http://www.suarapembaruan.com/index.php?modul=news&detail=true&id=3800
2009-01-14 Kantor Partai Aceh Digranat [BANDA ACEH] Suhu politik menjelang pemilu di Provinsi Aceh sedikit memanas, menyusul aksi teror terhadap Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Aceh (PA) yang berlokasi di Jalan Sultan Mahmudsyah, Banda Aceh, Selasa (13/1) pukul 02.30 WIB dilempar granat oleh orang tidak dikenal (OTK). Bangunan berlantai tiga itu pintu depannya hancur dan semua kaca pecah. Tidak ada korban jiwa. Kepala Kepolisian Kota Besar (Poltabes) Banda Aceh, Kombes Pol Syamsul Bahri, di Banda Aceh, Selasa membenarkan insiden tersebut. Namun, dia belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut mengenai jenis dan bentuk granat tersebut, sebab kasus itu masih dalam penyelidikan. Diperlukan hasil riset dari laboratorium untuk mengetahui jenis dari bahan peledak tersebut. Petugas keamanan Partai Aceh Abdul Gani mengaku sedang tidur saat granat meledak. Dia bersama tiga rekannya, yakni Amri, Fauzi, dan Syuib tidur di lantai tiga gedung tersebut. Saat mengetahui ada suara ledakan, mereka turun ke lantai satu, tetapi tidak melihat pelakunya, yang terlihat hanya kaca depan dan pintu gedung tersebut sudah rusak dan kaca depan hancur berantakan. Selain merusakkan kaca depan kantor itu, sebuah mobil boks yang diparkir di samping kantor tersebut juga mengalami pecah ban akibat terkena serpihan granat. Kasus teror terhadap Partai Aceh juga pernah terjadi pada tahun 2008. Kantor Pusat Komite Peralihan Aceh (KPA) Banda Aceh dan rumah Ketua Umum PA, mantan Panglima GAM juga digranat. Juru Bicara Partai Aceh Adnan Beuransyah meminta aparat keamanan untuk mengusut pelaku. Meski mendapat teror, berbagai program tetap dilanjutkan. [147]
