Memang kalo melihat sikap Amerika selama SBY menjadi presiden, ternyata banyak sekali permintaan SBY dikabulkan oleh Amerika. Salah satunya pencabutan embargo senjata, yang lainnya adalah memberi kesempatan RI mengirimkan pasukan pengawas ke TimTeng. Belum terhitung bantuan ekonomi dan bantuan bencana alam yang kalo dijumlah besarnya milyardan dollar yang diberikan dengan cuma2.
Lebih daripada itu, akibat sikap Amerika yang akrab dengan SBY, maka semua negara2 Asia mulai dari Cina, Jepang, Korsel, Thailand dan juga Australia menjadi ikut2an akrab dengan SBY. Kalo dibandingkan dengan presiden2 sebelumnya, tidak ada satupun presiden2 itu mendapatkan response yang demikian akrabnya dengan Amerika seperti yang dialami oleh SBY. Bahkan yang lebih mencengangkan adalah bahwa SBY berhasil mengundang Presiden Bush untuk mengunjungi Indonesia. Hanya presiden Suharto dan presiden Sukarno yang dulu juga pernah akrab dengan Amerika meskipun tidak seakrab dengan SBY ini. Namun kedua bekas presiden (Suharto & Sukarno) ini akhirnya justru dibenci Amerika bahkan disingkirkan dengan kekerasan melalui dukungan terhadap opposisi-nya didalam negeri. Jadi kita cuma bisa membicarakan hanya kaitannya dengan stabilisasi ekonomi tanpa mencampur adukkan urusan politiknya. Karena pada hakekatnya politik kita keluar negeri tidak signifikan, tidak ada yang bisa ditonjolkan dan serba gurem. Megawati dan JK sudah sangat jelas, tidak mendapatkan simpati dari luar negeri. Pertama karena Megawati terkenal korup, sedangkan JK terkenal pendukung terrorist Jihad Islam dan memaksakan syariah2 Islam dibanyak wilayah di Indonesia. Jadi kalo Megawati atau JK berhasil jadi presiden, maka pasti ekonomi akan acak2an karena biar gimanapun kondisi ekonomi Indonesia sangat tergantung dari luar negeri. Omong kosong dengan perekonomian kerakyatan karena istilah ekonomi kerakyatan sama sekali tidak ada definisinya yang jelas. Ekonomi kerakyatan sebetulnya kamuflase dari ekonomi Syariah yang diketahui akan ditolak seluruh rakyat RI. Agar ekonomi Syariah Islam ini bisa diterima rakyat, maka istilah ekonomi Syariah Islam ini digantinya dengan istilah "Ekonomi Kerakyatan". Ekonomi Syariah Islam atau yang mereka sebut sebagai ekonomi kerakyatan itu adalah system mengatasi kekurangan ekonomi dengan penjarahan. Dulu dizaman Muhammad, setiap muslim halal untuk merampok para pedagang Yahudi. Namun di Indonesia tentu tidak ada pedagang yahudi tetapi sebagai gantinya adalah pedagang2 keturunan Cina. Itulah sebabnya, dengan adanya istilah "ekonomi kerakyatan" maka pedagang2 keturunan Cina ini menjadi resah gelisah dan mereka siap2 untuk menghindari penjarahan2 yang berulang dialami mereka. Jelasnya, meskipun 80% mayoritas Indonesia ini beragama Islam, namun kegiatan perekonomian 90% dikuasai oleh mereka yang bukan Islam. Oleh karena itu, mana mungkin ekonomi Syariah bisa memperbaiki perekonomian yang timpang ini tanpa menjarah mereka yang bukan Islam?? Yaaa.... ini cuma common sense saja. Megawati, Prabowo dan JK selalu ber-kaok2 bahwa mereka akan melepaskan Indonesia dari pengaruh dominasi ekonomi asing, lalu bagaimana caranya bisa mengeksport barang keluar negeri kalo mau bersikap anti-asing??? Untuk bisa mengeksport produksi Indonesia keluar negeri, maka semua jalur itu harus melalui mereka yang bukan Islam, karena dunia perdagangan Internasional bukan berada ditangan umat Islam, dan semua negara Islam didunia adalah cuma konsumen tidak ada yang jadi produsen. Itulah sebabnya, omong kosong dengan ekonomi kerakyatan yang anti-asing karena pada dasarnya bukanlah ekonomi untuk rakyat melainkan memaksakan rakyat menerima Syariah Islam melalui kehancuran dan kerusakan ekonomi dengan asing sebagai kambing hitamnya untuk dijarah sesudahya. Jadi tidak mungkin ekonomi bisa stabil apabila Mega atau JK jadi presiden, dan rakyat RI ini tahu bahwa hanya Amerika saja yang bisa diharapkan bantuannya, sedangkan semua yang menggunakan nama Islam hanyalah menambah penderitaan rakyat dan sesama muslim saja. Saya sudah mendapatkan info bahwa semua umat Islam aliran Ahmadiah menolak JK dan Mega, jadi pilihannya tidak ada yang lain selain SBY. Ny. Muslim binti Muskitawati. --- In [email protected], Robert Sianturi <sianturi1...@...> wrote: > > Berita > dibbrp situs, blog & groups sbgmn dibawah ini, adalah merupakan > bukti nyata, bahwa selain sebagai satu2nya calon Presiden yang didukung penuh > oleh Amerika Serikat, juga hanya SBY yg bisa konkret memberikan sesuatu pd > rakyat Indonesia. > > Jika ada yg mengkritik/protes2 kebijakan seperti > ini, artinya mereka anti pada kemakmuran yg didapat oleh rakyat. Dan > saya yakin otomatis rakyat akan melawan mereka yg anti pd keinginan > rakyat. > > Rakyat akan ambil kesimpulan bahwa mereka yg > mengkritik/protes2 terhadap kebijakan yg konkret, santun dan tulus dari > pak SBY ini adalah orang2 yang syirik, dengki dan keji. > > Orang2 yang menjurus pada hal2 yang jahat seperti ini, tidak pantas dijadikan > panutan. > > Untuk > itu pilih SBY-Boediono, ataupun siapa saja wakilnya nanti yang akan > dipilih pak SBY (krn aturan KPU yg baru memperbolehkan hal itu - yakni > mengganti nama cawapres). Yang penting SBY FOR Presiden 2009-2014 > > _____________________________________________ > > From: Indonesia Bisa <indonesia-bisa@> > > Subject: SBY benar2 berBoedi, Tulus, Santun & Konkrit (PNS,CPNS bulan Juni > ini diberi gaji ke 13/ekstra) > > To: undisclosed receptions > > Date: Wednesday, May 20, 2009, 12:07 PM > > > > Berita kompas.com dibawah ini menunjukkan bahwa Presiden SBY memang bukan > hanya memberi janji, tapi memberi bukti. > > Selain benar2 berbudi luhur, santun, sigap dan jelas memberi kemakmuran > > Maka tunggu apalagi... Pilih & Dukung SBY - Boediono > > > > (Note: > Catatan untuk seluruh pegawai negeri sipil & pensiuaan pegawai > negeri sipil, diberitahukan bahwa pemberian Gaji ke 13 (gaji extra) ini > bukan program money politics atau program cari simpati. Tapi inilah > bukti bahwa hanya Presiden SBY yang didukung oleh negara2 donor dan > adikuasa seperti AS dll, dan dipercaya bisa menjalankan konsep > membangun negara modern sesuai yg diharapkan oleh lembaga keuangan > internasional dan negara2 donor seperti AS dll, yang memang punya > tujuan untuk membangun negara Indonesia) > > > > "SBY MEMANG BERBUDI", Bulan Depan Pemerintah Bagi Gaji ke-13 > > Â > > Senin, 18 Mei 2009 | 10:16 WIB > > > > JAKARTA, > KOMPAS.com â" Ini jelas kabar yang menyenangkan buat pegawai negeri > sipil (PNS), pejabat negara, dan pensiunan. Termasuk mereka yang masih > berstatus CPNS dan yang diberhentikan sementara. Bulan depan, > pemerintah akan membagikan gaji ke-13. > > > > Saat ini pemerintah > sedang melakukan finalisasi payung hukum gaji ke-13 itu. Yakni, > Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Pemberian Gaji/Pensiunan/ > Tunjangan Bulan Ketiga Belas dalam Tahun Anggaran 2009 kepada Pegawai > Negeri, Pejabat Negara, dan Penerima Pensiun atau Tunjangan. > > > > Deputi > Informasi Kepegawaian Badan Kepegawaian Nasional Masnirani Mochtar > menyatakan, pemberian gaji tersebut merupakan hasil kesepakatan > pemerintah dan DPR sewaktu merumuskan APBN 2009. "Sejak delapan tahun > lalu, gaji ke-13 memang cair setiap Juni," katanya kepada Kontan akhir > pekan lalu. > > > > Namun, > Masnirani menjelaskan, gaji ke-13 sebetulnya merupakan bentuk subsidi > pendidikan bagi PNS yang memiliki anak yang masih mengenyam pendidikan. > Karena itu, pembagiannya dilakukan menjelang tahun ajaran baru sekolah. > > > > Selain > untuk membantu biaya pendidikan, Masnirani menambahkan, pemberian gaji > ke-13 juga bertujuan meningkatkan kesejahteraan para abdi negara. > "Apakah kebijakan ini akan berlaku juga tahun depan, masih menunggu > pembahasan RAPBN 2010," ujar dia. > > > > Besarnya gaji ke-13 sama > persis dengan gaji bulanan yang diterima para PNS. Upah terkecil yang > diterima pegawai negeri tahun ini Rp 1,72 juta per bulan. Sedang total > belanja negara untuk membayar gaji PNS mencapai Rp 143,8 triliun. > > > > Menteri > Keuangan Sri Mulyani Indrawati berharap, pemberian gaji ke-13 tahun ini > bisa menjadi pendorong semangat bagi PNS, CPNS, dan pejabat negara > untuk meningkatkan kinerja. "PNS harus memberikan pelayanan terbaik > kepada masyarakat" katanya. (Martina Prianti/Kontan) > > > > Lebih bersih, Lebih baik, Lebih cepat - Yahoo! Mail: Kini tanpa iklan. > Rasakan bedanya! http://id.mail.yahoo.com >
