Suara Merdeka
08/02/2009 23:22 wib - Nasional Aktual

Posko Gerindra Diserang Orang Tak Dikenal



Jakarta, CyberNews. Posko Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) di Jl 
Martadinata, Tanjungpriok Jakarta Utara diserang kelompok beranggota enam orang 
tak dikenal, satu kader partai ini menjadi korban luka-luka.

"Kami sudah melaporkan kasus ini ke Polres Jakarta Utara, diharapkan kasus 
dapat idusut tuntas dan pelakunya ditindak tegas," kata Ketua DPD Partai 
Gerindra DKI Jakarta M Taufik di Kantor DPD Gerindra di Jl Wahid Hasyim Jakarta 
Pusat, Minggu (8/2).

Dia mengungkapkan, penyerangan dilakukan sekitar pukul 20.30 WIB Sabtu (8/2) 
malam. Enam orang tak dikenal berkendaraan sepada motor tiba-tiba mendatangi 
posko dan mengobrak-abrik posko itu.

Penyerang juga melakukan kekerasan terhadap Herman, kader partai peserta Pemilu 
2009 bernomor urut 5 ini. Herman mengalami luka cukup serius dan sudah 
mendapatkan pengobatan. "Kami sangat menyesalkan penyerangan ini. Tidak ada 
masalah apa-apa, tiba-tiba sekelompok orang mnyerang dan merusak posko 
Gerindra," katanya.

Namun M Taufik yang juga mantan Ketua KPU DKI Jakarta mengemukakan, pihaknya 
tidak ingin menduga-duga siapa pelaku dan motif penyerangan ini. "Kami tidak 
akan menduga-duga siapa pelaku dan motifnya. Kami serahkan sepenuhnya kepada 
pihak polisi," katanya.

Memancing reaksi Gerindra

Taufik menyatakan, kasus penyerangan terhadap posko Gerindra di Jakarta Utara 
ini, memacu jajarannya meningkatkan kewaspadaan dan menjaga posko-pokso yang 
ada. Kader-kader diminta meningkatkan konsolidasi dan meningkat koordinasi 
dengan aparat keamanan guna mengantisipasi terulangnya kasus ini.

"Kami meminta kader-kader Partai Gerindra tidak terpancing provokasi atau 
isu-isu. Lebih baik kita tingkatkan kewaspadaan dan konsolidasi. Jangan 
terpancing," katanya.

Terkait persiapan menghadapi pemilu 2009, Taufik menjelaskan, Partai Gerindra 
di DKI Jakarta semakin solid. Jaringan partai terus dikembangkan dan kader 
terus bertambah. "Di Jakarta Utara saja, kader kami (berdasarkan kartu tanda 
anggota/KTA) sudah sekitar 200 ribu orang," katanya yang menambahkan, jumlah 
pemilih di Jakarta Utara sekitar 1 juta orang.

Dengan jumlah KTA sekitar 200 ribu orang di Jakarta Utara, Gerindra optimistis 
mampu meraih suara siginifkan di Jakarta Utara. Begitu juga untuk perolehan 
suara di DKI Jakarta diperkirakan akan signifikan. "Kalau untuk DKI Jakarta 
dengan penambahan jumlah kader dan simpatisan, kami optimistis bisa meraih 
setidaknya 15-20 persen suara," katanya.

Dalam kaitan itu, jajaran Partai Gerindra semakin aktif melakukan sosialisasi 
dan melakukan berbagai kegiatan yang bermanfaat langsung bagi masyarakat. "Hari 
Minggu ini, atas permintaan warga di Jakarta Barat, kami melakukan pengasapan 
untuk memberantas nyamuk penyebab demam berdarah," katanya.

Partai Gerindra baru berusia satu tahun pada 6 Pebruari 2009. Partai ini 
mengusung mantan Ganjen Kopassus Prabowo Subianto sebagai Capres. Menjelang 
usianya satu tahun, semangat Gerindra terpacu dengan masuknya sejumlah tokoh 
dari partai lain, termasuk Permadi yangs ebelumnya anggota Fraksi PDI 
Perjuangan DPR/MPR dua periode.

Permadi, politisi yang menyebut Prabowo sebagai "Soekarno kecil" mundur dari 
PDI Perjuangan pada 30 Januari 2009 dan langsung melakukan aktivitas menggalang 
massa untuk Gerindra. 

(Ant /CN05)

Kirim email ke