong terhadap korban2 pemerkosaan yang dilakukannya. > "Kenyataan yang sulit disadari orang > dalam hidup ini adalah bahwa kita > telah menerima lebih dari yang kita > berikan. Hanya dengan sikap syukurlah > seseorang bisa menjadi kaya." - Dietrich Bonhoeffer > Lhooo.... kalo kita menerima lebih sedikit dari yang kita berikan, maka namanya MINUS. Anda menerima 10 dan anda berikan 20, mana mungkin bisa terjadi seperti itu ??? Hanya orang2 religous saja yang sering diracuni dogma2 yang enggak masuk aka l seperti ini, bahkan Allah juga tidak sanggup menambahi yang 10 lagi agar bisa genap menjadi 20. > "Orang miskin bukan karena mereka > memiliki sedikit, tapi karena > menginginkan yang lebih banyak. > Orang kaya, berapapun yang mereka > punyai, senantiasa puas dengan apa > yang mereka miliki.." - Dutch Proverb > Sama sekali enggak cocok, karena petani2 umat Ahmadiah di NTT ternyata menjadi miskin bukan karena menginginkan banyak, karena dijarah oleh keinginan mereka yang menolak ajaran Ahmadiah atas perintah Allahnya. Ny. Muslim binti Muskitawati.
