Refleksi: Pemekaran dareah ini tidak beda dengan penciptaan penguasa raja-raja kecil yang "menjilat ke atas dan menindas ke bawah", tujuan utama penciptaan raja-raja kecil supaya upeti mudah dikumpulkan kepada penguasa kerajaan bertahta. Lihat pada sejarah kerajaan zaman bahula.
http://www.poskota.co.id/news_baca.asp?id=51584&ik=6 Pemekaran Daerah Tidak Identik dengan Keberhasilan Minggu 8 Februari 2009, Jam: 21:15:00 JAKARTA (Pos Kota) - Pemekaran suatu daerah haruslah memperhatikan berbagai aspek. Karena pemekaran tidak selalu identik dengan keberhasilan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyatnya, tapi bisa juga malah merugikan daerah yang dimekarkan, kata Menko Kesra Aburizal Bakrie. "Harus dilihat potensi masing-masing daerah yang akan dimekarkan. Potensial atau tidak dimekarkan. Ini kunci keberhasilan pemekaran suatu daerah," jelasnya menjawab pertanyaan wartawan usai acara 'Panen Raya Udang' air tawar di Dusun Kutu Wates, Desa Sinduadi, Mlati, Sleman, Minggu (8/2). Kaitannya dengan aksi sebagian anggota masyarakat yang menuntut pemekaran provinsi di Sumut yang berakhir dengan tewasnya Ketua DPRD Sumut Abdul Aziz Angkat, menurut Ical, panggilan akrab Menko Kesra, hendaknya menjadi pembelajaran semua pihak. "Pelajaran yang bisa diambil adalah pemekaran suatu wilayah itu tidak bisa dilakukan dengan serta merta, semuanya perlu ditinjau lagi. Untuk kasusnya, lebih baik kita serahkan kepada polisi untuk mengusutnya," tandasnya.
