Memberi Bantuan Kepada Orang Miskin Memalukan Bangsa ???
Ada2 aja Megawati ini, dia bilang "bantuan kepada orang miskin malu2in bangsa
aja".
Memberi bantuan kepada orang miskin adalah kewajiban negara bukan malu2in
bangsa. Bahkan bangsa ini harusnya bangga bisa memberi bantuan kepada orang
miskin bukan membanggakan korupsi yang membuat rakyat makin miskin.
Mungkin maksudnya dia, bantuan kepada orang miskin dari Bank Dunia sewaktu dia
menjadi presiden diambil sendiri aja untuk me-nambah2 kekayaan keluarga
sehingga membuat bangga bangsanya. Tapi itu namanya bukan cuma malu2in bangsa
tetapi namanya pelanggaran korupsi.
Jadi dimasa kampanye begini, si Mega itu rupanya masih dendam kepada SBY karena
team anti-korupsinya hampir2 saja memenjarakan dirinya akibat Bank Dunia
menuntut dana pengentasan kemiskinan yang diberikannya kepada pemerintah
Indonesia yang langsung dilebok oleh Mega untuk memodali pomp2 bensin cucu2nya
yang belum juga dilahirkan.
Kalo Megawati mengkorupsi dana bantuan orang miskin dari bank dunia, sebaliknya
Gus Dur mengkorupsi dana koperai pegawai Bulog, padahal ke-dua2nya bekas
presiden yang saling susul giliran. Mulanya Gus Dur jadi presiden, digusur
Mega, sehingga korupsinya betul2 gantian, dan cara beginilah yang kita namakan
"Korupsi yang enggak memalukan bangsa".
Lalu lain lagi, entah darimana duitnya SBY malah mem-bagi2kan dana yang
dinamakannya BLT yaitu Bantuan Langsung unTuk Orang Miskin. Mungkin SBY ini
sengaja bagi2 gitu untuk kampanye popularitas saja menutupi kegagalan2nya
dibidang lain.
Namun saya pikir masih lebih baiklah menutupi kegagalan ataupun mencari
popularitas dengan cara bagi2 duit katimbang mencuri duit seperti secara
malu2in dilakukan Mega dan Gus Dur.
Memberi bantuan kepada orang miskin adalah kewajiban negara bukan malu2in
bangsa. Bahkan bangsa ini harusnya bangga bisa memberi bantuan kepada orang
miskin bukan membanggakan korupsi yang membuat rakyat makin miskin.
Ny. Muslim binti Muskitawati.