Refleksi: Ayo jangan malu-malu kucing, silahkan berdojohlah, sekaligus juga 
kawin. Nanti kalau sudah bosan bisa talak.

http://pemilu.detiknews.com/read/2009/01/31/010415/1077139/700/ingin-pinang-hidayat-pdip-disarankan-silaturahmi-ke-pks

Sabtu, 31/01/2009 01:04 WIB 

Sabtu, 31/01/2009 01:04 WIB 

Ingin Pinang Hidayat, PDIP Disarankan Silaturahmi ke PKS 
Reza Yunanto - detikPemiluReza Yunanto - detikPemilu


(Foto: Dok. detikcom)

Jakarta - Sebagai kader PKS, Hidayat Nurwahid disebut-sebut sebagai salah satu 
incaran PDIP untuk menjadi cawapres Megawati di Pilpres 2009. Untuk meminang 
kader PKS, Hidayat menyarankan PDIP bersilahturahmi ke PKS.

Hal itu dikatakan Hidayat Nurwahid di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat 
(30/1/2009).

Menurut Ketua MPR ini, silahturahmi penting jika PDIP benar-benar serius ingin 
meminang kader PKS sebagai cawapres. "Posisinya kan PDIP yang mau mencari 
pasangan untuk Ibu Mega. Yang mencari, ya,  yang datang. Yang dicari tinggal 
menunggu saja," ucap mantan Presiden PKS ini.

Dikatakan Hidayat, untuk urusan pinang-meminang dirinya yang kader PKS sebagai 
cawapres, setiap partai harus menghubungi partainya. Tidak bisa lewat individu 
yang akan dipinang. Dalam mekanisme PKS, lanjut Hidayat, setiap keputusan 
diambil oleh partai. "PKS tidak mengenal keputusan pribadi. Ada Majelis Syura," 
imbuhnya.

Hidayat juga menambahkan, partainya membuka pintu untuk kandidat dan partai 
lain yang ingin meminang kader PKS. " Kita juga silaturahim dengan siapa saja. 
Ada banyak nama, Sultan, Prabowo, dan lain-lain, Silahkan bersilahturahmi 
dengan kami," pungkasnya. 
( Rez / gah ) 

++++
http://pemilu.detiknews.com/read/2009/01/31/003724/1077135/700/pdip-hanya-menampung-orang-yang-ditinggal-sby

Sabtu, 31/01/2009 00:37 WIB 



Dituduh Keroyok SBY 
PDIP Hanya Menampung Orang yang Ditinggal SBY 
Reza Yunanto - detikPemilu

Jakarta - Sejumlah capres dimasukkan oleh PDIP untuk menjadi cawapres 
pendamping Megawati. Tindakan itu dituding oleh kubu pendukung Presiden SBY 
sebagai upaya mengeroyok SBY. Ketua DPP PDIP Effendi Simbolon membantah 
tudingan itu.

"Tak ada terminologi keroyok gitu," ujarnya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, 
Jumat (30/1/2009).

Mereka-mereka yang menjadi kandidat cawapres Megawati ini, lanjut Effendi, 
adalah orang-orang yang merasa ditinggalkan oleh SBY. "Ya betul, memang mereka 
ditinggalkan SBY kok. Kemudian membangun sebuah kekuatan politik sendiri yang 
bermuara ke kubu Megawati," imbuhnya.

Menurutnya, yang dilakukan PDIP hanyalah upaya baik menyambut para capres itu. 
Memasukkan para capres itu sebagai kandidat cawapres Megawati, kata Effendi, 
adalah ikhtiar PDIP memenangkan Mega di Pilpres 2009.



<<Hidayat-Nurwahid-dalam.jpg>>

Kirim email ke