Ternyata bagi sebagian elit politik orba-is, perubahan diartikan sebagai
upaya
kembali kepada (jaman) orba.. :-|

-- 
Wassalam,

Irwan.K
"Better team works could lead us to better results"
http://irwank.blogspot.com

Pada 10 Maret 2009 21:00, Sunny <[email protected]> menulis:

>    http://www.suarapembaruan.com/index.php?detail=News&id=5682
>
>
>  [image: ZOOM]<http://www.suarapembaruan.com/index.php?detail=News&id=5682#>
> *2009-03-10* *Menyongsong Era Soeharto Babak II*
>
> George Junus Aditjondro
>
>
> Keluarga Cendana, sekarang, terang-terangan berdiri di belakang Gerindra,
> yang mencalonkan Letjen (Purn) Prabowo Subianto sebagai presiden RI yang
> ke-7. Ini diungkapkan, Jumat (6/3), di depan massa di muka rumah orangtua
> Soeharto di Kemusuk, Argomulyo, Sedayu, Kabupaten Bantul, DIY, oleh
> Probosutedjo, adik tiri Soeharto, yang sering menjadi juru bicara keluarga
> Cendana.
>
> Probosutejo sudah pernah mengeluarkan pernyataan serupa, yang kontan
> ditanggapi mantan Ketua MPR Amien Rais, waktu itu. Menurut Amien, dukungan
> Cendana malah merugikan Prabowo, karena akan mempersempit dukungan bagi dia
> (Okezone, 23/1).
>
> Mengapa? "Keluarga Cendana mewakili masa lalu. Padahal Prabowo, yang
> dikesankan dalam iklan TV, mau mengubah Indonesia, mau membuat
> terobosan-terobosan baru. Saya kira, reformasi sudah mengucapkan selamat
> tinggal kepada Orde Baru. Sekarang, malah ada tokoh yang mengajak Prabowo ke
> zaman baheula. Ini akan merugikan dia," kata mantan Ketua MPR, yang ikut
> memotori gerakan menjatuhkan Presiden Soeharto, sebelas tahun lalu.
>
> Pernyataan Probosutejo memang penuh kontroversi. Dalam kampanye di Kemusuk,
> ia menyatakan, dalam tiga tahun setelah Prabowo menjadi presiden, setiap
> rakyat akan memiliki tanah minimal dua hektare (Harian Yogya, 7/3). Padahal,
> keluarga besar Prabowo sendiri menguasai lebih dari tiga juta hektare tanah
> dari Aceh sampai Papua.
>

<<20goerge.gif>>

Kirim email ke