Terror Jihad Artinya Pembunuhan Massal
Terror Jihad tidak ada arti lainnya selain "pembunuhan massal" orang2
yang bukan Islam dengan mengorbankan jiwa umat Islam sendiri.
Artinya, membunuh lebih banyak umat yang bukan Islam meskipun juga
harus mengorbankan lebih sedikit umat yang Islam.
Hasilnya, umat yang bukan Islam harus lenyap lebih banyak, dan tidak
menjadi masalah apabila untuk tujuan tsb harus juga mengorbankan
sedikit umat Islamnya dan hal ini termasuk Jihad dan mereka yang
beragama Islam apa bila mati akan masuk kesorga dan yang bukan Islam
bila mati akan masuk ke Neraka.
Demikianlah inti dari arti utama Jihad dalam Syariah Islam yang
bertujuan tegaknya Syariah Allah dimuka bumi ini dan punahnya mereka
yang menentangnya.
> Ruslan Chandra <prodp...@...> wrote:
> Ny.Muslim binti Muskitawati,
> Saya melihat "case" di Palestina sebagai
> acuan untuk bercermin dan mencambuk diri
> saya sendiri. Ego-sentris yang harus di
> kikis selama ini memang tidaklah semudah
> kita meringis.
>
Makin banyak omong, makin enggak jelas apa yang anda omongin. Karena
kalo membicarakan Palestina sebenarnya anda bukan ngomongin bangsa
Palestina karena bangsa Palestina yang aseli adalah mereka yang
menyembah patung2 berhala dewa-dewi Filistine.
Palestina yang anda maksudkan disini bukanlah bangsa Palestina
melainkan Arab Palestina yang mencatut nama bangsa Palestina.
Arab Palestina bukanlah bangsa Palestina karena mereka persis sama
dengan Cina Indonesia yaitu sama2 pendatang yang bukan penduduk aseli.
Penduduk aseli yang meliputi wilayah Syria, Libanon, Yordania, dan
Israel sekarang, dulunya merupakan penduduk yang menyembah dewa-dewi
Filistine. Namun sesama suku bangsa ini terpecah dua, mereka yang
menyembah dewa-dewi Filistine kemudian disebut sebagai orang2
Filistine, sebaliknya mereka yang menyembah dewa Yahweh kemudian
dikenal sebagau orang2 Yahudi. Keduanya, yaitu Filistine dan Yahudi
sama2 bukan orang Arab dan sama sekali tidak beragama Islam bahkan tak
ada yang menyembah Allah.
Jadi kalo anda mau ngomongin Arab Palestina, maka masalahnya jadi
jelas yaitu tak ada hubungannya dengan "ego-centris" karena ajaran
Islam melarang bahkan mengharamkan "ego-centris". Mereka justru
mengajarkan untuk berkorban demi kelompok Islam.
Makin jelas dan fokus pembiacaraan saya bukan ??? Bahwa yang jadi
masalah justru bukan "ego-centris" tetap kebalikannya atau lawannya
dimana mereka berjihad untuk menegakkan Syariah Islam bukan untuk
kepentingan diri sendiri ataupun "ego-centris" melainkan untuk
kepentingan Allah mereka secara kolektif mengorbankan diri mereka
untuk membunuh mati semua yang menentang menyembah Allah.
Naaah..... yang bikin orang meringis itu bukan "ego-centrisnya"
melainkan amalan terror Jihad inilah yang bukan cuma bikin meringis
melainkan menyebabkan tangis di-mana2 yang jadi korban yang tak berdosa.
Ny. Muslim binti Muskitawati.