PERSIAPAN
MENGHADAPI BENCANA ALAM
Gempa
Bumi
Persiapan
        untuk keadaan darurat

Menentukan
        tempat-tempat berlindung yang aman jika terjadi gempa bumi. Tempat
        berlindung yang aman adalah tempat yang yang dapat melindungi anda
        dari benda-benda yang jatuh atau mebel yang ambruk, misalnya di
        bawah meja.
        Menyediakan
        air
        minum untuk keperluan darurat. Bekas botol air
        mineral
        dapat digunakan untuk menyimpan air minum. Kebutuhan air minum
        biasanya 2 sampai 3 liter sehari untuk satu orang.
        Menyiapkan
        tas
        ransel
        yang berisi (atau dapat diisi) barang-barang yang sangat dibutuhkan
        di tempat pengungsian. Barang-barang yang sangat diperlukan dalam
        keadaan darurat misalnya: 
        
        Lampu
                senter berikut baterai
                cadangannya
                Air
                minum
                Kotak
                P3K berisi obat menghilangkan rasa sakit, plester, pembalut dan
                sebagainya
                Makanan
                yang tahan lama seperti biskuit
                Sejumlah
                uang
                tunai
                Buku
                tabungan
                Korek
                api
                Lilin
                Helm
                Pakaian
                dalam
                Barang-barang
                berharga yang harus dibawa di saat keadaan darurat
        
        Mengencangkan
        mebel
        yang mudah rubuh (seperti lemari pakaian) dengan langit-langit atau
        dinding dengan menggunakan logam
        berbentuk siku atau sekrup agar tidak mudah rubuh di saat terjadi
        gempa bumi
        Mencegah
        kaca jendela atau kaca lemari pakaian agar tidak pecah berantakan di
        saat gempa bumi dengan memilih kaca yang kalau pecah tidak
        berserakan dan melukai orang (Safety
        Glass)
        atau dengan menempelkan kaca film
        Mencari
        tahu lokasi tempat evakuasi dan rumah sakit yang terdekat. Jika
        pemerintah setempat tidak mempunyai tempat evakuasi, pastikan anda
        tidak pergi ke tempat yang lebih rendah atau tempat yang dekat
        dengan pinggir laut/sungai
        untuk menghindari tsunami

Ketika
        Terjadi Gempa Bumi

Matikan
        api kompor
        jika anda sedang memasak. Matikan juga alat-alat elektronik yang
        dapat menyebabkan timbulnya api. Jika terjadi kebakaran di dapur,
        segera padamkan api dengan menggunakan alat pemadam api. Jika tidak
        mempunyai pemadam api gunakan pasir atau karung basah
        Membuka
        pintu
        dan mencari jalan keluar dari rumah atau gedung
        Cari
        informasi mengenai gempa bumi yang terjadi lewat televisi
        atau radio
        Utamakan
        keselamatan terlebih dahulu, jika terjadi kerusakan pada tempat Anda
        berada, segeralah mengungsi ke tempat pengungsian terdekat
        Tetap
        tenang dan tidak terburu-buru keluar dari rumah atau gedung. Tunggu
        sampai gempa mereda, dan sesudah agak tenang, ambil tas ransel
        berisi barang-barang keperluan darurat dan keluar dari rumah/gedung
        menuju ke lapangan sambil melindungi kepala dengan helm atau
        barang-barang yang dapat digunakan untuk melindungi kepala dari
        benturan reruntuhan.
        Jika
        anda harus berjalan di tengah jalan raya, berhati-hatilah terhadap
        papan reklame yang jatuh, tiang listrik
        yang tiba-tiba rubuh, kabel
        listrik, pecahan kaca, dan benda-benda yang berjatuhan dari atas
        gedung
        Pastikan
        tidak ada anggota keluarga yang tertinggal pada saat pergi ke tempat
        evakuasi. Jika bisa ajaklah tetangga dekat Anda untuk pergi
        bersama-sama
        Jika
        gempa bumi terjadi pada saat Anda sedang menyetir kendaraan, jangan
        sekali-kali mengerem dengan mendadak atau menggunakan rem darurat.
        Kurangilah kecepatan secara bertahap dan hentikan kendaraan anda di
        bahu jalan. Jangan berhenti di dekat pompa bensin, di bawah kabel
        bertegangan tinggi, atau di bawah jembatan penyeberangan









Tanah
Longsor
Pencegahan
Terjadinya Bencana Tanah Longsor: 

Tidak
        menebang atau merusak hutan
        Melakukan
        penanaman pada daerah-daerah yang gundul
        Membuat
        saluran air hujan
        Membangun
        tanggul atau dinding penahan

Cara-cara
Menghindari Korban Jiwa & Harta Akibat Tanah Longsor: 

Membangun
        pemukiman jauh dari daerah yang rawan. 
        
        Bertanya
        pada pihak yang mengerti sebelum membangun.
        Membuat
        Peta Bencana 
        
        Melakukan
        deteksi dini sebelum terjadi bencana








http://ariefbudi.wordpress.com   http://jalanku.multiply.com  
http://teknofood.blogspot.com
FaceBook : http://id-id.new.facebook.com/people/Arief-Budi-Setyawan/1663852032
  
"...Bila engkau penat menempuh jalan panjang, menanjak dan berliku.. dengan 
perlahan ataupun berlari, berhenti dan duduklah diam.. pandanglah ke atas.. 
'Dia' sedang melukis pelangi untukmu.."


      Apakah demonstrasi & turun ke jalan itu hal yang wajar? Temukan 
jawabannya di Yahoo! Answers! http://id.answers.yahoo.com

Kirim email ke