=================================================  
THE WAHANA DHARMA NUSA CENTER [WDN_Center] 
Seri : "Membangun Spirit, Demokrasi, 
           Nasionalisme, Kebangsaan dan pruralisme Indonesia."  
================================================= 
[Spiritualism, Nationalism Democration & Pruralism Indonesia Quotient] 
MEMPERINGATI 100 TAHUN KEBANGKITAN NASIONAL   
MERAYAKAN 80 TAHUN SUMPAH PEMUDA   
DIRGAHAYU 63 TH HARI PAHLAWAN        
  
Indonesia Belajar Integratif 
Apabila kita lihat sekitar 15 tahun terakhir, sejak masa pra dan pasca 
reformasi hingga saat ini sarat pelajaran yang dialami dan dapat dipetik 
hikmahnya bagi bangsa Indonesia. Mulai dari masalah dan tantangan yang ringan 
hingga yang sangat berat. Beberapa peristiwa yang cukup menonjol di antaranya, 
krisis ekonomi 1997/1998, reformasi total 1998, pemilu 1999, bencana manusia – 
bom Bali, pemilu 2004, bencana alam tzunami Aceh 2004, gempa bumi Yogyakarta 
2005, lumpur Lapindo 2005, pilkada 2005-2008, krisis ekonomi 2008/2009, dan 
sekarang bersiap menghadapi pesta bear pemilu 2009, setelah didahului pemanasan 
dengan pesta skala kecil di beberapa daerah – dengan pilkada. Apabila ini kita 
urai satu persatu tentu akan panjang ceritanya. 
Peristiwa tersebut pun baru dari sisi internal dalam negeri bangsa Indonesia. 
Belum termasuk masalah dan tantangan yang dihadapi dari dan oleh negara 
tetangga dan masyarakat internasional. Sehingga sangat berpengaruh langsung ke 
dalam negeri. Seperti halnya krisis ekonomi, 1998 dan 2008 ini. 
Dari semua peristiwa dan tantangan ini tentu memberikan inspirasi bagi para 
pemimpin dan para pengambil kebijakan untuk melakukan yang paling tepat dan 
paling baik bagi kelangsungan kehidupan bangsa Indonesia ke depan. Kini 
berbagai usaha keras dilakukan oleh banyak pihak di berbagai bidang, untuk 
selalu melengkapi sarana, media, wahana, lembaga yang sangat diperlukan, dan 
selalu berorientasi mencari solusi yang terbaik bagi masyarakat luas secara 
integratif. Di tengah kehidupan masyarakat pun semakin menyadari apa yang harus 
dilakukan – untuk mensiasati situasi, berani mengambil resiko, siap menang siap 
kalah, sukses atau gagal, jujur, sportif, dan tidak patah semangat. Juga 
masyarakat pun semakin tahu mana yang perlu dan penting segera dilakukan, serta 
menyadari kembali bahwa sesuatu yang tadinya sepertinya penting dan perlu 
ternyata itu tidak lagi penting dan tidak perlu lagi. Contohnya; fanatisme 
rabun ayam, korupsi, emosi, bentok antar kelompok,
 etc. 
Membangun generasi 
Bangsa Indonesia kini semakin dewasa dan bijak dalam melangkah, untuk nantinya 
dapat mewariskan generasi yang berkualitas secara moral dan material. Kita 
tentu sedih melihat peristiwa yang terjadi di India saat ini…. Berapa ratus 
nyawa melayang sia-sia dan konyol. Ternyata semua itu dilakukan oleh 
manusia-manusia yang tanpa sadar akan meninggalkan lobang hitam - kelam dalam 
jalur generasi keturunan berikutnya, dan menjadi beban berat sejarah mereka – 
Padahal sebenarnya itulah yang harus dihindari oleh semua umat manusia, karena 
sesungguhnya hidup ini terlalu singkat untuk dapat berbuat kebaikan. 
Mari kita isi, jaga dan penuhi waktu kita yang tidak cukup panjang ini dengan 
membangun kehidupan, membangun masyarakat, bangsa dan membangun generasi 
Indonesia ke depan yang berkualitas. 
  
Menuju Indonesia sejahtera, maju dan bermartabat! 
  
Best Regards, 
Retno Kintoko 
  
The Flag 
Air minum COLDA - Higienis n Fresh ! 
ERDBEBEN Alarm 




 
SONETA INDONESIA <www.soneta.org>
Retno Kintoko Hp. 0818-942644
Aminta Plaza Lt. 10
Jl. TB. Simatupang Kav. 10, Jakarta Selatan
Ph. 62 21-7511402-3 
 


      

Kirim email ke