Masih pada percaya (mau ditipu) sinetron PD-Golkar (SBY - JK)?
Ada yang mau 'rujuk'.. padahal belum 'bercerai'.. :-p

-- 
Wassalam,

Irwan.K
"Better team works could lead us to better results"
http://irwank.blogspot.com

2009/2/11 IrwanK <[email protected]>

> Masih pada percaya PD lagi 'ribut' sama Golkar? Masih pada mau ditipu?
> Mereka itu lagi pada syuting sinetron koq.. :D
>
> Apalagi kurang dari 2 bulan lagi pemilu.. kejar tayang nih.. tiap hari
> musti
> ada cerita baru.. norak.. politik sama aja sama sinetron.. Soalnya isu
> dizholimi
> belum lama ini sudah gak laku.. :-p
>
> CMIIW..
>
> --
> Wassalam,
>
> Irwan.K
> "Better team works could lead us to better results"
> http://irwank.blogspot.com
>
> 2009/2/11 Agus Hamonangan <[email protected]>
>
>>
>> http://kompas.com/read/xml/2009/02/11/10185286/fadjroelsbylecehkanketumpd
>>
>> JAKARTA, RABU â€" Susilo Bambang Yudhoyono melecehkan Ketua Umum Partai
>> Demokrat Hadi Utomo dengan mengambil alih wewenang Hadi Purnomo dalam
>> "kasus pelecehan golkar 2,5 persen."
>>
>> "Padahal, SBY hanyalah ketua dewan pembina. Kasus ini menunjukkan SBY
>> memang berguru total kepada Soeharto yang memperlakukan Golkar sekadar
>> perpanjangan tangannya saja, padahal Soeharto juga hanya ketua dewan
>> pembina seperti SBY," ujar aktivis demokrasi, Fadjroel Rachman, di
>> Jakarta, Rabu (11/2).
>>
>> Sikap Yudhoyono, menurut Fadjroel, sangat buruk untuk bangsa yang
>> sedang membangun kemandirian dan kedewasaan parpol.
>>
>> Secara terpisah, fungsionaris Partai Golkar Indra J Piliang
>> mengatakan, prediksi Partai Demokrat yang menempatkan Partai Golkar
>> hanya mendapat dukungan 2,5 persen suara dalam pemilu legislatif
>> mendatang telah memberi semangat baru bagi kader Golkar.
>>
>> "Terima kasih kepada Pak Ahmad Mubarak, tokoh nomor 2 Partai Demokrat
>> yang memprediksi Partai Golkar hanya mendapatkan 2,5 persen suara
>> dalam pemilu 9 April. Pernyataan Pak Mubarak telah menyiramkan bensin
>> pada api yang berkobar, membangunkan harimau tidur, dan memberikan
>> cuka pada luka kader-kader Partai Golkar," ujar Indra.
>>
>

Kirim email ke