http://www.sinarharapan.co.id/berita/0903/05/sh05.html



Kunjungan Presiden Diwarnai Kebakaran Kantor Samsat
Oleh
Syafnijal Datuk Sinaro

Bandar Lampung - Kantor Sistem Administrasi Manunggal Bersama Satu Atap 
(Samsat) Bandar Lampung di Jalan Dr Warsito, Telukbetung Selatan, ludes 
terbakar, Rabu (4/3) siang. Dugaan sementara, penyebab kebakaran adalah 
korsleting listrik. Kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Seluruh ruangan gedung hangus terbakar, di antaranya ruang pelayanan pembayar 
pajak kendaraan, ruangan Direktur Lalu Lintas, ruang Kabag Min Reg Indent, 
ruang STNK, ruang BPKB, musala, ruangan cek pajak, tiga ruangan Dispenda, dan 
ruangan mutasi TNBK plat. 

Berkas dan brankas berisi uang setoran pembayar pajak yang ada di ruangan juga 
tidak terselamatkan, termasuk delapan unit motor yang parkir di depan gedung 
dan 17 unit komputer dalam ruangan.

Kebakaran ini hanya berjarak 150 meter dari lokasi acara Presiden Yudhoyono 
meresmikan proyek Jalan Lintas Pantai Timur (Jalinpatim), menyaksikan 
penyerahan bantuan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri 
sebesar Rp 366,765 miliar kepada 137 kecamatan di 11 kabupaten/kota se-Lampung 
di Lapangan Korpri, Kompleks Kantor Pemprov Lampung.
Oleh karena asap yang membubung ke udara dan bunyi sirene mobil pemadam 
kebakaran, suasana di acara peresmian jalinpatim itu menjadi gaduh. Padahal 
Gubernur Lampung Syamsurya Ryacudu sedang membacakan laporan. Saat menyampaikan 
amanatnya, Presiden langsung merespons soal kebakaran ini.

"Baru saja terjadi musibah kebakaran di Kantor Samsat. Namun tidak ada korban 
jiwa, hanya dua sepeda motor terbakar," kata Presiden menginformasikan kejadian 
yang disebutnya sebagai "breaking news" ini. Meskipun terganggu kegaduhan 
akibat kebakaran, Presiden tetap menenangkan situasi. Begitu selesai memberi 
informasi, ia langsung meminta polisi mengusut kejadian itu. 

"Jika kebakaran itu disengaja, segera tangkap pelakunya. Tapi jika tidak ada 
unsur kesengajaan, hal itu adalah musibah. Untuk lebih jelasnya tentang 
indikasi kejadian itu, silakan tanya kepada Kapolda Lampung," kata Presiden 
dengan mengarahkan tangannya ke tempat duduk Kapolda Lampung Brigjen Pol Ferial 
Manaf di panggung utama.


Tiga Kali Ledakan
Keterangan yang dihimpun SH di lokasi kejadian menyebutkan, kebakaran ini 
diawali dengan matinya listrik. Tak lama kemudian listrik hidup kembali dan 
langsung muncul percikan api dari atap ruangan sekretaris pribadi Kabag Reg 
Iden Dirlantas Polda Lampung, dan langsung menjalar ke semua bagian atap 
ruangan.

Namun Direktur Lalu Lintas Polda Lampung Kombes Ahsanur Rozimi mengatakan, 
musibah diawali terjadinya ledakan sebanyak tiga kali di atas kantor bagian 
tengah. Kemudian asap tebal mengepung dan api membesar di loket 5 dan ruang 
penyimpanan BPKB. Menurut Dirlantas, belum bisa ditaksir besarnya kerugian 
akibat musibah itu, namun diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Peristiwa kebakaran ini terjadi hanya berselang sekitar 15 menit saat Kombes 
Ahsanur Rozimi masuk ruangannya, setelah dilantik menjabat direktur, sementara 
Dirlantas yang lama, Kombes Pol Bambang Prayitno, baru meninggalkan ruangan itu.
Sewaktu puluhan wartawan yang meliput acara Presiden mendatangi lokasi 
kebakaran, sempat terjadi ketegangan dengan aparat kepolisian karena mereka 
disuruh meninggalkan lokasi. SH yang berupaya mengambil foto gedung yang 
terbakar itu, juga diminta meninggalkan lokasi

Kirim email ke