Barack Husein Obama.sebagai potensi perekat dan perubah peradaban. I.Barack Obama harapan Dunia. Pelantikan Barack "Husein" Obama memang sungguh luar biasa seluruh dunia menjadi demam karenanya. Terlalu banyak radio yang mengumumkan acara dan tata laksana pelantikannya. Proses menuju prosesi ini seakan akan dunia akan mendapatkan kebahagiaan setelahnya. Kejadian ini mirip pesis dengan ketika israel menyerang palestina di jalur ghaza dimana media diseluruh dunia juga rata rata kompak menyatakan bahwa yang konflik adalah Israel sebagai negara berdaulat dengan organisasi Hamas. Setelah jatuh korban 1300 an warga Palestina di jalur ghaza tiba tiba pada hari minggu Israel menghentikan serangannya dan menyatakan gencatan senjata. Setelah ribuan warga gugur tetapi tiba tiba pembantaian berhenti atau dalam bahasa pihak Israel tujuan serangan telah dicapai. Walaupun kita masih melihat Israel tetap membom Ghaza dari SCTV.(apakah SCTV siarkan rekaman) Dunia menyaksikan bahwa 2 hari menjelang Barack Husein Obama dilantik tiba tiba pembantaian berhenti, apakah ini seakan akan berhenti atau berhenti sungguhan?. Apapun kelanjutannya tetapi pembantaian yang tidak seimbang ini seluruhnya hanya ditentukan oleh agresor dan seluruh dunia hanya bisa prihatin, bersedih dan mencoba menekan dengan cara diplomasi dan tidak berhasil sampai tujuan operasi tersebut dicapai?. Kita sedih melihat banyak sekali korban oleh karenanya kedepan yang paling penting adalah kebersamaan dipalestina dalam bersikap dan menghadapi konflik ini termasuk kebersamaan para pemimpin Arab dalam mewujudkan perdamaian di Timur Tengah. Sungguh mengenaskan ketika akibat tidak adanya kebersamaan sehingga terjadi korban yang sebenarnya tidak perlu terjadi. Kita tidak ingin melihat lagi jatuhnya korban yang tidak perlu. Bagaimana dengan berita yang mengatakan bahwa ribuan ton senjata sedang menuju ke Timur Tengah?. Apakah ini sebuah tipu muslihat, kita tentu berharap segera terjadi perdamaian jangka panjang di kawasan itu. Barack Husein Obama sudah menyatakan bahwa Israel adalah kawan sevisi dan semisi pertanyaannya apakah ia akan kembali melanjutkan ..kebijakan Presiden USA sebelumnya atau mengambil sikapnya sendiri sesuai kepentingan USA saat ini kedepan?. Langkah nyata Presiden Barack Obama akan sangat menentukan kondisi berbagai wilayah didunia termasuk Ghaza, Irak dan Afganistan. Kebijakan Barack Husein Obama yang sama dengan pendahulunya artinya menghisap berbagai negara mulai dari amerika latin dan jajirah arab atau memaksakan perang seperti GW BUSH.adalah kebijakan kebijakan yang diluar harapan banyak pihak di Luar USA yang saat ini tidak menjadi sekutu USA. Walaupun untuk kepentingan rakyat USA sendiri "bisa jadi tentunya" masyarakat disana tidak peduli dengan kebijakan luar negerinya USA yang penting bisa membuat masyarakat disana sejahtera. Pelantikan Barack Husein Obama benar benar gempita sehingga seakan akan sebuah pelantikan raja dunia bahkan di Indonesia RRI (Radio Republik Indonesia) saja sdan belum lagi berbagai radio swasta lainnya secara berkala menyiarkan persiapan pelantikannya di Washington. Dunia akan segera melihat kebijakan Barack Husien yang krusial : 1. Kebijakan terhadap Israel dan perdamaian jangka panjang di Timur Tengah 2. Kebijakan penarikan pasukan USA dari Irak.dan Afghanistan terkait dengan tanda tanda yang disampaikan oleh Hilary clinton yang akan mengedepankan pendekatan yang lebih manusiawi dengan diplomasi dan semoga anti Penindasan seperti Lincoln sang inspiratornya 3. Kebijakan yang mempersatukan dunia berhubung Barack Obama yang ayahnya dari Kenya Afrika , dan ibu USA serta punya ayah dan adik se ibu yang Indonesia. Sehingga berubah dari poltik konflik kepada politik rekonsiliasi dan produktive serta unggul. 4. Penyelesaian dan recovery perekonomian USA yang berdampak terhadap kerusakan pada ekonomi dunia. 5. Merubah tatanan PBB supaya lebih menjamin perdamaian dunia. 6. Kebijakan terhadap kemiskinan dan negara miskin. 7. Hubungannya dengan negara islam dan dunia muslim termasuk dengan para sosialis di amerika latin.. 8. Kebijakan Pelucutan senjata nuklir kore Utara. 9. Kebijakan tentang penyelamatan Bumi seiring dengan pemanansan Global. Semoga semua itu bukan mimpi, alasannya sangat sederhana karena sebenarnya tanpa ada komando sebenarnya posisi Barack Obama sebagai Presiden USA juga sedang dalam awal dan puncak kejayaan sekaligus bisa masuk ke jurang kehancuran jika ternyata semuanya hanya akan akan akan saja dan nyatanya tidak ada atau jauh dari haparan banyak pihak dan bertindak diluar yang dijanjikannya. Soal kerusakan yang ditimbulkan GW Bush di Irak dan serbuan Israel ke Ghaza bukan tidak mungkin akan menjadi sandungan awal politik luar negeri Obama. Sudah nyaring terdengar bahwa selain kebijakan diatas, dunia mulai menuntut agar GW Bush diseret kepengadilan HAM international di Denhaag untuk kasus kejahatan perang ke Irak termasuk Olmet dan ehud barack atas serbuan Tentaranya Israel ke Ghaza. Sampainya kasus Bush dan olmet ke Denhaag dalam rangka menghentikan kebiasaan lama dimana sebuah negara seringkali menyerbu negara tetangga atau negara yang punya sumber daya alam supaya segera berhenti diseluruh dunia sampai kapanpun. Sebagian lagi menuntut agar Israel dikeluarkan dari PBB sampai kepada pencabutan hak Veto USA kemudian dilanjutkan dengan tata ulang mekanisme dan hak pengambilan keputusan Straregis dan urgent di PBB termasuk kemungkinan pembubaran PBB.dan menggantinya dengan sebuah lembaga dunia baru sebagai wujud perubahan dunia. Saat ini kuat dipersepsikan bahwa lembaga PBB lainnya apakah bank dunia , IMF dan WTO adalah sebagai lembaga dunia yang pada dasarnya sebagai alat bagi negara maju saja. Tantangan ini berat, sehingga bisa saja Obama bersikap untuk tidak bersikap dan memilih berpanjang panjang dengan proses sampai masyarakat dunia cape dan lupa. Ini tentunya tidak diharapkan. Disisi lainnya dalam 100 hari kedepan diharapkan Obama harus bergerak cepat memperbaiki kepercayaan dunia yang dimulai dengan peningkatan kepercayaan di Wall street. Soal ini juga krusial.karena jika tidak ada perubahan mendasar dan nyata hampir pasti banyak yang tidak diharapkan bisa terjadi. Dunia memang berharap banyak kepada Presiden Obama untuk melakukan ke ajaiban. Teriakan jutaan orang memanggil nama Obama membuat bergetar jutaan umat manusia yang berharap banyak kepadanya. Apalagi walaupun saya bukan amerikanis tetapi ketika melihat maya soetoro disana dan mereka memperlakukannya terlihat baik dan dengan kondisi ini menjadikan Indonesia sebagai sebuah bangsa mau tidak mau menjadi ada didalam Gedung putih. Kalaupun bangsa Indonesia tidak berharap banyak tetapi menjalin hubungan baik yang segera dengan Obama dalam kerangka kenegaraan dan sekaligus menyeesaikan persoalan dalam Negeri Indoesia yang berkaitan dengan USA, kawasan dan Geopolitik, mungkin ada baiknya. II.Fenomena Obama adalah fenomena luar biasa Barack Husein Obama adalah sebuah fenomena yang luar biasa dalam sejarah perubahan peradaban sebuah bangsa. Obama yang punya ayah kenya dan sempat ke Indonesia serta punya ayah tiri orang Indonesia serta seorang Ibu yang Warganegara amerika dan berkulita putih. Ia kemudian ditinggal di kakek dan neneknya tidak terlalu banyak waktu dengan ayahnya sampai meninggal ayahnya serta lebih banyak hidup dengan kakek neneknya dari ibu. Lalu meniti karier sehingga menjadi Presiden USA. Dan terindikasi diterima kuat di USA, Afrika, Asia termasuk Timur Tengah. Bukanlah sebuah fenomena biasa. Dalam peradaban manusia paling tidak ada 2 tokoh lagi yang punya sejarah seperti ini. Tokoh yang diEropa adalah raja Skandinavia keturunan "Brave heart" William Wallace tokoh yang gagah berani dan memilih tetap memperjuangkan kemerdekaan Bangsanya walaupun pilihannya ada kematian dan perjuanganya berakhir ketika ia dipancung, Tuhan memberikan penghagaan dengan memberinya keturunan yang menjadi penerusnya sebagai raja disana. Tokoh yang satu lagi adalah Raden Wijaya yang keturunan pangeran di Tatar Sunda yang dibawa ibunya ke Jawa timur dan kelak menjadi pendiri kerajaan terbesar di nusantara yaitu Majapahit. Dengan melihat pengalaman sejarah ini maka berdasarkan pengalaman yang pernah ada dalam sejarah umat manusia kelihatannya Barack Husein Obama akan membawa perubahan besar dalam tatanan dunia. Dalam sejarah abad ke 21 iniTegaknya Obama Barack adalah seiring dengan keinginan dengan menguatnya anti penindasan dan juga kelanjutan dari tegaknya Hugo Chaves di Venezuela dan Morales di Bolivia. Apakah ini semua adalah tanda dari alam semesta bahwa abad 21 adalah abad penghentian penindasan diatas muka bumi atau malahan titik balik ketidakpercayaan antar manusia sehingga masuk lagi ke masa kegelapan dan konflik besar?. Walaupun tentunya bagi Idonesia yang punya amanah ikut menjaga perdamaian dunia dan anti kolonialisme dan iimperialisme kehadiran Obama sudah tentu diharapkan seiring dengan cita cita bangsa Indonesia, artinya semoga Indonesia punya teman dan sahabat baru serta bisa saling memperkuat.. Ketiga pemimpin semuanya sama anti penindasan walaupun bagi Obama belum bertindak nyata hanya dengan mencoba napak tilas Abraham Loncoln maka ada indikasi kuat bahwa posisi dan arah yang akan diambil Obama adalah searah dengan yang diambil Chavez dan Morales. Judul head line surat kabar dunia bahwa 3 orang yang berasal dari kaum tertindas siap membebskan dunia dari penindasan bisa menjadi judul yang menarik kalau tidak boleh dikatakan bahwa itu adalah harapan banyak pihak terhadap Obama. Dalam situasi yang begitu dramatis dimana 2 juta menyaksikannya pidato Barack Obama disampaikan dengan isi pekerjaan otak, hati dan berdasarkan pengalaman juga sejarah sehingga dengan demikian terasa berisi dan dilontarkan apa adanya. Sungguh mebuat pidato itu menjadi sebuah pernyataan mengikat antara Presiden barack Obama dengan rakyatnya. Dunia sudah memiliki paling tidak 3 pemimpin negara yang anti penindasan dan ketiganya menetapkan arah perjuangannya bukan akibat ilmu yang dipelajarinya tetapi lebih karena pengalaman hidup kaum dan bangsanya. Apakah kedepan akan terjadi perubahan yang lebih prograsif lagi sehingga semakin banyak persoalan dunia yang bisa diselesaikan sehingga penindasan semakin menjauh dari kehidupan umat manusia, kita akan melihatnya. Hanya yang paling baik Indonesia sebagai sebuah bangsa justru bergerak lebih jauh alasan paling mendasar karena bangsa Indonesia lah bangsa yang menginspirasi dunia dengan kemerdekaannya. Arah dan tujuan Barack Obama sudah jelas tinggal apakah ia dapat lepas dari jebakan situasi atau yang sengaja diciptakan sehingga kepentingan pihak pihak tertentu untuk tetap dapat konsensus atau kompensasi tetap dapat terjaga. Semua ini seperti jebakan yang dilakukan terhadap GW Bush sehingga terpuruk seperti sekarang ini. Dalam semangat Obama yang membara posisi GW Bush yang jika diminta banyak negara untuk digiring ke pengadilan HAM internasional merupakan beban berat walaupun bisa tidak datang dalam waktu sangat dekat. Kalaupun optimisme sangat kuat terasa dan Obama terasa menginspirasi dan bahkan mampu membebaskan ketertekanan bangsa USA dari persoalan yang rumit saat ini tetapi pada dasarnya persoalan kerusakan pada sektor keuangan sehingga membawa kerusakan pada sisstim perekonomian yang luas ini sama sekali belum selesai. Dan begitu banyak persoalan lainnya. Walaupun ia sangat menyadari bahwa beberapa soal tersebut tidak mudah tetapi diyakininya akan dapat diselesaikannya. Ini adalah sebuah harapan yang sangat baik untuk terus berkembang dan terwujud dalam kehidupan nyata. Walaupun optimisme tumbuh hanya kita sebaiknya juga melihat bahwa sudah mulai ada yang meniupkan pesismisme kepada dunia dan juga dengan dorongan media yang kemungkinannya akan semakin kuat jika Barack Obama terpelset dan menemui keragu raguan. Beberapa Tokoh di Indonesia kalaupun menyampaikan pendapat diluar optimisme tetapi kerangka pikirnya adalah lebih kepada agar bersikap realistis tetapi beberapa pendapat terakhir yang mulai muncul dari beberapa negara yang kemungkinan besar akan menjadi pihak bersebrangan kelihatannya memang sudah memposisikan tidak dalam satu front. Sementara pendapat dari para pemimpin Amerika latin, china dan India serta banyak negara Afrika belum terdengar. Khusus Kenya benar benar serasa mendapatkan sebuah inspirasi besar "jika Obama bisa maka kamipun Bisa", luar biasa. Resultante sikap dunia ini sangat tergantung kepada langkah Obama sendiri disamping cara pandang pemerintahanya terhadap negara negara di belahan dunia saat ini. Walaupun perlu digaris bawahi bahwa saat ini kekekalan struktur perusahaan Multinasional lebih kuat dan panjang dibandingkan dengan waktu dan kedudukan seorang Presiden dinegara Demokratis manapun akibat keterbatasan Waktu dan arah pemerintaha yang berubah rubah sesuai dengan kondisinya. Oleh karenanya situasi swasta mengendalikan pemerintahan akan lebih mungkin terjadi dibandingkan sebaliknya walaupun pemerintahan selalu diposisikan digaris depan. Dan menjadi last resort ketika terjadi krisis pada dunia usaha. III. Pelajaran dari Perancis dan Pra juga Indonesia serta USA. Joan de Arc tidak bisa dilepaskan dari sejarah bangsa Perancis. Jeanne ditugaskan untuk melakukan pengepungan terhadap Orléans oleh raja Charles VII sebagai upaya pembebasan kota tersebut. Ia menjadi terkenal karena berhasil mengakhiri pengepungan dalam tempo hanya sembilan hari. Kemenangan-kemenangan lain yang diperolehnya, akhirnya berhasil mengantar pemahkotaan Charles VII di Reims. Setelah pemahkotaan tersebut, pasukannya mencoba operasi militer lanjutan, yang sayangnya kurang berhasil.. Jeanne menolak untuk mundur bahkan ketika ia terluka sewaktu mencoba merebut Paris pada musim gugur tahun itu. Akibat intrik di istana, sejak saat itu ia hanya mendapatkan pasukan kecil, dan akhirnya ditangkap pada musim semi berikutnya pada pertempuran di Compiègne. Pengadilan berbau politis yang diadakan Inggris mendakwanya melakukan bidah (ajaran sesat). Penguasa setempat Inggris John dari Bedford memerintahkan untuk menghukum Jeanne dengan dibakar hidup-hidup di Rouen. Ia menjadi pahlawan bangsanya pada umur tujuh belas tahun, tapi wafat pada umur sembilan belas tahun. Dua puluh empat tahun kemudian, setelah Inggris berhasil diusir dari Perancis, ibunya Isabelle berhasil meyakinkan Inquisitor-General, dan Paus Kallixtus III untuk membuka kembali kasus Jeanne. Proses ini akhirnya berhasil menggugurkan dakwaan yang ditujukan kepadanya oleh Inggris[3]. Paus Benediktus XV melakukan kanonisasi terhadap Jeanne pada 16 Mei 1920. Jeanne adalah tokoh penting dalam sejarah atau budaya barat. Sejak jaman Napoleon hingga kini, politisi Perancis dari berbagai partai telah membangkitkan kenangan terhadapnya. Pelajaran setelahnya adalah Perancis di revolusi dan menjadi Republik sehingga kerajaan tidak ada lagi, apakah ini akibat karma akibat mempermainkan Joan Of Arc sehingga tertangkap dan dibakar ?. Begitu juga dengan bangsa Indonesia yang dahulunya juga terdiri dari berbagai kerajaan yang kabarnya tidak memberikan kemaslahatan bagi masyarakatnya bahkan malahan dijajah bangsa asing sehingga akhirnya merdeka dan menjadi republik. Sampai saat ini sayangnya masih banyak yang mengatakan bahwa masyarakat banyak tetap saja belum mendapatkan yang sehrusnya mereka dapat. Semoga pelajaran yang terjadi terhadap Uni Soviet , Yugoslavia dan Cekoslavia tidak terjadi di indonesia. Bangsa Indonesia masih terkesan kuat belum menghargai para pendahulunya dan orang orang yang berjuang untuk negeri ini. Para pejuang akhirnya malahan mendapatkan celaan dan sinisme dan dipersepsikan itulah bentuk keiklasan sebagai pejuang. Yang bahaya adalah semakin hari tidak lagi menghadirkan pejuang tetapi tidak lebih dari sekedar pelaku transaksi dan manipulator yang ujungnya bisa merusak sendi sendi kebangsaan. Bangsa USA dalam bebarapa periode terbukti mampu mengkonsilidasi negaranya, apakah ketika terjadi perang saudara, apakah ketika perang dunia ke 2 dan setelahnya sehingga menguasai dunia. Begitu juga ketika GW Bush mendapatkan serangan mendadak di negaranya yang dikenal dengan 911 setelahnya Bush mengkonsolidasi bangsanya dan menyerbu Afghanistan dan Irak hasilnya USA kesulitan keuangan apalagi terjadi skandal keuangan dan terpuruk. Kini Obama datang dan terlihat ada indikasi bangsa ini akan bangkit kembali. Pelajaran bangsa USA yang bisa bersatu cepat dan melakukan rekonsiliasi diantaranya adalah sebuah pelajaran yang baik buat bangsa Indonesia. Dan pelajaran sejarah sebelum Indonesia dan Perancis juga pelajaran bagi kita semua. . IV. Pelajaran Fenomena ini bagi Indonesia. Yang paling menarik Obama adalah bukan Presiden yang ketika awal pencalonannya dengan didukung oleh pemodal besar dan sebagian besar malahan dari dukungan nyata yang recehan. Fenomena ini sebaiknya harus dilihat dari fenomena meningkatnya kemampuan kampanye yang seiring dengan meningkatnya kepercayaan masyarakat USA dan kerelaan mereka bersama untuk mendorong Barack Husein Obama menjadi pengambil keputusan demi kepentingannya. Barack Huesian Obama kalaupun ketika kampanye demikian keras dan tajam tetapi ketika selesai pertarungan ternyata sangat bisa merangkul lawan lawannya dan memposisikan lawannya secara terhormat sehingga Mc Cain Pun mengatakan Presiden Ku disaat pertama mengakui keunggulan Barack Husien Obama. Begitu juga kemapuannya menarik madam Hillary rodham Clinton kedalam pemerintahannya serta membawa tim berpengalaman yang membantu Presiden Clinton ketika memerintah. Jika dilihat pidatonya maka akan terasa bahwa ia berada ditengah masyarakatnya dan mampu mengangkat kepedihan, persoalan dan harapan masyarakatnya termasuk juga mampu melihat persoalan yang berkaitan dengan relasi USA dengan berbagai belahan dunia lainnya. Kita memang belum melihat dan merasakan manfaat langsung langkah langkah Presiden Obama khususnya terhadap hubungannya dengan Indonesia, hanya dengan melihat kesamaan cara pandang banyak orang Indonesia atau warga dunia yang pernah ditindas atau yang telah melakukan pertobatan maka bukan tidak mungkin ini juga saatnya bagi Pemerintahan Indonesia untuk mengambil posisi strategis dimana memposisikan Indonesia sebagai bagian dari motor utama perubahan tata kelola dunia menuju kepada kebersamaan, keselerasan dan menjauhkan penindasan serta menjaga perdamaian dunia. Ini tidak aneh dan muluk karena kita diampun sekeliling Indonesia sedang memasuki tahapan konflik panjang dan jika Indonesia tidak segera masuk ke area itu apalagi berbuat sebalikanya yaitu dengan medekontruksi dirinya yang dikhawatirkan terjadi adalah terjadinya berbagai konflik didalam negeri pada berbagai bidang dan di berbagai daerah. Begitu juga bagi Obama jika ia telat melakukan berbagai langkah strategis termasuk membangun hubungan yang lebih sejajar dengan Indonesia maka riak riak konflik yang sudah menebar akan menjeratnya padahal dalam pidatonya salah satu kebijakannya adalah akan meredakan berbagai konflik yang terjadi dan mendorong Era baru diseluruh dunia dengan prisnsip persamaan tanpa penindasan, keamanan bersama, kesejahteraan dan kemakmuran. Apakah ini akan menjadi kenyataan atau paling tidak landasan dan penyelesaian berbagai konflik di berbagai belahan dunia yang pasti dengan melihat barack husein Obama dari segi keturunan , kapasitas dan jaringan memang sudah seharus.banyak hal bisa diwujudkan walaupun tentunya fokus utamanya sudah tentu menjaga kepentingan USA diberbagai belahan dunia dan menjaga konstitusi USA. Pada akhirnya sebuah kenyataan akan menjadi catatan, pelajaran dan yang terpatri didalam pikiran dan hati umat manusia. Saat ini cobaan terberat akan datang ketika Hamas , mulai menyerang lagi dengan roket ke Israel dan Tank tank israel dan pesawat tempurnya kembali membemb Ghaza, jika Obama hanya dapat berbicara tanpa berbuat nyata atau kalaupun tindakannya hanya sekedar wacana maka inilah awal rusaknya nama besar Obama Barack, apalagi jika media massa yang saat ini mendukungnya kemudian berbalik menyerangnya. Seluruh penghelatan pelatikan Barack Husein Obama keseluruh dunia tadi malah adalah sebuah harapan dan antusiasme dunia. Obama saat ini mempunyai kesempatan yang luar biasa untuk melakukan sebuah tindakan yang akan menghasilkan perubahan besar jika segera dilakukan dan dengan niat yang tulus untuk dunia dan kemanusiaan. Jika tidak maka fenomena barack Husein Obama ini hanya akan menjadi sihir sesaat dan menjadi Tameng berbagai persoalan yang sudah sangat parah. Sekali lagi semoga Obama segera menyadari bahwa ia berada ditengah tengah kekuatan penentu peradaban dan ia sbetulnya bukan pengendali utamanya tetapi sedang dijadikan aktor utama dengan cara menaikan potensinya sebagai problem solver ditengah situasi ini , semoga Obama segera menyadarinya sehingga ia tidak hanya menjadi Obat bius semata. Keberhasilan Obama kalaupun sudah menjadi sebuah peristiwa bersejarah dimana sebagai keturunan kulit Hitam pertama menjadi Presiden USA dan akan mengangkat kepercayaan besar kepada berbagai bangsa bangsa jika bekerja keras maka banyak hal bisa dilakukan. Sehingga sebaiknya berhasil untuk mengatasi berbagai kemacetan dalam peradaban dunia. Dan fenomena naiknya Obama ini sangat mungkin ia harus belajar dari fenomena nabi yusuf yang masuk ke Mesir untuk menyelamatkan dari kekeringan selama 7 tahun, apakah ini soal krisis financial yang akut diiringi dengan perubahan iklim dan alam yang saat ini adalah Climate change. Kita akan segera melihat apa yang terjadi? Harapan Indosolution tetntunya dengan adanya pemimpin USA yang baru semoga Indonesia juga mampu melakukan banyak hal sehingga menjadi bagian solusi bagi masyarakatnya dan dunia. Demikian . semoga bermanfaat. Agus muldya natakusumah Indosolution.
