--- In [email protected], rahadian hr <rahadianhr...@...> 
wrote:

> http://toegoe.blogspot.com
> [toegoe] MAAF
> 
> 
> MAAF
> 
> maafkan aku ...
> wahai penguasa
> wahai para pemimpin partai
> wahai para kyai dan ulama
> 
> maafkan aku ...
> karena aku menolakmu
> karena aku tidak mendukungmu
> karena aku malas memilihmu
> karena aku bosan padamu
> karena aku golput
> 
> wahai, tuan yang terhormat
> sungguh aku amat terpesona
> sungguh aku tak mengira
> ternyata negeri ini penting bagi akherat
> ternyata pemilu menjadi jalan beribadah
> ternyata tuhan memantau hak asasi manusia
> untuk memilih atau tidak memilih
> 
> maafkan aku kalau golput
> bolehkah aku bertanya?
> apakah aku pengkhianat bangsa?
> apakah aku tidak nasionalis?
> apakah aku harus dipenjara?
> apakah aku wajib masuk neraka?
> 
> maafkan aku kalo golput
> bolehkah aku bertanya?
> apakah tuhan kita sama?
> apakah kau sudah menjadi tuhan?
> karena bagiku ...
> golput adalah makruh
> pemilu bukan ajaran agama
> 
> maaf ... maaf ...
> aku terlalu bodoh
> aku tak tahu balas budi
> aku bangga menjadi golput
> 
> tangerang, 28012009
> 
> GOLPUT ... jujur dan apa adanya
> http://toegoe.blogspot.com

--- End forwarded message ---


Kirim email ke