Israel Berhak Mendapatkan Wilayah Penyerangnya Yang Kalah !!!
Resiko dalam berperang adalah, apabila anda menyerang mau merebut
wilayah negara orang lain, maka kalo sial malah wilayah negara anda
sendiri yang direbut orang lain, maka dalam kasus begini anda tidak
punya kekuatan untuk menuntutnya dilembaga PBB karena kesalahan anda
harus ditanggung anda bukan ditanggung orang lain. Namun tetap saja,
PBB adalah tempat berunding, anda bisa minta kembali wilayah anda,
tapi tentunya harus membayar biaya pampasan perang, dan itu berlaku
didunia ini dari dulu. Bisa dilihat sejarahnya, Jerman dan Jepang
juga harus membayar pampasan perang kepada negara2 yang dulunya
dirugikan. Akibat membayar pampasan perang inilah, rakyat di Jerman
dan Jepang sangatlah menderita. Jadi jangan cari gara2 mentang2
Islam, karena Islam itu bukan mayoritas dunia karena hanyalah agama
yang setiap saat umatnya berhak bertukar agama.
Dataran Golan, Jalur Gaza dan Westbank itu sudah resmi menjadi wilayah
Israel sejak berakhirnya perang 1967.
Wilayah ini asalnya milik Mesir, dan Golan itu milik Syria. Karena
pada perang tujuh hari 1967, dimana negara2 Arab mengeroyok menyerang
Israel untuk menghancurkannya, dan untuk merebut wilayahnya, namun
kehebatan Israel dalam perang udaranya, maka hanya dalam 7 hari saja
kesemua negara2 Arab menyerah kalah, dan seluruh wilayahnya berhasil
diduduki oleh Israel.
Sebelum negara2 Arab ini mengeroyok dan mengepung Israel dengan
pesawat2 mutakhir dari Russia, lebih dulu OPEC melakukan embargo
minyaknya kepada Amerika dan Israel untuk melumpuhkan angkatan perangnya.
Hukum perang berlaku, keberhasilan Israel merebut wilayah negara2 Arab
diterima dan diakui oleh UN dan memang tak ada apa2 yang bisa dituntut
oleh mereka yang kalah. Dan untuk memastikan kesemua negara2 Arab
tidak akan menyerang Israel lagi, maka wilayah2 strategis antara lain
dataran Golan, lembah Bekaa, jalur Gaza, dan West Bank dijadikan
wilayah Israel sehingga wilayah Israel makin luas.
Golan itu milik Mesir sebagian dan sebagian lagi milik Syria,
sedangkan lembah Bekaa sebagian milik Syria dan sebagian lagi milik
Libanon, jalur Gaza dan West Bank keduanya dulunya milik Mesir.
Demikianlah, Israel melepaskan wilayah2 lain yang tak penting tetapi
mengambil wilayah2 penting yang strategis untuk membuat pertahanan
dalam menghadapi serangan2 yang akan datang.
Namun pada tahun 2003, atas dasar perjanjian Camp David maka Israel
bersedia memberikan wilayah jalur Gaza dan Westbank untuk berdirinya
negara Palestina dengan syarat tidak boleh digunakan untuk mengancam
keamanan Israel.
Semua itu sudah menjadi kesepakatan bersama, namun oleh Hamas malah
dilanggar, Westbank yang harus nya jadi negara yang damai terhadap
Israel malah sebaliknya dijadikan untuk pelatihan pusat terror
terhadap Israel. Lalu dimana salahnya kalo Israel mengambil balik
wilayah yang telah diberikan gratis cuma2 ini ????
Disinilah kita harus menggunakan logika yang rasional bukan keimanan
yang menyesatkan pemikiran kita sehingga tak bisa membedakan mana yang
salah dan mana yang benar.
Sekali lagi, jangan sekali2 umat Islam mengungkit Arab Palestina ini
punya hak...... TIDAK, MEREKA SAMA SEKALI TIDAK PUNYA HAK APA2,
MEREKA SEMUA PENDATANG BUKAN PENDUDUK PRIBUMI.
Arab Palestina itu bukan orang Palestina, tapi orang Arab yang tinggal
di Palestina, mereka ini sama persis seperti Cina Indonesia yang juga
bukan penduduk pribumi tapi orang Cina yang tinggal di Indonesia.
Disinilah caranya kita memahami siapa yang benar dan siapa yang salah,
kalo kita bisa membenci Cina Indonesia, maka tidak seharusnya kita
berpihak kepada Arab Palestina karena Arab Palestina adalah pendatang
yang tidak tahu diri, sedangkan Cina Indonesia adalah pendatang yang
mau berassimilasi.
Arab Palestina bukan cuma menolak berassimilasi malah membunuhi dan
mengusir penduduk pribuminya orang2 Israel ini. Naaah..... disini
khan jelas enggak benar. Lalu umat Islam mau menggali sejarah agama
yang sama sekali bohong tidak ada buktinya. Karena kalo mau menggali
sejarah aselinya, dulu cuma ada negara Israel bukan Palestina, barulah
disebut negara Palestina sewaktu rajanya menyembah berhala dewa2
Filistine. Mereka ini bukan orang2 Arab tetapi orang2 Israel juga
dimana sebagian menyembah dewa Filistine dinamakan ORANG PALESTINA,
dan sebagian lagi yang menyembah dewa Yahweh mereka dinamakan ORANG
YAHUDI.
Sekali lagi, janganlah mendholimi bangsa atau umat lainnya kalo bangsa
dan umat kita tidak mau didoholimi yang lainnya. Saya tahu persis
bagaimana orang2 Yahudi ini jauh lebih baik, lebih beradab, dan lebih
mau bekerja sama dan membantu umat lainnya yang sangatlah beda dengan
umumnya umat Islam yang rata2 takabur merasa paling suci, paling benar
meskipun salah, merasa yang lain semuanya salah meskipun kenyataannya
yang lain lebih benar.
Ny. Muslim binti Muskitawati.