Acara
Deklarasi SPARTAN: Sukarelawan
Perjuangan Rakyat untuk Pembebasan Nasional; Bentuk Pemerintahan Koalisi 
Nasional
untuk Kemandirian Bangsa 



Menjelang pemilu 2009, partai politik sudah berlomba-lomba mengkampanyekan 
program-program
kepada rakyat. Dari keseluruhan partai, terlihat bahwa kampanye mereka masih
sloganistik dan belum konkret untuk menyelesaikan permasalahan bangsa ini. 
Secara
sederhana, masalah utama bangsa kita sekarang ini adalah imperialisme atau
penjajahan asing gaya baru. Ekspresi penjajahan baru ini sangat nampak pada 
pengelolaan sumber daya alam,
dimana hampir seluruh kekayaan alam berupa tambang (migas, mineral, batubara),
kehutanan, pertanian, dan sebagainya, masih sepenuhnya dikuasai oleh pihak
asing. Selain itu, proses penyusunan UU di tingkat parlemen pun akhirnya tidak
lepas campur tangan asing. Pansus panitia angket BBM baru-baru ini menemukan
adanya indikasi keterlibatan lembaga imperialis, USAID, dalam mendanai 
pembuatan UU
migas yang pro-liberalisasi.

 

Mencermati hal
tersebut, maka sejumlah aktifis pergerakan, tokoh muda, tokoh politik, yang
tergabung dalam Sukarelawan Perjuangan Rakyat untuk Pembebasan Tanah Air
(SPARTAN), akan menggelar acara deklarasi SPARTAN. Sejumlah aktifis pergerakan
(buruh, mahasiswa, tani, dan miskin kota), tokoh politik, calon legislatif 
(Caleg),
Calon Presiden, dan ratusan perwakilan rakyat miskin, akan membacakan “Ikrar
Kemandirian Bangsa”.



Minggu, 22 Februari 2009

Di Auditorium Perpustakaan Nasional, Jalan Salemba Raya No. 28A Jakarta Pusat

Jam 09.30-13.00





Acara:



I. Rally untuk Kemandirian Bangsa



II. Pidato Politik Koordinator Umum Spartan: Agus Jabo Priyono



III. Pidato Solidaritas



IV. Pembacaan Ikrar Kemandirian Bangsa



V. Konfrensi Pers







Catatan: Rally untuk Kemandirian Bangsa dimulai jam 09.30 dari UI Salemba
menuju Perpustakaan Nasional Salemba.


"Tugas Manusia adalah Menjadi Manusia" (Multatuli)
Kunjungi website http://www.arahkiri2009.blogspot.com



      
ÐÏࡱá

Kirim email ke