Pencoblosan Ulang PilKada Jatim Juga Merupakan Kecurangan Baru !!!

Protest Kecurangan seharusnya dilakukan sebelum penghitungan suara
bukan setelah keluar hasil perhitungan suara dimana kalah menang sudah
diketahui semua pihak.

Dalam semua pemilu selalu pihak yang kalah menuduh yang menang curang
dan oleh karena itu kalo mau menuduh adanya kecurangan harusnya
dilakukan sebelum perhitungan suara dimulai.  Penghitungan suara tidak
boleh dilakukan sebelum ada persetujuan semua pihak dari wakil2
peserta yang duduk dalam panitia pengawas.

> "alfaqirilmi" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Kisruh Pilkada Jatim
> Pelanggaran Sistematis Alasan MK Putuskan Coblosan Ulang
> Dua kabupaten yang akan menggelar coblosan ulang itu adalah 
> Bangkalan dan Sampang. Kedua daerah ini diketahui melakukan 
> pelanggaran sistematis dan adanya penggelembungan suara.
> Ketua MK Mahfud MD yang memimpin sidang tersebut menyatakan, 
> Kabupaten Bangkalan terbukti terjadi pelanggaran paling
> sistematis, terstruktur dan masif. 
> 


Dimanapun disemua pemilu selalu ada aturan mainnya dimana disetiap
tempat pemilu ada panitia pengawas yang anggauta2nya merupakan wakil2
dari masing2 partai peserta.

Jadi kalo memang ada kecurangan, maka wakil2 dari peserta manapun
berhak menghentikan pemilu ini sebelum suaranya dihitung.

Artinya kalo suaranya sudah dihitung dan masing2 partai sudah tahu
siapa yang kalah dan siapa yang menang, maka seharusnya TIDAK BOLEH
ATAU TIDAK BISA LAGI DIPROTEST ATAU DIBATALKAN !!!!

Beda dengan kasus di Jatim ini, pembatalan dan pemilu ulang dilakukan
justru setelah perhitungan suara dilakukan, jadi seharusnya panitia
pemilu melarang pemungutan suara ulang karena tindakan itulah justru
merupakan kecurangan.

Kalo nantinya setelah pemungutan suara ulang Kofifah menjadi menang,
maka pihak lawannya yang akan gantian protest sehingga tak akan ada
habis2nya yang kalo diputuskan begitu saja akan timbul ketidak puasan
pihak yang kalah.

Memang betul, kecurangan bisa terjadi di-mana2, bahkan pihak kofifah
sekalipun bukan tidak mungkin juga sama2 melakukan kecurangan, oleh
karena itulah game-nya selalu dibuat, bahwa protest adanya kecurangan
harus dilakukan sebelum penghitungan suara bukan setelah penghitungan
suara dimana kalah menang sudah ketahuan dipihak mana.

Sama halnya dengan di Amerika, George Bush yang memenangkan pemilu
ternyata melakukan kecurangan di-beberapa State.  Namun karena
kecurangan2 ini diketahui setelah perhitungan suara, maka pengadilan
tidak bisa mengulangi pemungutan suarat dan George Bush dinyatakan
sebagai presiden Amerika meskipun dengan cara penipuan suara.

Ny. Muslim binti Muskitawati.








Kirim email ke