Ruhut ini (sedikit/banyak) tolol.. Drajad Wibowo bukan tidak terpilih sebagai aleg DPR lagi, tetapi sejak awal tidak mencalonkan diri sebagai caleg PAN di PilLeg 2009.
Kalau Ruhut masih punya otak, mustinya dia minta maaf lagi, seperti halnya minta maaf telah BERLAKU RASIS dan meminta maaf atas hal itu.. CMIIW.. -- Wassalam, Irwan.K "Better team works could lead us to better results" http://irwank.blogspot.com ---------- Pesan terusan ---------- Dari: Al Faqir Ilmi <[email protected]> Tanggal: 2 Juni 2009 14:05 Subjek: CiKEAS> RUHUT SITOMPUL: Yang Mbelot itu Orang Nggak Laku Ke: [email protected], [email protected], novy chrystiana AR < [email protected]>, Dian Christina <[email protected]>, [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], Gosip Politik < [email protected]>, Harian Surya <[email protected]>, [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], lutfil hakim <[email protected]>, Yudi Hardiyanto <[email protected]> *RUHUT SITOMPUL: Yang Mbelot itu Orang Nggak Laku* ** *JUBIR *Partai Demokrat Ruhut Sitompul mengakui ada perpecahan internal di partai koalisi pendukung SBY-Boediono. Namun, hal itu tidak membuat pihaknya khawatir. “Justru merugikan mereka sendiri. Mereka akan turun posisi tawarnya. Sementara, yang solid, ditambah jatah posisinya,” ujar anggota Tim 9 Partai Demokrat itu kepada Moh Anshari dari *Indonesia Monitor*, Rabu (20/5). *Partai-partai pendukung koalisi Demokrat pecah. Anda khawatir?* *Nggak kok*. Partai-partai koalisi pendukung SBY *nggak *pecah. Semua berjalan dengan baik. *Buktinya elite PAN main di banyak kaki?* *Nggak*. PAN *nggak *bermain di banyak kaki. Ketua umum dan sekjen bersama kita telah menandatangani kesepakatan koalisi. Kalau ada yang ke tempat lain itu biasa. Kalau yang Anda sebut bermain di kaki lain itu mungkin anggota PAN yang *nggak *terpilih menjadi anggota DPR. Contohnya Dradjad Wibowo yang katanya ahli ekonomi itu. Dia *nyari *selamat saja. Karena dia *nggak *terpilih mungkin posisi dia lemah, kemudian datang ke sana (kubu JK), kita mau bilang apa? Aku juga *nggak *pernah lihat batang hidung Alvin Lie selama koalisi sama kita.
