Refleksi: SBY dan konco-konco lupa sibuk tentang Darfur? http://www.poskota.co.id/news_baca.asp?id=49507&ik=6
SBY Minta DK PBB Keluarkan Resolusi Selasa 30 Desember 2008, Jam: 7:09:00 JAKARTA (Pos Kota)- Sekitar 1.000 mahasiswa dan pelajar muslim menggelar aksi solidaritas untuk Palestina di Bunderan HI, Jakarta Pusat. Mereka mengecam serangan Israel yang menewaskan ratusan warga sipil yang tak berdosa. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) agar mengeluarkan resolusi atas serangan Israel tersebut. Massa mahasiswa dan pelajar, yang terdiri dari Lembaga Dakwah UI, Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Kesatuan Aksi Pelajar Muslim Indonesia (KAPMI), dan BEM Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta tiba di Bunderan HI sekitar Pk. 09.30 Senin (29/12) pagi. Intinya, mereka memprotes tindakan pasukan Israel yang menggempur Jalur Gaza, Palestina. "Hentikan serangan ke Palestina," teriak Ferry, satu kordinator lapangan dengan berapi-api, Senin (29/12). Menurut Ferry, aksi mereka Senin (29/12) itu bertujuan membangkitkan kembali perhatian dan solidaritas sesama umat manusia di dunia khususnya terhadap bangsa Palestina yang masih terjajah dan tertindas. Dalam aksi itu, belasan kordinator lapangan demo sempat diamankan polisi, namun akhirnya dilepaskan juga. Sebelum aksi itu bubar, massa sempat melaksanakan Salat Ghaib untuk korban gempuran militer Israel kepada rakyat sipil di Jalur Gaza, Palestina. Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Ike Edwin, bersama personelnya datang ke lokasi aksi mahasiswa, sekaligus berusaha membubarkan demo. Karena selain tidak memiliki izin, juga dilakukan pada waktu yang salah, yakni hari libur. "Hari libur tidak boleh ada unjuk rasa." MENGUTUK Di tempat berbeda, Wakil Presiden Wapres Jusuf Kalla (JK) mengutuk serangan Israel terhadap warga Palestina. "Tidak cukup hanya mengutuk, kita juga harus bersatu dan berdoa agar umat Islam dapat mengatasi semua persoalan," ujar JK, saat memperingati Tahun Baru 1 Muharram 1430 Hijriah di Cibinong, Bogor, Minggu malam. Sementara itu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mendesak Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk bersidang secara formal guna mengeluarkan resolusi bagi Israel. Dia mengatakan, dirinya telah mengirim surat kepada Sekjen PBB Ban Ki-moon dan Presiden DK PBB agar kedua lembaga itu mengeluarkan resolusi terhadap pemerintah Israel untuk menghentikan serangannya ke Jalur Gaza. Situasi terakhir di sana, Kantor Berita Reuters memberitakan, pesawat tempur Israel terus menggempur Jalur Gaza di mana sampai hari ketiga, Senin (29/12), 300 warga Palestina tewas akibat serangan Israel yang tidak berprikemanusiaan itu. Dan Hamas sendiri memberikan perlawanan dengan melepaskan roketnya ke wilayah Selatan Israel.
